
Pram sangat kesal karena nomor ponsel Rofi tidak bisa di hubungi,hinggga Pram berinisiatif menyambangi rumah Rofi.
Pram meminta ijin pada Hanna untuk keluar sebentar.
Setelah mendapatkan ijin dari Hanna,Pram lekas melajukan motornya menuju rumah Rofi.
Hanya beberapa menit saja sampailah Pram di rumah Rofi.Namun Pram terhenyak kaget saat mendapati yang keluar dari rumah Rofi adalah orang lain.
Pram bertanya dimana gerangan yang empunya rumah.
"Maaf pak,apakah bapak tahu keberadaan yang punya rumah ini sekarang ada di mana??"tanya Pram menyelidik."
"Aduhh maaf ya mas,saya kurang tahu loh mas "jawab sang bapak."
Karena tak mendapatkan informasi dari pemilik rumah Rofi yang baru,Pram pun berpamitan pulang.
"Sialan Rofi,kenapa menghilang begitu saja si??di saat aku sudah tahu kalau dialah yang menghancurkan hidup anak gadisku??!"gerutu Pram dalam hati seraya melangkah pergi dari rumah Rofi."
Pram melajukan motornya kembali ke rumah Hanna,namun saat baru sampai di seperempat jalan.
Sekilas Pram melihat Rofi sedang melangkah menuju mobil dengan di sampingnya seorang wanita cantik di apitnya.
"Loh itu kan Rofi,dengan siapa dia?"gerutu Pram lalu mencoba mengikuti laju mobil yang di tumpangi Rofi."
Mobil Rofi berhenti di sebuah villa mewah.
"Pah,ini rumah yang papah beli buat tempat persinggahan kita kalau kita sedang berada di kota ini?"ucap Maya seraya menatap kagum pada villa yang di beli oleh Rofi."
"Bagaimana ya caraku untuk mendekati Rofi??"gerutu Pram dalam hati."
Sejenak Pram terdiam mencari cara,namun tak juga menemukan cara yang tepat.
Pram tak lupa memotret Rofi dan Maya serta villa itu.
Pram memutuskan untuk kembali ke rumah Hanna,karena waktu menjelang sore sebentar lagi tuan Malik akan pulang.
Pram tidak enak hati jika tuan Malik pulang,dirinya sedang tidak ada di tempat.
Sebelum melajukan motornya,Pram terlebih dulu mengirim foto foto Rofi dan Maya serta villa tersebut pada Hanna lewat notifikasi chat pesan.
Setelah semua bukti terkirim,barulah Pram melajukan kembali motornya menuju ke rumah Hanna.
Sementara saat ini Hanna sedang mengamati foto foto yang di kirim oleh Pram lewat notifikasi chat pesan.
__ADS_1
"Apa sekarang ini Rofi telah menikahi wanita kaya ini?"gerutu Hanna dalam hati ."
"Baiklah,jika Pram tak juga bertindak aku yang akan bertindak "gerutu Hanna dalam hati."
Selagi asik menggerutu,pulanglah Pram.
Hanna langsung memburu kepulangan Pram untuk bertanya banyak hal mengensi Rofi.
"Pram,apa maksud semua foto foto ini??"tanya Hanna mengernyitkan alis."
Pram pun bercerita jika saat ini rumah Rofi telah di jual,dan tak sengaja tadi Pram melihat Rofi melintas akan masuk ke sebuah mobil.
Hingga Pram mengikuti laju mobil Rofi.
Setelah Hanna mendengar cerita dari Pram,dirinya hanya berhooh ria.
"Sekarang apa rencanamu Pram??bukannya kamu sudah tahu keberadaan Rofi??"tanya Hanna penasaran."
"Kalau tadi memang aku belum tahu apa yang akan aku lakukan,tapi kalau sekarang aku sudah tahu apa rencanaku untuk Rofi "ucap Pram menyeringai sinis."
"Apa aku boleh tahu tentang rencanamu itu?"tanya Hanna kembali."
"Maaf Hanna,aku tidak akan memberitahumu,yang penting kamu tahu beres saja "ucap Pram ."
"Hemm sepertinya kamu yakin sekali kalau rencanamu ini akan berhasil?"tanya Hanna mengernyitkan alis."
Setelah itu Pram buru buru ke posko jaga,karena khawatir tuan Malik tiba tiba pulang.
Ternyata feeling Pram kuat,tak berapa lama kemudian setelah bercakap cakap dengan Hanna,tuan Malik pulang.
Pram langsung berlari membukakan pintu.
Seperti biasa Hanna menyambut kepulangan tuan Malik dengan mengapit lengan suaminya dan mencium tangan suaminya serta membawakan tas milik tuan Malik.
Setelah 1 tahun berlalu,sekarang Pram sudah tak cemburu lagi pada Hanna.Dirinya menyadari jika terus berjuang untuk mendapatkam cinta Hanna kembali itu tak akan mungkin.
Pram merelakan Hanna dan Cint bahagia.Karena Pram percaya bersama tuan Malik,masa depan Cinta lebih terjamin.
Pram tetap akan menebus kesalahannya yang dulu pada Hanna dan Cinta dengan selamanya akan mengabdi menjadi security di rumah Hanna.
Dan dari jauh Pram juga akan selalu memantau tumbuh kembang Cinta yang saat ini sedang kuliah di kota Y.
Berbeda dengan Roy yang saat ini sedang emosi tingkat dewa karena pulang tidak ada mamahnya.
__ADS_1
Roy geram saat tahu keberadaan mamahnya sedang bersama papah tirinya yakni Rofi.
"Sialan banget om Rofi semakin memonopoli mamah!!aku ga rela,aku harus menyingkirkan om Rofi yang bukan apa apa malah jadi menikmati semua harta peninggalan almarhum papah !!"gerutu Roy seraya mengepalkan tinjunya."
Saat ini Maya sedang bersama Rofi di villa di kota kelahiran dirinya.Rofi ingin melepas rindu di kampung halamannya itu untuk beberapa minggu.
Sebetulnya Rofi ingin berlibur sendiri namun Maya tak mengijinkan hingga Rofi membawa serta Maya.
Roy menelfon Maya untuk segera pulang ke rumah mau tak mau.Segera Roy mendial nomor ponsel Maya.
Tak berselang lama,panggilan telfon tersambung dengan ponsel Maya.
📱 "Hallo mah,mamah lagi ada dimana si??!"ucap Roy ketus."
📱 "Hallo sayang,telfon telfon kok ketus gini??mamah lagi ada di villa di desa kelahiran papah Rofi,memang kenapa nak?"tanya Maya."
📱 "Mamah pulang sekarang,masa ga ngurusi Roy malah ngurusi benalu itu!!"cebik Roy ."
📱 "Kamu kan sudah gede bukan anak kecil lagi,semua bisa kamu lakukan sendiri,juga di rumah kan ada bibi Mar sama bibi Nar,kamu bisa minta tolong sama mereka kalau butuh apapun "ucap Maya."
📱 "Roy memang sudah gede,apalagi si benalu Rofi bukan gede lagi tapi sudah tua,ngapain juga mamah ngurusi dia!!"ucap Roy ketus."
📱 "Nak,kelak kamu pasti ngerti kalau sudah beristri,lagi pula kan sudah kewajiban mamah berbakti sama suami mamah "ucap Maya."
📱 "Kewajiban mamah pula ngurusin Roy,bukannya mamah sendiri yang pernah bilang jika Roy belum menikah masih menjadi tanggungan dan urusan mamah??tapi kenapa sekarang mamah mau lepas tangan begitu saja?"
📱 "Pulang sekarang,Roy akan kirim orang jemput mamah,biar si benalu Rofi di situ sendiri "cebik Roy."
📱 "Baiklah nak,mamah akan pulang sekarang juga tapi sama papah Rofi "ucap Maya."
📱 "Ga mah,Roy sudah kirim orang untuk jemput mamah tanpa si benalu Rofi!!tolong mah,biarkan Roy bisa lega sejenak tanpa ada benalu Rofi di rumah kita "ucap Roy."
📱 "Baiklah nak terserah kamu saja"ucap Maya."
Setelah itu panggilan telfon di tutup oleh dua belah pihak.Roy bisa melacak keberadaan Maya lewat obrolanya bersama Maya di ponsel.
Langsung Roy mengirim orang untuk menjemput Maya membawanya pulang ke kota Y.
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖❤❤❤❤❤
Hay ka,minta dukungan like,vote,fav
untuk karya baru othor yang mau di lombakan ...please..
__ADS_1
kaka semua kan baik baik