
Saat Roy berkeliling di universitas tersebut,matanya tal berkedip saat melihat Cinta.
Saat itu Cinta sedang praktek di sebuah tempat terbuka yakni di halaman ruang kelasnya bersama teman teman lainnya.
Saat teman teman Cinta mencari perhatian dengan hormat menundukkan kepala pada Roy,beda dengan Cinta tak menghiraukan kedatangan Roy sama sekali.
Cinta malah fokus dengan olahan masakan hasil kreasinya tanpa memperdulikan adanya Roy sedang melintas.
Tiba tiba Roy menghampiri meja dimana Cinta sedang praktek memasak.
"Heh,apa kamu ga tahu siapa saya?"tanya Roy ketus menatap Cinta."
Sejenak Cinta berhenti dan membalas tatapan Roy dengan berkacak pinggang.
"Memangnya kenapa??saya harus tahu anda ini siapa?"Cinta balik bertanya."
"Baiklah kalau kamu belum tahu biar saya kasih tahu,saya Roynald pemilik universitas dimana saat ini kamu kuliah"jawab Roynald ketus "
"Memangnya kenapa kalau anda ini pemilik universitas ini??saya disini juga bayar dan saat ini saya benar benar sedang fokus dengan apa yang sedang dosen ajarkan pada saya"ucap Cinta ketus seraya menatap tajam Roy."
"Kamu lihat semua teman temanmu hormat pada saya,kamupun harus melakukan hal yang sama,apa kamu mau di DO dari kampus ini??"ancam Roy menggertakkan giginya."
"Apa untungnya saya hormat pada anda,toh anda bukan orang tua saya ataupun bukan Allah SWT"ucap Cinta sekenanya."
"Jangan mentang mentang anda pemilik universitas ini,hinggga bertindak semaunya"cebik Cinta."
"Berani kamu ya menjawab omongan saya terus,apa kamu sudah tak ingin kuliah di sini?"ancam Roy."
"Saya tidak masalah jika saya di keluarkan dari kampus ini,tapi asal anda ingat kejadian ini tidak akan saya lupakan begitu saja."
"Saya juga akan mempublikasikan kejadian ini dimana anda sebagai pemilik universitas bertindak semaunya main DO orang."
"Saya bisa kuliah di tempat lain setelah anda DO saya,walaupun itu sebenarnya bukan wewenang anda mengeluarkan saya dari kampus ini."
"Saya akan mengunggah ke akun sosial media saya,tentang sikap arogan dan tak bermoral sang pemilik universitas WW yang dengan se enaknya mengeluarkan saya hanya karena hal sepele."
"Paling setelah semua orang melihat unggahan saya,universitas ini tidak akan laku lagi dan akan segera tutup."
Demikian ucapan dari Cinta yang terlontar dari bibirnya yang mungil dengan sangat lantang.
__ADS_1
Semua berdecak kagum pada Cinta yang begitu beraninya di depan pemilik universitas tersebut.
Namun tidak dengan Roy yang sangat kesal dan ingin memberi pelajaran pada Cinta suatu saat nanti.
Roy tak bisa berkata kata lagi saat Cinta berucap akan mengabadikan kejadian di akun laman sosial pribadinya.
Bagaimanapun bagi Roy yang nomor 1 adalah reputasi,harga diri.
Roy berlalu begitu saja dari hadapan Cinta dan beralih mendekati dosen yang sedang mengajar Cinta dan teman temannya.
"Bu,bisa kita bicara sebentar saja "ucap Roy seraya menatap tajam dosen Mona."
Roy melangkah ke ruang dosen di ikuti oleh dosen Mona.
Dosen Mona sudah resah gelisah dan panik.Dirinya tahu pasti akan terjadi hal buruk.
Setelah bu Dosen Mona dan Roy sama sama duduk,Roy lekas membuka pembicaraan.
"Maaf bu,saya mau tanya sebenarnya siapa nama gadis yang telah berani melawan saya tadi??"tanya Roy penasaran."
"Oohh tadi itu namanya Cinta,tuan"jawab bu Mona singkat."
"1 Tahun tuan "jawab singkat bu Mona."
"Hhemm berarti 2 tahun lagi masa kuliahnya??"tanya Roy kembali."
"Ambil jurusan apa dia?"tanya Roy menyelidik."
"Jurusan tata boga,mempelajari teknik penyajian makanan dengan memperhatikan estetika,kualitas,rasa,dan kebutuhan gizi "jawab bu dosen Mona."
"Baiklah kalau begitu,saya inginkan ibu bantu saya untuk menghukum Cinta karena telah kurang ajar sama saya!!"ucap ketus Roy."
"Maaf tuan,memangnya Cinta mau di hukum apa??kasihan tuan karena dia datang dari jauh"ucap bu Mona memelas."
"Kasihan tuan,hidupnya saja di kontrakan tolong jangan di beri hukuman yang berat berat buat mahasiswi kesayangan saya "bujuk bu Mona."
"Ibu tenang saja,saya masih punya hati nurani kok"ucap Roy ."
"Saya hanya ingin setiap hari Cinta mengirim makanan ke kantor saya setiap jam makan siang tapi khusu masakan dia "ucap Roy ."
__ADS_1
"Aneh,kasih hukuman kok seperti itu?jangan jangan ni orang suka sama Cinta tapi enggan mengakuinya ,gengsi kali ya "gerutu bu Mona dalam hati."
"Bu,bu Mona .."
"Eehh iya tuan maaf "bu Mona terhenyak lamunannya karena panggilan Roy."
"Bu Mona bisa kan bantu saya menghukum Cinta untuk setiap jam makan siang ke kantor saya mengantar makanan tapi yang Cinta masak sendiri,ini berlaku untuk 2 bulan,jika ibu tak mau bantu saya,saya akan pastikan ibu tidak akan mengajar lagi di kampus ini juga di kampus kampus lainnya "ucap Roy panjang lebar."
"Maaf tuan,bagaimana kalau tuan ngomong sendiri ke Cinta biar mantap tuan"usul bu Mona."
"Saya tidak ada waktu lagi bu,ini saya sudah tulis di kertas ini juga alamat kantor saya.Berikan saja pada Cinta biar dia baca sendiri surat ini"ucap Roy menyerahkan secarik kertas yang dari tadi di tulis di ruang dosen tanpa sepengatahuan dari bu Mona."
"Pikirku lagi sibuk nulis apa,ternyata nulis sesuatu buat Cinta "gerutu bu Mona mengernyitkan alis."
Setelah berbicara panjang lebar,Roy melangkah pergi dari ruangan dosen.
Roy pulang di ikuti oleh asisten pribadinya,dengan begitu banyak tatapan mahasiswi yang mencari perhatian dengan sok sok hormat .
Namun lagi lagi Cinta hanya melirik sinis pada Roy,hingga Roy begitu kesal.
Sekilas mata mereka berdua beradu,namun secepat kilat saling membuang muka.
"Aneh gadis ini kok jutek banget sama aku ya??Ga kaya gadis gadis yang lain "gerutu Roy mengernyitkan alis."
"Huh,sok kegantengan mentang mentang orang kaya !!"gerutu Cinta dalam hati saat melihat Roy."
Selagi asik memasak,tiba tiba bu Mona memanggil Cinta untuk masuk ruangan dosen.
"Aduh Ta,jangan jangan pemilik kampus ini akan hukum kamu Ta "ucap Ika ."
"Iya Ta,kamu yang hati hati ya,tadi aku lihat tuh si penguasa ganteng masuk ruangan dosen pasti telah ucap banyak sama bu Mona "ucap Mey."
"Ihhhh kalian berdua ngapain panik begitu,yang di panggil kan aku bukan kalian"ucap Cinta terkekeh."
"Kami takut kami di DO dari kampus ini Ta,hanya gara gara masalah sepele seperti tadi "ucap Mey."
"Iya Ta,kalau kamu di DO secara mendadak,kami pasti kehilangan teman sebaik kamu "ucap Ika."
"Sudah dech ga usah pada lebay,baper,drama gini,ga akan aku di DO kok "ucap Cinta dengan yakinnya."
__ADS_1
😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁