
Waktu berjalan begitu cepat,kini baik Hanna maupun tuan Malik baru saja kembali ke rumah setelah 1 minggu lebih berada di rumah sakit.
Kondisi ke duanya sama sama telah membaik namun dokter Rama menasehati supaya ke duanya belum boleh banyak bergerak atau beraktifitas yang berat berat.
Kusus bagi tuan Malik dokter banyak sekali berpesan.Selain mencatat kondisi sehari hari dan memperhatikan pola makan,dokter juga akan menganjurkan aktifitas yang perlu di lakukan pasca operasi.
Yakni olahraga yang tidak terlalu berat,seperti berjalan dan berenang,serta minum obat yang teratur untuk menghindari resiko penolakan ginjal yang baru.
Setelah pulang dari rumah sakit,dokter juga berpesan pada tuan Malik supaya istirahat dari pekerjaanya selama 4-6 minggu.
Aktifitas fisik perlu di lakukan mulai dari awal tuan Malik pulang dari rumah sakit.
Jalan kaki merupakan olah raga yang mudah dan murah untuk di lakukan.
Dokter Rama juga memberi banyak saran dan nasehat untuk Hanna sebagai pendonor ginjal.
Dokter Rama menjelaskan efek samping si pendonor ginjal.
Yakni tekanan darah tinggi,protein pada urine,fungsi ginjal menurun.Pada beberapa kasus di laporkan adanya rasa nyeri yang berkepanjangan,kerusakan syaraf.
Pasca operasi mendonorkan ginjal juga membutuhkan masa pemulihan,tubuh membutuhkan waktu setidaknya 4-6 minggu untuk pulih sebelum Hanna menjalankan aktifitas normal kembali.
Selama proses pemulihan pemberi donor ginjal akan merasa nyeri dan tidak nyaman. Namun keluhan ini dapat di atasi dengan obat penghilang rasa nyeri.
Orang yang memiliki satu ginjal juga memiliki resiko yakni hipertensi,kehilangan protein dalam urine,dan retensi cairan.
Orang dengan satu ginjal pun harus menjaga kesehatan tubuh lebih ketat di banding orang yang memiliki dua ginjal.
Orang yang hidup dengan memiliki satu ginjal bisa hidup dengan normal dan sehat.Satu ginjal menyaring cukup darah untuk menjaga tubuh Hanna berfungsi normal.
Hanna dan tuan Malik harus benar benar memperhatikan semua saran dan nasehat dari dokter Rama.
Pram baru tahu jika Hanna mendonorkan satu ginjalnya untuk tuan Malik saat tuan Malik dan Hanna pulang dari rumah sakit.
Pram menyayangkan tindakan Hanna yang menurut Pram bodoh.
"Mau maunya si Hanna mendonorkan satu ginjalnya buat tuan Malik yang menurutku tak pantas "gerutu Pram dalam hati."
__ADS_1
Selama tuan Malik belum bisa bekerja,tuan Malik menyerahkan semua urusan pekerjaannya pada asistennya untuk menghandle semuanya.
Narto juga tidak tinggal diam akan selalu membantu urusan pekerjaan tuan Malik.
Sedangkan urusan rumah, Hanna meminta tolong pada asisten rumah tangganya.Yang biasa Hanna berbelanja kebutuhan rumah sendiri,kali ini asisten rumah tangganya yang benar benar mengambil alih semuanya.
Sesekali Riris juga menjenguk Hanna dan tuan Malik di rumahnya sekalian melihat kondisi Cinta yang hamilnya sudah sangat besar.
Sudah 9 bulan lebih namun belum juga ada tanda tanda akan melahirkan.Kadang Cinta sering mengeluhkan hal ini pada Riris.
Cinta merasa sangat lelah dengan usia kandungannya yang telah cukup usia untuk melahirkan namun belum juga melahirkan.
Hingga suatu hari setelah 1 minggu Hanna dan tuan Malik di rumah,Cinta merasakan perutnya sakit melilit tak karuan.
Cinta langsung menelfon bi Narti karena tak mungkin jika Cinta minta tolong bu Riris yang saat ini tengah repot mengurus baby Didi.
Juga tak mungkin Cinta mengganggu istirahat bu Hanna dan tuan Malik pasca operasi transpalasi ginjal.
Kebetulan hari minggu saat bi Narti tidak berada di butik.Bi Narti segera melajukan mobilnya menuju ke rumah tuan Malik.
Dari balik pohon,Rofi mengintai rumah Hanna.Rofi masih dengan penyamarannya mengenakan masker,kaca mata hitam,dan jaket hitam serta topi hitam.
"Itu kan si Narti ngapain juga datang ke rumah Hanna "gerutu Rofi seraya mengernyitkan alisnya."
Rofi tambah terkejut lagi saat melihat Cinta yang sedang hamil besar di tuntun Narti masuk ke dalam mobil Narti.
"Itu kan Cinta,loh kok lagi hamil??memangnya Cinta telah menikah? dengan siapa??kenapa pula Cinta ada di rumah Hanna yang bukan orang tuanya??kenapa Cinta tak berada bersama Riris?"beribu pertanyaan terlontar dari bibir Rofi dengan gerutuannya."
Rofi semakin penasaran ingin tahu lebih banyak lagi dengan siapa Cinta menikah dan bagaimana bisa Cinta berada di rumah Hanna.
Yang lebih membuat Rofi terkejut yakni saat melihat lebih jelas wajah security yang ada di rumah Hanna.
"Loh loh loh,bukannya yang memakai seragam security itu adalah Pram?"
"Apakah yang di maksud Pram dengan selingkuhannya dulu adalah si Hanna?"
"Apa Pram dan Hanna clbk,kembali berpacaran lagi tanpa sepengetahuan suami Hanna?"
__ADS_1
"Aaarghhh tidak tidak tidak,mungkin Pram cuma berhalusinasi mengharap Hanna itu pacarnya karena Hanna adalah wanita yang sangat sempurna ."
"Aaarghhh kok jadi rumit gini si??!!authornya bikin kisahku tambah rumit !!gkgkgkgk."
Demikian gerutuan Rofi melihat Cinta dan Pram ada di rumah Hanna.
Rasa penasaran Rofi semakin besar dan ingin sekali mengetahui kebenarannya .
Rofi iseng memencet nomor ponsel Pram,yang saat ini Pram sedang berdiri di balik pintu gerbang.
"Aku mau ngetes apa benar yang aku lihat ini Pram,jika aku telfon di angkat oleh orang itu,berarti memang itu Pram "gerutu Rofi seraya memencet nomor ponsel Pram."
Namun karena ponsel Pram di silence sehingga tidak tahu jika ada panggilan telfon masuk.
Rofi terus saja menelfon Pram namun tidak ada jawaban.
"Hhemm berarti aku salah lihat,itu bukan Pram tapi orang lain,jika itu Pram pasti dari tadi sudah mengangkat panggilan telfon dariku,mungkin hanya serba kebetulan saja wajah security itu mirip sekali dengan Pram."
"Bukankah di dunia ini banyak sekali wajah yang mirip mirip walaupun tidak ada hubungan darah,ya secara muka Pram muka pasaran kali ya hingga ada yang mirip dengannya."
Demikian Rofi mengoceh sendiri sambil sesekali tersenyum sendiri seperti orang gila baru.
Rofi penasaran ingin melihat Hanna tapi dari beberapa hari Hanna tak terlihat sama sekali.
Padahal Rofi sangat merindukan melihat wajah ayu dan tubuh putih mulus Hanna.
Hanya sekedar melihat Hanna saja,Rofi sudah sangat senang dan kadang pikirannya traveling kemana mana.
Kerap kali Rofi membayangkan menikah dengan Hanna yang sangat cantik dan memiliki tubuh dengan body seperti gitar spanyol.
Setelah cukup lama mengamati rumah Hanna tapi tak jua juga Hanna muncul,akhirnya Rofi menyerah dan memutuskan untuk pulang saja.
Rofi akan kembali lagi lain waktu untuk mengintai Hanna lagi.
💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫
Mohon dukungan like,vote,favorite...
__ADS_1