
Hanna terperangah saat mendengar kalau Cinta bukan anak kandung Riris.
Dalam hati tiba tiba Hanna teringat jika dulu saat meletakkan bayinya di depan pintu rumah Narto,Hanna memberikan secarik kertas supaya anaknya kelak di beri nama Cinta.
"Ya Allah jangan jangan Cinta yang ini adalah anak kandungku "gerutu Hanna dalam hati."
Hanna melanjutkan pertanyaannya pada Riris karena Hanna sangat penasaran.
"Jadi Cinta bukan anak kandung kamu dan suamimu,lantas Cinta anak siapa Ris?"tanya Hanna dengan detak jantung berdegup kencang sekali."
"Entahlah Han,kami tidak tahu siapa sebenarnya orang tua Cinta yang telah tega membuang Cinta begitu saja"ucap Riris masih dengan mata berkaca kaca."
Saat Hanna ingin bertanya kembali tiba tiba ponsel Hanna berdering yang ternyata dari asisten rumah tangganya.
Asisten rumah tangganya memberi tahu jika orang tua Hanna saat ini telah berada di rumah menanti kepulangan Hanna.
Hingga akhirnya Hanna berpamitan pulang pada Riris.
"Padahal aku penasaran sekali dengan Cinta anak angkatnya Riris,malah aku harus buru buru pulang "gerutunya dalam hati sembari melangkah pergi dari ruang rawat Riris."
Seperginya Hanna,datanglah bi Narti menjenguk Riris di ruanganya.
"Assalamu Alaikum "Narti mengucap salam."
"Walaikum sallam "Riris membalas salam dari Narti."
"Bagaimana kondisi mba dan anak mba,oh iya cowo apa cewe anaknya mba?"tanya Narti penasaran."
"Alhamdulillah aku dan anakku sehat,anakku cowo lagi Nar "jawab Riris sekenanya."
"Alhamdulillah,syukurlah mba kalau begitu "ucap Narti tersenyum lebar."
"Mba,apa ga sebaiknya mba kasih kabar ke mas Rofi jika anaknya telah lahir?"ucap Narti memberi saran pada Riris."
"Ga lah Nar untuk apa si,bagiku mas Rofi itu sudah tidak ada "ucap Riris dengan mata berkaca kaca."
"Ya sudah maafkan aku ya mba,sudah jangan bersedih mba "hibur Narti mengusap lengan Riris."
Narti mengalihkan pembicaraan dengan bercerita tentang anak anak Riris, jika Cinta dan adik adiknya dalam kondisi sehat dan baik baik saja.
Sementara Narto saat ini sedang berada di tempat kerja bersama dengan tuan Malik.
__ADS_1
Narto keceplosan bercerita tentang Hanna yang pernah menemuinya beberapa bulan lalu.
"Maaf tuan Malik,saya baru tahu kalau ibu Hanna itu istri tuan "ucap Narto menyunggingkan senyum."
"Iya tuan Narto,saya juga sempat kaget saat istri saya tiba tiba datang di rumah Cinta saat saya ingin memberi jatah pada Cinta ternyata istri saya berteman dengan kakak ipar tuan Narto"ucap tuan Malik terkekeh."
Bahkan tuan Malik bercerita macam macam tentang kejadian waktu itu namun tuan Malik masih merahasiakan dari istrinya kalau Cinta adalah istri siri tuan Malik.
Berbeda situasi di rumah Hanna yang saat ini kedatangan tamu yakni orang tua Hanna.
Orang tua Hanna meminta maaf atas kesalahan tempo dulu yang telah menyuruh Hanna untuk membuang anak kandung Hanna.
Orang tua Hanna bahkan menanyakan apakah saat ini Hanna telah menemukan anak kandungnya.
"Nak kami minta maaf atas kesalahan dan dosa kami yang dulu telah memaksamu untuk membuang anak kandungmu "ucap ibunya" Hanna."
"Iya nak,kami pikir kelak kamu akan memiliki keturunan tapi malah sampai saat ini tidak di karuniai anak "sela ayahnya Hanna."
"Sudahlah yah bu,penyesalan kalian sudah terlambat karena aku telah kehilangan anakku "cebik Hanna ketus."
"Apa kamu telah mencoba mencarinya?"tanya ayahnya Hanna."
"Sudah yah,tapi tidak ketemu "ucap Hanna singkat."
"Iya nak maafkan kami "ucap ibunya Hanna tertunduk lesu."
Saat ini Hanna sedang tidak fokus dengan orang tuanya tapi sedang terpikirkan omongan Riris tentang Cinta.
Entah kenapa feeling Hanna mengatakan jika Cinta adalah anak kandungnya yang selama ini Hanna cari cari.
Hanna tak bisa membayangkan jika memang benar Cinta anak kandungnya,alangkah berdosanya Hanna.
"Ya Allah aku akan merasa sangat berdosa jika memang Cinta adalah anak kandungku sendiri."
"Ya Allah menderitanya Cinta harus hamil oleh perbuatan ayah angkatnya."
"Jika benar Cinta anak kandungku,aku akan membawa permasalahan Cinta ke jalur hukum dan akan membuat suami Riris mendekam di penjara untuk jangka waktu yang lama."
Demikianlah gerutuan Hanna dalam hati tentang Cinta.
Orang tua Hanna merasa heran melihat Hanna yang dari tadi diam saja tak berkata apapun.
__ADS_1
Hanna sedang melamun di teras depan memikirkan Cinta,entah kenapa air mata Hanna menetes membasahi pipi.
Sejenak Hanna tersadar dari lamunannya.
"Astaghfirullah al adzim kenapa kok aku jadi baper memikirkan Cinta yang belum tentu itu anakku "gerutu Hanna sambil mengusap air matanya."
Tak berselang lama tuan Malik pulang.
"Assalamu Alaikum..loh ibu sudah pulang bu ?"sapa tuan Malik mengernyitkan alis tanda heran."
"Walaikum sallam yah,ya ibu sudah pulang karena ada ayah dan ibu datang kemari yah "jawab Hanna tak lupa mencium tangan suaminya."
"Ayah juga baru jam 10 pagi juga kenapa sudah pulang?"tanya Hanna balik bertanya."
"Iya kan tuan Narto lagi ngurusi kakak iparnya yang melahirkan,katanya ga tega juga sama ponakan ponakannya di rumah sendirian "ucap tuan Malik panjang lebar."
Kemudian tuan Malik masuk dalam rumah untuk menemui kedua mertuanya.
Sedangkan Narto kembali ke rumah sakit karena lupa belum meng adzani bayi Riris.
Untuk sementara Narto pulang sejenak menengok Cinta dan adik adik Cinta selama ada Narto di rumah sakit.
Hari ini sepasang suami istri ini sibuk bergantian dari rumah sakit ke villa.
Seharian entah berapa kali sepasang suami ini hilir mudik.
Cinta sebenarnya ingin sekali menjenguk ibunya di rumah sakit tapi tidak di ijinkan oleh paman dan bibinya juga oleh bu Riris.
Cinta sedih karena di saat ibunya membutuhkan pertolongan,Cinta tak bisa berbuat apa apa.
"Maafkan Cinta ya bu karena Cinta tak bisa mengurusi ibu yang saat ini sedang berada di rumah sakit."
"Gara gara perut sialan ini jadi Cinta tak bisa berkutik tak bisa kemana mana sama sekali ."
Demikian gerutuan Cinta di villa bengong sendiri sambil menunggu Dika dan Dede yang belum pulang dari sekolah.
Cinta terus saja melamun dan melamun memikirkan dirinya yang belum juga melahirkan karena umur kandungan baru 7 bulan masih 2 bulan lagi.
Cinta juga belum mengambil ijasah sekolahnya yang seharusnya dalam bulan ini di ambilnya.
Cinta ga enak ingin minta tolong paman dan bibinya yang saat ini sedang sibuk untuk mengurusi ibunya pasca melahirkan.
__ADS_1
💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💓💓💓