
Seperginya Maya dan Roy, barulah Cinta keluar.
"Bu, ngapain mereka tanya si Rofi?"Cinta berkata ketus.
"Tadi itu mantan istri Ayah Rofi "jawab Riris.
"Hah!yang benar bu?dunia benar-benar sempit sekali "ucap Cinta.
Setelah itu tak berkata lagi, karena Cinta paling nggak suka jika membahas yang bersangkutan dengan Rofi.
"Bu, nanti Cinta mau pulang ya?"tiba-tiba Cinta berucap.
"Loh kok buru-buru?kamu kan belum lama di sini, adik-adikmu juga masih kangen.Sering loh, mereka menanyakanmu bahkan meminta ibu mengajak mereka bertemu denganmu "ucap Riris berusaha menahan keinginan Cinta untuk pulang.
"Ya sudah, Cinta balik besok pagi "katanya seraya menyerahkan Didi.
Cinta melangkah menuju toko.
"Ternyata Mas Rofi telah menikah lagi, malah tahu-tahu sudah bercerai saja "gumamnya di hati.
Sementara saat ini Rofi sedang kewalahan, kerepotan sendiri karena kondisinya yang tak bisa berjalan.
"Sial banget!!gara-gara orang yang ingin mencelakaiku, jadi aku sekarang menderita seperti ini!"ucapnya mendengus kesal.
Rofi memutuskan untuk mempekerjakan perawat untuk merawat dirinya.Karena dirinya benar-benar kerepotan.
"Mang!bisa kemari sebentar?"Rofi memanggil si Mamang.
"Iya tuan, ada apa?"tanyanya
"Kira-kira di desamu ada yang mau bekerja di sini ga ya??seorang wanita yang bisa merawat orang lumpuh seperti saya "tanya Rofi.
"Ada tuan, kebetulan keponakan saya sedang butuh pekerjaan.Baru lulus dari sekolah perawat, kira-kira tuan mau nggak? "tanya si Mamang.
"Memang berapa umur ponakanmu, ya kalau dia mau kerja di sini suruh datang saja ke sini "ucap Rofi tanpa berpikir panjang.
"Masih muda tuan, 22 tahun"ucap Mamang.
"Kok aku jadi ingat Cinta, bagaimana kabar dia sekarang?aku berdosa sekali dengannya telah menodainya, apakah semua ini juga karma karena aku pernah berbuat dosa padanya?"gumamnya dalam hati.
__ADS_1
Sejenak pikiran Rofi traveling kemana-mana.Mengingat semua dosanya pada Cinta, Riris, juga pada ke 3 anaknya.
Tak terasa mata Rofi berkaca-kaca.
"Aku ingin meminta maaf pada Cinta, terakhir aku lihat Cinta ada di rumah Hanna.Apa aku kesana saja ya besok?"gerutunya dalam hati.
"Sampai sekarang aku masih penasaran, bagaimana bisa Cinta ada di rumah Hanna??tapi kalau aku ke rumah Hanna dalam kondisi seperti ini aku malu sekali "Rofi tertunduk melihat kondisi kakinya.
"Tuan, apakah besok ponakan saya jadi bekerja di sini atau tidak?"tanya Mamang mengagetkan Rofi.
"I-iya Mang, besok jemput saja ponakanmu bawa kemari "ucap Rofi.
"Baiklah tuan, kalau begitu saya permisi "Mamang menundukkan kepala seraya berlalu dari hadapan Rofi.
Tak terasa waktu telah malam, Rofi sangat kerepotan tak bisa apa-apa.
"Aduhh sakit sekali kakiku, ya Allah tolong hambaMu ini.Sembuhkanlah kaki ini "gerutunya seraya memegangi kakinya kesakitan.
Terseok-seok Rofi berpindah dari kursi roda ke pembaringan.
"Hanya berapa langkah saja aku bergerak, serasa sakit sekali.Apakah kelak kakiku akan sembuh?"gerutunya kembali seraya tak henti-hentinya meringis.
Perlahan Rofi memejamkan matanya untuk tidur, karena dirinya sudah teramat lelah.
Walaupun dengan kesusahan untuk pindah dari kasur ke kursi roda, namun Rofi tetap melakukannya dengan terus meringis menahan sakit.
"Ya Allah, hamba mohon ampun atas segala dosa-dosa hamba.Hari ini pagi ini, hamba akan berusaha menemui Cinta untuk meminta maaf, dan akan menemui mantan istri dan ke tiga anakku juga untuk meminta maaf pula "doa Rofi setelah shilat subuh.
Setelah itu dia lekas ke kamar mandi untuk membersihkan badan, walaupun harus dengan merangkak demi bisa mandi.
Pagi-pagi benar setelah sarapan, Rofi meminta sopirnya mengantarnya ke rumah Hanna.Sementara 2 bengkelnya di handle oleh 2 marketing di bengkel masing-masing.
1 Jam perjalanan, Rofi telah sampai di depan pintu gerbang rumah Hanna.Rofi turun di bantu oleh sopirnya.
Pram terhenyak kaget saat melihat kedatangang Rofi, dia langsung mencari keberadaan Hanna .Kebetulan tuan Malik sudah berangkat kerja, hingga Pram berani masuk rumah Hanna tanpa permisi.
"Han, kamu lihat siapa yang datang kemari "ucap Pram seraya menunjuk ke arah pintu gerbang.
"Kamu bagaimana sih Pram!kalau kamu sudah tahu siapa yang datang, kenapa nggak kamu buka gerbangnya?brisik tahu, bel berbunyi terus.Attha baru saja tidur "rajuk Hanna seraya melangkah keluar rumah.
__ADS_1
"Pram, apa aku nggak salah lihat?bukannya itu Rofi?"Hanna terhenyak kaget serasa tak percaya akan kedatangan Rofi.
"Makanya itu aku menemuimu, mau di buka nggak pintu gerbangnya?aku sudah gatal nech tangan pengen hajar Rofi "Pram mendengus kesal seraya mengepalkan tinjunya.
"Buka saja, aku ingin tahu apa maksud dia datang kemari "Hanna berucap.
Pram melangkah ke arah pintu gerbang untuk membukakan pintu.
Sementara Hanna duduk di sofa teras depan rumah.
"Assalamu alaikum "ucap Rofi.
"Walaikum sallam, ada apa kamu kemari?!"tanya Hanna seraya melirik sinis pada Rofi.
"Aku kemari ingin bertemu Cinta, tolong panggilkan "Rofi mengamati rumah Hanna seolah mencari Cinta.
"Untuk apa kamu mencari Cinta, dia tidak ada di sini ?!"ucap Hanna mendengus kesal.
"Kamu nggak usah berbohong Han, waktu itu aku melihatnya di rumahmu "Rofi perlahan melajukan kursi rodanya ingin masuk ke rumah Hanna.
Namun Pram menahan laju kursi rodanya dengan mencekal pegangan kursi roda.Hingga Rofi tak bisa melajukan kursi rodanya.
"Awas Pram, ngapain kamu menghentikan langkahku, niatku baik ingin meminta maaf pada Cinta untuk apa yang pernah aku lakukan tempo dulu "ucap Rofi memelas.
Tiba-tiba Pram lepas kendali, maju berdiri di hadapan Rofí.Mengangkat tubuh Rofi dan mendorongnya hingga Rofi tersungkur di lantai halaman rumah Hanna.
Pram memukuli Rofi begitu saja, membuat Hanna yang sedang duduk di sofa teras langsung berlari.
"Pram!sudah Pram!hentikan!"Hanna menarik paksa tubuh Pram.
"Biarin Han, aku matiin sekalian dia!"Pram melangkah maju kembali, namun Hanna menghadangnya.
"Pram, sadar dong!jangan main hakim sendiri, nggak baik.Yang ada kamu yang rugi, kalau kamu masuk penjara bagaimana nasib istri dan kedua anakmu"Hanna mencoba memperingati Pram.
Sejenak Pram terdiam, pandangan melotot pada Rofi yang masih terkapar di lantai, seraya mendengus kesal.
Kebetulan sopir pribadi Rofi ada di tempat kejadian, sehingga segera membantu Rofi kembali duduk di kursi rodanya.
"Pulanglah!Cinta tidak ada di sini! "Hanna mengusir Rofi .
__ADS_1
"Tapi aku ingin bertemu dengannya Han, aku ingin minta maaf "Rofi masih saja berharap jika saat ini Cinta ada di dalam rumah Hanna.
Ada satu visual lagi..tapi besok saja ya ka☺☺☺☺