
Maya lekas menghubungi pengacara pribadinya tanpa merundingkannya dengan Roy.
Hari itu juga Maya meminta sang pengacara mengurus gugatan perceraiannya dengan Rofi.
"Aduh, kalau Maya benar benar menggugat cerai aku, bagaimana hidupku untuk ke depannya?"gerutu Rofi.
"Aku harus mencari cara supaya Maya mengurungkan niatnya, tanpa apa?"gerutunya kembali.
Tanpa sepengetahuan Maya, pengacara pribadinya ke kantor Roy.
"Tumben Om Soni kemari?"tanya Roy.
"Begini nak Roy, mamahmu itu meminta om untuk mengurus perceraiannya dengan Rofi "ucap Soni."
Soni adalah teman baik almarhum papahnya Roy, makanya Roy dan Maya akrab sudah seperti saudara sendiri.
"Bagus itu om, terus yang bikin om gelisah apa om?"tanya Roy.
"Suami mamahmu meminta harta gono gini, di mana semua cabang bengkel di alihkan untuk dia semua, makanya om kemari karena om ga setuju "ucap Soni.
"Loh, memangnya mamah menyetujui begitu saja?"tanya Roy heran.
"Iya nak, coba kamu ajak bicara mamahmu supaya jangan memberikan semua bengkel untuk Rofi.Karena semua modal kan dari harta warisan almarhum papahmu,Rofi datang ga bawa apa apa "ucap Soni seraya menepuk bahu Roy.
"Baiklah om, nanti Roy coba bicarakan sama mamah.Terima kasih ya om, sudah mau memberitahukan hal sepenting ini "ucap Roy seraya tersenyum.
Setelah percakapan lumayan lama, Soni berpamitan untuk kembali ke rumah.Sementara Roy sengaja lekas pulang ke rumsh untuk menegur Maya.Urusan kantor,Roy serahkan pada asisten pribadinya.
Hanya beberapa menit,Roy telah sampai di rumah.Segera Roy mencari keberadaan Maya.
Bahkan Roy akan membicarakan masalah ini bersama Rofi.Roy sengaja mengumpulkan Maya dan Rofi di ruang tengah.
"Nak, tumben kamu pulang cepat dan ingin ngobrol sama mamah juga Om Rofi,sebenarnya ada apa?"tanya Maya seraya menatap menyelidik pada Roy.
"Mah, apa benar mamah akan bercerai dengan Om Rofi?"tanya Roy menyelidik.
Belum juga Maya menjawab, dengan percaya dirinya Rofi menyela.
__ADS_1
"Iya itu nak, papah padahal ga menginginkan perceraian.Tapi mamahmu keras kepala "sela Rofi.
"Om, bisa diam nggak?!aku lagi tanya ke mamah bukan ke om, lagian sampai kapanpun aku tak mengganggap om ini sebagai papahku,jadi jangan suka mengaku menjadi papahku "cebik Roy sinis pada Rofi.
Rofi pun akhirnya diam, tak berani berkata kembali.
"Coba jawab mah, kenapa mamah ga cerita ke Roy tentang hal ini?"rajuk Roy ketus.
"Maafkan mamah,nak!Mamah belum sempat cerita ke kamu, memang mamah ingin bercerai dari Om Rofi secepatnya "ucap Maya gugup.
"Om, apa benar om bersedia bercerai dari mamah asal om mendapatkan harta gono gini?"tanya Roy seraya menatap tajam Rofi.
"Iya benar, om nggak akan mau bercerai kalau tidak mendapatkan hak atau bagian "ucap Rofi begitu yakinnya.
"Apa om ga merasa malu dengan sikap om ini?om datang ga bawa apa,kenapa tiba tiba meminta harta gono gini,sedang semua fasilitas yang om nikmati bukan dari hasil jerih payah om "sindir Roy ketus.
"Siapa bilang semua yang om nikmati bukan hasil jerih payah om, kalau bukan karena om yang mengelola bengkel peninggalan almarhum papahmu,pasti saat ini bengkel tak terurus,tapi nyatanya sejak om kelola malah berkembang pesat dan banyak di buka cabang "ucap Rofi dengan sangat yakin.
"Om pikir jika dari awal tidak ada modal dari kami, om bisa mengembangkan bengkel?"cibir Roy ketus.
Rofi tak bisa menjawab hanya bisa diam saja, karena memang Rofi datang tidak membawa apa pun,semua milik almarhum suami Maya.
"Brag "Rofi tiba tiba menggebrag meja ruang tamu.
"Enak saja kamu kalau ngomong, kalau aku cuma jadi parasit di rumah ini,ngapain juga aku harus kerja keras memperjuangkan bengkel yang sudah lama bangkrut "bentak Rofi dengan nada tinggi.
"Baiklah om, jika om mau hitung-hitungan.Kita lihat rincian selama om berada di rumah sakit, total biaya berapa?setelah itu kita hitung dari awal bengkel buka,om minta modal ke mamah berapa?"ucap Roy panjang lebar.
"Belum lagi makan om di rumah kami sama 1 tahun ini total berapa?"ucap Roy kembali."
"Nak, sudahlah ga usah sampai se rinci itu.Mamah sudah ikhlas kalau semua bengkel di minta Om Rofi "ucap Maya mencoba melerai pertikaian sengit.
"Nggak bisa begitu mah, semua ada perhitungannya "ucap Roy ketus.
"Kalau seperti ini, urusan mamah nggak akan lekas selesai "ucap Maya tertunduk lesu.
"Ya sudah begini saja, mamah hitung total rincian biaya rumah sakit dan modal untuk membangun beberapa cabang bengkel.Nanti kita total semua dan Om Rofi suruh membayarnya ke kita, nanti Roy akan ikhlas beberapa bengkel di ambil Om Rofi "ucap Roy.
__ADS_1
"Baiklah nak, ntar mamah rinci dulu ya "ucap Maya seraya bangkit dari dudukmya untuk mengambil bukti bukti biaya rumah sakit.
Tak berapa lama, Maya telah kembali dengan pulpen,buku,serta beberapa bukti biaya pembelian alat alat bengkel,ruko,serta biaya rumah sakit.
"Ini semua uang yang telah di habiskan oleh Om Rofi.
Roy sejenak melihatnya, dan menunjukkan pada Rofi.Mata Rofi membola ketika melihat jumlah nominal yang begitu besar.
"Bagaimana om, sanggup balikin uang kita yang om pergunakan untuk biaya rumah sakit dan lainnya?"tanya Roy tersenyum sini.
"Aku tidak punya uang sebanyak itu, begini saja biar sama sama enak, aku ambil satu bengkel saja yang lain untuk menebus biaya rumah sakitku "ucap Rofi merasa nyerah.
"Baiklah om, nanti aku yang urus semua untuk permasalahan ini.Mamah ga usah repot tinggal duduk diam saja "ucap Roy seraya bangkit dari duduknya pergi meninggalkan Rofi dan Maya.
Sementara Rofi menghampiri Maya dengan kursi rodanya.
"Kamu tega banget si May, serius akan menggugat cerai aku.Di mana sumpah dan janjimu dulu padaku untuk kita sehidup semati??" rajuk Rofi "
"Sudahlah mas, tak usah lagi kamu membujukku seperti saat kita pacaran "cebik Maya seraya mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"Kalau aku pisah darimu, siapa yang akan mengurus hidupku May.Tolong pikirkan lagi, setidaknya berilah belas kasihmu padaku, May "bujuk Rofi.
"Setidaknya sampai aku benar-benar bisa berjalan normal kembali "bujuk Rofi kembali.
"Sudah ya mas, keputusanku sudah tak bisa di ganggu gugat.Aku akan menuruti semua keputusan dari Roy, dan kamu juga harus menerima seberapa pun harta yang akan Roy beri padamu "cebik Maya meninggalkan Rofi sendiri di ruang tengah.
Hay ka, othor mau mencoba kasig visual
Tapi othor sengaja kasih dari Indo,untuk visual korea othor akan beri ke novel othor yang baru.
Mohon maaf belum pinter edit fotonya๐๐๐
Cinta
Roy
__ADS_1