Ayah Angkatku Ayah Anakku

Ayah Angkatku Ayah Anakku
Part 22


__ADS_3

Riris bergegas ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandi sorenya.


Selagi Riris mandi,ponsel Rofi berdering ternyata selingkuhannya yang menelfon.


Dengan mengadu yang macam macam pada Rofi.Gadis ABG tersebut mengadu jika dirinya di labrak Riris bahkan Riris main kasar.


Rofi masih ga percaya dengan apa yang di ucapkan oleh selingkuhannya.


Hingga selingkuhan Rofi mengirim bukti chatnya bersama Riris.


Barulah Rofi percaya dengan selingkuhannya yang masih anak ABG tersebut.


Rofi sangat emosi dan marah yang sangat hebat.Rofi mencari cari Riris yang ternyata ada di kamar sedang berpakaian karena habis mandi.


Tiba tiba Rofi kalap dan menendang Riris yang posisi lagi membelakangi dirinya.Riris nyungsep ke kasur dengan posisi tengkurep.


Riris merasakan perutnya terasa sakit,dirinya mencoba bangun dan perlahan duduk di kasur.


"Auw auw..kesurupan setan apa si kamu mas,jahat banget jadi orang "cebik Riris sambil meringis kesakitan memegangi perutnya."


"Mau aku tendang lagi,hah!!"bentak Rofi melotot sambil berkacak pinggang."


"Kamu itu sudah kelewatan jadi istri tahu ga,ngapain kamu janjian sama orang ga ijin sama aku,kamu juga ngamuk ngamukin dia!!"bentak Rofi."


"Ooohhh jadi selingkuhanmu yang daun muda itu sudah ngadu macam macam.Baguslah kalau begitu,aku juga sudah muak hidup sama kamu,setelah anak ini lahir aku akan gugat cere kamu dan jika terjadi apa apa pada kandunganku ini karena perbuatanmu tadi,aku pastikan kamu akan meringkuk di penjara!!"hardik Riris ketus dengan mata berkaca kaca."


Rofi diam saja tak bisa berkata apa apa,dirinya resah gelisah memikirkan tindakannya tadi yang lepas kontrol menendang punggung Riris hingga Riris nyungsep ke kasur.


"Ma-maafkan aku Ris,tolong jangan laporkan aku ke polisi"ucap Rofi memohon."


"Kamu tak usah mencoba membujuk aku mas,jika besok aku priksa terjadi sesuatu dengan anakku,aku kan tetap melaporkanmu ke polisi,apalagi selama aku hidup denganmu kamu selalu KDRT "ancam Riris ketus."


"Tolonglah Ris bukannya aku sudah minta maaf padamu tapi kenapa kamu masih berkeras hati "bujuk rayu Rofi."


"Sudahlah mas,aku mau tidur di kamar Cinta dan aku akan tetap menggugat cere kamu "ucap Riris kemudian berlalu dari pandangan Rofi."


Riris melangkah menuju kamar Cinta dengan menitikkan air mata.


Sementara Rofi uring uringan gelisah panik khawatir Riris benar benar menggugat cere dirinya dan benar benar melaporkan dirinya ke polisi.

__ADS_1


"Jika Riris gugat aku,siapa yang ngurusi semua kebutuhanku dari masakin,cuciin bajuku"gerutu Rofi garuk garuk kepala yang tak gatal."


"Jika aku benar benar masuk penjara,aduhhh aku tak bisa membayangkannya "gerutunya kembali."


Tak terasa waktu maghrib telah tiba,Riris segera mengajak dua jagoan kecilnya untuk melaksanakan sholat maghrib di rumah.


Beberapa menit kemudian bu Riris dan kedua anaknya telah selesai sholat maghrib.


Riris telah memutuskan untuk pergi dari rumah Rofi namun Riris bingung mau tinggal dimana,terbersit di pikiran dirinya untuk tinggal di rumah Narti tapi merasa tak enak hati.


Riris benar benar sudah tak kuat dengan perilaku Rofi yang sedari dulu tak pernah berubah.


"Apa boleh buat aku lebih baik minta tolong Narto saja,kalau mau minta tolong Hanna ga mungkinnya "gerutu Riris menghela nafas panjang."


Hingga akhirnya Riris memberanikan diri mengirim notifikasi chat pesan pada Narto.


"Assalamu Alaikum To,maaf ya aku ganggu waktumu ."


"Aku ingin minta tolong To,bolehkah untuk sementara waktu aku dan anak anakku tinggal di rumahmu??"


Begitulah isi notifikasi chat pesan Riris ke nomor ponsel Narto.


Sejenak Narto yang membaca notifikasi chat pesan dari Riris merasa bingung,dirinya juga tidak bisa memutuskan hal ini tanpa persetujuan dari Narti.


Hingga Narto menunjukkan pesan yang di kirim oleh Riris pada Narti.


Narti membaca pesan tersebut berulang ulang.


"Sepertinya mba Riris sedang ada masalah yah,sebaiknya kita tolong saja yah kasihan,lagipula kan rumah kita kan jadi rame dan tambah hangat kalau banyak orang "ucap Narti memberi saran."


"Kamu beneran ikhlas bun,nolongin mba Riris dan 2 anaknya ?"tanya Narto untuk memastikan."


"Astaghfirulloh Al adzimm ayah kok seperti ga kenal sifat bunda saja,ya jelas bunda ikhlas bahkan sangat ikhlas yah "ucap Narti meyakinkan suaminya."


Setelah mendapat persetujuan dari istrinya,Narto baru berani membalas chat pesan dari Riris.


"Iya mba,mba boleh tinggal di sini,maaf kalau boleh tahu sebenarnya mba Riris sedang ada masalah apa sama mas Rofi??"


Begitulah balasan chat pesan dari Narto pada Riris.

__ADS_1


Ririspun langsung membaca balasan chat pesan dari Narto.


"Alhamdulillah, terima kasih ya Allah atas petunjukMu,si Narto mengijinkan aku dan anak anak untuk sementara waktu tinggal di rumahnya "gumamnya lirih sambil menengadahkan ke dua tangannya."


Ririspun segera membalas chat pesan dari Narto.


"Sebelumnya aku ucapkan terima kasih padamu ya To,sudah ijinkan aku dan anak anakku tinggal sementara di rumahmu,besok saja ya To,aku jelasin semuanya sama kamu ."


Begitulah notifikasi chat pesan yang Riris kirim ke Narto.


Narto yang menerima balasan chat pesan,langsung membalasnya dan mengakhiri percakapannya lewat notifikasi chat pesan dengan Riris.


Segera Riris bangkit dari duduknya dan keluar dari kamar Cinta.Riris melangkah ke kamar ke 2 jagoan kecilnya namun terlebih dulu mengintip Rofi yang ada di kamarnya.


Ternyata Rofi itu menyesalnya cuma di bibir saja.Saat Riris diam diam mengintipnya,Rofi sedang cekikikan vidio call dengan seseorang sampai kiss by dan bibir di monyong monyongin segala seperti seseorang yang akan berciuman.


Riris hanya menghela nafas panjang dan lekas berlalu dari mengintip Rofi ke kamar anak anak.


Ternyata anak anak sedang belajar.Riris agak ragu untuk mengatakan pada anak anak kalau besok akan mengajak anak anak pergi dari rumah.


Tapi jika Riris mengatakannya secara mendadak juga pasti akan membuat anak terkejut.


Akhirnya Riris memutuskan untuk ngomong pada anak anak tentang niatnya itu.


Dengan sangat pelan Riris menghampiri ke dua jagoan kecilnya tentang niat Riris besok pagi.


"Dika Dede,ibu ingin ngomong sebentar ga apa apa kan??"tanya Riris sedikit ragu karena anak anak sedang belajar ."


"Iya ibu,ngomong saja ga apa apa "jawab Dika."


"Sstt ngomongnya ibu pelan ya,biar ayah kalian ga tahu "ucap Riris lirih."


Kedua anaknya menggangguk.


"Besok ibu akan ajak kalian ke rumah paman Narto.Ibu sudah memutuskan untuk sementara waktu kita tinggal di rumah paman Narto,apa kalian bersedia ikut ibu atau tidak nak??"tanya Riris dengan suara lirih."


โค๐Ÿงก๐Ÿ’›โค๐Ÿงก๐Ÿ’›โค๐Ÿงก๐Ÿ’›โค๐Ÿงก๐Ÿ’›โค๐Ÿงก๐Ÿ’›โค๐Ÿงก๐Ÿ’›


Mohon dukungan like,vote,favoritnya ka..

__ADS_1


Biar author semangat up.


__ADS_2