
Maya tak ingin berlama lama di rumah sakit.Maya memutuskan untuk pulang.
"Mas ,maaf ya aku ga bisa berlama lama karena ada keperluan mendadak"ucap Maya.
Rofi seolah memberikan tanda lewat kerdipan matanya dengan mengisyaratkan jika dirinya ingin Maya tetap bersamanya.
Namun Maya tetap pergi saja meninggalkan Rofi sendiri di rumah sakit hanya berteman dengan asisten suruhan Maya.
"Tega banget sih kamu May , masa aku di tinggal sendirian seperti ini?"gerutu Rofi hanya bisa menggerakkan bola matanya.
"Di mana rasa cintamu Maya , di saat aku tergolek tak berdaya malah kamu pergi begitu saja "gerutunya kembali .
"Aku harus meminta saran Roy , bagaimana caranya supaya aku bisa lepas dari mas Rofi. Aku juga tak ingin harta peninggalan almarhum papah Roy habis sia sia hanya untuk biaya pengobatan mas Rofi "gerutu Maya seraya mempercepat langkahnya supaya lekas masuk mobil.
Perjalan 3 jam sudah , akhirnya sampailah Maya di rumah mewahnya.
Roy yang saat itu sedang bersantai ria duduk di teras depan rumah , merasa kaget melihat kepulangan Maya.
Namun Roy berusaha biasa saja , hanya melirik kepulangan Maya.
"Nak , mamah ingin ngobrol ya ?"tiba tiba Maya berucap saat baru sampai di teras halaman.
"Ngomong saja mah ,kebetulan Roy lagi santai "jawabnya singkat seraya asik memainkan ponselnya.
"Nak , mamah mau minta maaf "tiba tiba kata itu yang terlontar dari mulut Maya.
"Maaf?memangnya mamah berbuat salah apa sama Roy?"Roy meletakkan ponselnya karena perkataan maaf Maya.
"Mamah dulu ga nurut sama kamu , ga mendengarkan ucapanmu dengan mamah menikahi om Rofi "ucap Maya seraya tertunduk lesu.
"Roy semakin nggak mengerti dengan arah pembicaraan mamah "cebik Roy seraya mengernyitkan alis.
"Sekarang om Rofi sudah sadar , tapi dokter mengatakan jika om Rofi akan susah di sembuhkan.Butuh waktu lama untuk bisa sembuh total , karena racun sudah terlanjur menjalar ke seluruh tubuh om Rofi.Makanya om Rofi sama sekali tak bisa menggerakkan badannya "ucap Maya sejenak terdiam .
"Lalu ??"tanya Roy singkat.
"Mamah berpikir bagaimana caranya supaya mamah bisa pisah dari om Rofi , karena jika mamah masih terus bertahan , secara perlahan tapi pasti uang kita akan lekas habis hanya untuk pengobatan om Rofi " ucap Maya seraya menatap Roy dengan memegang satu lengan Roy.
"Mah ,kalau saat ini jelas mamah nggak akan bisa berpisah dari om Rofi.Apalagi kondisi om Rofi tak berdaya "ucap Roy."
__ADS_1
"Terus mamah harus apa dan harus bagaimana , nak?"Maya merasa bingung.
"Entahlah mah , Roy juga ga tahu .Tinggal mamah nikmati saja , bukankah ini pilihan mamah "sindir Roy ketus.
Maya pun tak bisa berkata lagi , setelah mendengar ucapan dari Roy.
Dirinya bangkit dari duduk berlalu begitu saja dari hadapan Roy.
Berbeda situasi di rumah Riris , kini dia dan ke tiga anaknya hidup rukun damai walaupu tanpa seorang suami di sisinya.
"Bu , lama juga kita ga ketemu kak Cinta "ucap Dika seraya membantu Riris di toko sembakonya.
"Iya bu, Dede juga kangen sama ka Cinta "sela Dede menimpali.
"Sekarang ka Cinta kan lagi kuliah, jadi ga bisa di temui "jawab Riris singkat.
"Tanya coba bu, di telfon kira kira mau pulang kapan "rajuk Dika murung.
"Ibu nggak berani, takut mengganggu kuliahnya ka Cinta "ucap Riris sekenanya.
Di sore hari ibu dan anak sibuk di toko hingga menjelang maghrib baru toko di tutup.
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Waktu berjalan terlalu cepat, karena saat ini Cinta sudah terbebas dari hukuman Roy.
Cinta bisa merasakan lega, sudah tidak tertekan oleh ke egoisan Roy.
Berbeda dengan Roy, dirinya malah merasa seperti tak bersemangat sejak Cinta sudah tidak mengirim makan siangnya.
"Aku harus buat rencana apa ya?supaya gadis cupu itu kena hukumanku lagi "gerutu Roy .
Dirinya terus saja mencari akal, namun tak jua menemukan ide yang tepat.
Sementara 1 bulan berlalu dari waktu itu, kini Rofi malah membaik.Di luar perkiraan tim medis, sekarang Rofi bisa menggerakkan tangan dan bisa berbicara, namun belum bisa berjalan hingga menggunakan alat bantu kursi roda.
Kesempatan inilah yang saat ini di tunggu tunggu oleh Maya.Dirinya telah membuat keputusan kalau benar-benar akan menggugat cere Rofi.
"Satu bulan berlalu dari saat itu, mas Rofi kan sudah membaik, jadi aku akan mudah menggugat cere "gerutu Maya.
__ADS_1
"Saat ini juga aku akan menemui pengacaraku untuk mengurus gugatan cere "gerutunya kembali."
Namun Maya tak menyadari, saat dirinya menggerutu Rofi mendengarnya.
"Mah, apa aku ga salah dengar?"tiba tiba Rofi menghampiri Maya yang sedang berada di balkon dengan kursi rodanya.
"Memang kamu dengar apa mas?"tanya Maya pura pura tak tahu.
"Barusan aku dengar kamu ingin berpisah denganku, mana Maya yang ku kenal dulu?sejak aku sakit sampai aku sembuh kamu bersikap dingin padaku, bahkan kamu sudah tak mau memanggilku papah lagi "rajuk Rofi.
"Memang benar apa yang kamu katakan mas, aku bukan aku yang dulu yang gampang kamu bohongi "cebik Maya ketus.
"Aku bohong apa sama kamu?"tanya Rofi .
"Ya,secara kamu bisa seperti sekarang ini juga bukan karena usahamu sendiri tapi semua karena harta mantan almarhum suamiku.Aku baru sadar kalau aku cuma di peralat sama kamu mas"sindir Maya.
"Kamu jangan salah May, aku juga turut andil membesarkan usaha bengkel almarhum mantan suamimu.Kalau bukan aku siapa lagi?yang sudah membuat bengkelmu menjadi banyak cabang??"cebik Rofi."
"Semua itu tidak akan bisa kamu peroleh jika tidak ada modal dariku "cibir Maya.
"Terus kamu tetap akan berpisah dariku?"tanya Rofi .
"Iyalah, aku akan mengurus perceraian kita "ucap Maya yakin."
"Memangnya apa salahku May, bukannya aku sudah sembuh kok malah kamu ingin minta pisah dariku ?"tanya Rofi."
"Sembuh apanya mas, jalan saja kamu nggak bisa.Aku ga mau terus terusan di bikin repot sama kamu "sindir Maya ketus.
"Bagaimanapun aku ini kan suamimu,ya wajar kalau kamu merawatku di saat aku sakit "cebik Rofi.
"Sudahlah mas, aku tak ingin banyak berdebat.Pokoknya aku sudah mantap dengan keputusanku, jadi kamu tunggu saja surat cere dariku "ucap Maya ketus.
"Ya sudah May, aku tak akan memaksamu lagi untuk tetap bersamaku.Tapi aku ingin harta gono gini, di mana semua jerih payahku buatku bukan buatmu"ucap Rofi.
"Sudah ku duga, padahal dari awal kamu kenal aku,kamu tak punya apa apa.Tapi ya sudah aku mengalah,biar semua bengkel yang kamu dapat buatmu "ucap Maya.
"Memalukan, harusnya wanita yang meminta harta gono gini "sindir Maya berlalu pergi dari hadapan Rofi.
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
__ADS_1