Ayah Angkatku Ayah Anakku

Ayah Angkatku Ayah Anakku
Part 70


__ADS_3

Cinta melangkah ke ruang dosen menemui bu Mona,dengan terlebih dulu mengetuk pintu.


"Tok tok tok "


"Assalamu alaikum bu "Cinta mengetuk pintu ruang dosen seraya mengucap salam."


"Walaikum sallam wr wb,masuklah Cinta"ucap bu Mona."


Cinta segera masuk dan duduk berhadapan dengan bu Mona.


"Cinta,tadi tuan Roy kemari dan memberikan surat ini buatmu "ucap bu Mona menyerahkan surat pemberian Roy untuk Cinta."


"Surat??maksudnya apa bu?"tanya Cinta seraya mengernyitkan alis menerima surat pemberian bu Mona."


"Baca saja Cinta "ucap bu Mona seraya tersenyum kecil."


Perlahan Cinta membaca surat dari Roy yang isinya supaya Cinta setiap jam makan siang mengantarkan makan siang ke kantor Roy,dengan syarat makanan itu hasil dari masakan Cinta.


Cinta harus melakukan semua itu selama 2 bulan,jika tidak bersedi bu Mona yang akan di pecat dari kampus.


Dan tidak cuma itu,Roy akan memastikan jika bu Mona juga tidak akan di terima di seluruh kampus di kota tersebut.


"Apa apaan ini??pakai acara hukum aku seperti ini,tapi apa boleh buat harus aku lakukan kalau tidak kasihan juga bu Mona "gerutu Cinta dalam hati."


"Cinta,jika kamu keberatan sebaiknya tak usah kamu turuti kemauan tuan Roy "ucap bu Mona seraya tersenyum."


"Ga kok bu,Cinta ga mau egois,Cinta ga mau kesalahan yang Cinta lakukan malah ibu yang menanggungnya,Cinta akan turuti apa kemauan tuan Roy "ucap Cinta mencoba tersenyum."


"Jadi kamu akan menuruti kemauan tuan Roy?"tanya bu Mona ragu."


"Iya ibu,Cinta akan menuruti kemauan tuan Roy selagi itu masih bisa Cinta lakukan "ucapnya."


"Ya sudah kalau itu sudah menjadi keputusanmu,kamu hati hati kalau ketemu tuan Roy sebisa mungkin jangan berulah lagi "ucap bu Mona menasehati Cinta."


Setelah cukup lama bercakap cakap dengan bu Mona,Cinta berpamitan untuk kembali menyelesaikan tugas memasaknya.


Sesampai di halaman kelas,dua teman akrabnya langsung menghampiri Cinta.


"Bagaimana Cin,kami penasaran nech??"tanya Ika mengernyitkan alis."


Cinta tak berkata hanya memberikan surat pemberian tuan Roy pada Ika .


Secepat kilat Ika dan Mey membaca surat tersebut dengan sangat teliti dan fokus.


"Gila,kok ada ya hukuman seperti ini?"ucap Mey mengernyitkan alis tanda heran."

__ADS_1


"Aku juga mau kalau di hukum seperti ini,seneng malah tiap hari bisa bertemu tuan Roy yang super ganteng "goda Ika terkekeh."


"Ya sudah kamu saja Ik yang setiap hari ke kantor si galak itu "ucap Cinta sekenanya."


"Mau banget,tapi kan tuan ganteng mintanya kamu yang ke kantor tiap jam makan siang "cebik Ika manyun."


Kemudian mereka melanjutkan tugas memasaknya kembali,tanpa ada sepatah katapun.


🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳


Keesokan paginya,Cinta berangkat kuliah seperti biasa bersama ke dua temannya.


Untung setiap hari jadwal kuliah tidak sampai sore hingga Cinta bisa mulai melakukan tugasnya setiap jam makan siang ke kantor Roy.


"Hari ini kamu mau masak apa Cin,untuk tuan ganteng??"tanya Ika menaik turunkan alisnya."


"Entahlah,aku juga belum kepikiran"jawab Cinta mengernyitkan alis."


"Ya kok gitu Cin,entar gugup loh kalau kamu belum mendapatkan ide masakan untuk nanti siang"ucap Mey sekenanya."


"Hhadduhh,kok kalian berdua yang rempong si??"sindir Cinta seraya geleng geleng kepala."


Selagi asik ngobrol dengan kedua temanya,bu Mona menghampiri.


"Baiklah bu,terimakasih sarannya "ucap Cinta seraya meyunggingkan senyum."


Jam begitu cepat berlalu,selesai sudah kuliah hari ini cuma sampai jam setengah 12 siang.


Kebetulan bu Mona telah menyiapkan menu masakan yang akan di bawa ke kantor Roy.


Bu Mona sangat mengasihi Cinta seperti anak sendiri,hingga bu Mona bersedia membantu Cinta untuk setiap hari menyiapkan menu masakan yang di bawa ke kantor Roy.


Cinta lekas berangkat ke kantor Roy dengan naik taxi on line.


Hanya 10 menit saja,Cinta telah sampai di kantor Roy.Cinta langsung mengirim notifikasi chat pesan pada nomor ponsel Roy.


📲 "Assalamu alaikum tuan Roy ini saya Cinta,saya sudah sampai di depan kantor tuan "isi chat pesan Cinta."


📲 "Walaikum sallam,saya perintahnya kan saat jam makan siang,ini masih kurang 20 menit jadi kamu tunggu saja di situ,kamu boleh masuk kalau sudah jam 12 siang tepat "jawab Roy di chat pesan."


Lalu tiba tiba telfon di tutup oleh Roy tanpa pamit tanpa ngomong apapun.


Cinta sedikit geram akan sikap Roy yang menurut Cinta bersikap seenaknya sendiri.


"Huh mentang mentang berharta,sombongnya minta ampun "gerutu Cinta di depan halaman kantor."

__ADS_1


Cinta sangat lelah karena harus berdiri 20 menit lamanya.Hingga tepat jam 12 siang,Roy mengirim notifikasi chat pesan pada Cinta supaya Cinta masuk kantor Roy.


Dengan rasa malas,Cinta masuk ke kantor Roy dan langsung melangkah ke ruang kerja Roy.


"Tok tok tok " Cinta mengetuk pintu ruang kerja Roy."


"Masuklah "jawaban Roy dari dalam ruangannya."


Cinta segera masuk dan lekas meletakkan rantangnya di meja.


"Ini makan siangnya tuan silahkan di nikmati,saya permisi assa..."


Belum juga Cinta selesai berucap,Roy telah memotong perkataan Cinta.


"Ga sopan banget si kamu,siapa pula yang mengijinkan kamu pulang,duduklah dulu "perintah Roy ketus seraya menatap sinis Cinta yang tengah tertunduk."


Dengan sangat terpaksa Cinta tak jadi pulang dan menjatuhkan pantatnya di kursi.


Roy melangkah duduk di hadapan Cinta.


"Tolong buka rantangnya dan siapkan makan untukku "perintah Roy ketus."


Cinta merasa geram dengan tingkah Roy,namun Cinta tak ingin menambah masalah jika membantah perintah Roy.


Cinta memberikan makanan yang telah siap untuk Roy,tanpa ada sepatah katapun.


"Kalau ngasih itu yang ikhlas jangan cemberut seperti itu,ga dapat pahala tapi dapatnya dosa"sindir Roy melirik sinis pada Cinta."


Cinta tak bersuara hanya diam saja seraya mengalihkan pandangan ke arah lain.


"Kamu sudah makan belum?"tiba tiba Roy bertanya."


"Sudah "jawab Cinta singkat."


Namun perut Cinta tak bisa berbohong,malah berbunyi keras sampai Roy bisa mendengarnya.


"Makanlah tak perlu malu,kasihan cacing cacing di perutmu sudah kelaparan"perintah Roy seraya menaik turunkan alisnya."


Namun Cinta hanya diam saja tak merespon ucapan Roy.


"Makanlah,jangan sampai aku emosi dan menambah hukumanmu lebih berat lagi "perintah Roy kembali."


Hingga akhirnya Cinta menuruti kemauan Roy,untuk ikut makan siang,namun hanya mengambil 1/4 porsi.


😊😊😊😊😊😊😊😊😚😚😊😚😊😚😊😊

__ADS_1


__ADS_2