
Setelah selesai memasak, Cinta dan Riris serta ke tiga adiknya bersarapan bersama.
Mereka hanya menghabiskan waktu beberapa menit saja untuk sarapan.Setelah itu Dika dan Dede berangkat ke sekolah.
Kini di villa hanya tinggal Cinta dan Riris serta baby Didi.
"Bu!biasa kalau buka toko jam berapa ya?"tanya Cinta.
"Biasanya pagi sudah buka, ini rada kesiangan "jawab Riris.
"Ya sudah, biar Didi sama Cinta dulu.Ibu lekas buka warung saja"Cinta meraih Didi di gendongan Riris.
Cinta menurunkan Didi di halaman villa dan mengajaknya main bola.
Riris segera membuka tokonya di bantu oleh Mamang.Sementara bibi membersihkan meja makan dan dapur.
30 Menit kemudian..
"Nak!kamu tunggu toko sebentar ya, ibu mau memandikan Didi "Riris menuntun Didi masuk dalam rumah.
"Baik bu "Cinta lekas melangkah ke toko.
"Wah!dagangan toko ibu komplit sekali "Cinta berkeliling di toko seraya melihat-lihat barang dagangan yang ada di toko.
Sementara Riris sibuk mengurus Didi, dari memandikan hingga mengajaknya tidur.
Karena Didi sudah terbiasa, jika sehabis mandi langsung tidur.
3 Jam berlalu..
"Ini villa yang saya maksud nyonya"Pak Doni menghentikan mobilnya di seberang villa milik Riris.
"Mah, bagaimana?apa kita turun atau bagaimana?"tiba-tiba Roy bertanya pada Maya seolah sudah tak sabar ingin menyambangi villa Riris.
"Ya turunlah!masa berdiam diri di dalam mobil, kan jadi nggak tahu ada hubungan apa Om Rofi sama orang yang ada di villa tersebut"Maya langsung keluar dari mobil.
"Ih!mamah tunggu dulu" Roy merajuk lekas ikut keluar dari mobil.
Maya berjalan berdampingan dengan Roy, keduanya lekas menyeberang jalan melangkah pasti menuju toko di sebelah villa.
Namun keduanya sangat terkejut saat melihat Cinta di dalam toko.Namun saat itu Cinta sedang sibuk melayani pembeli sehingga tidak tahu jika ada Maya dan Roy.
Roy dan Maya saling berpandangan, seolah saling ingin menanyakan tentang Cinta.
"Mah, itu kan Cinta?"Roy bertanya seolah tak percaya.
__ADS_1
"Iya Roy, tapi apa hubungan Cinta dengan Om Rofi ya?"Maya malah balik bertanya pada Roy.
"Yukk kita samperin saja ke sana"Maya menggandeng Roy untuk menghampiri Cinta lebih dekat lagi.
Saat toko telah sepi, barulah Cinta menyadari jika ada Maya dan Roy.
"Nyonya!tuan Roy!kalian kok bisa sampai di sini?"Cinta kaget saat melihat Roy dan mamahnya.
"Iya nak, kami ingin ngobrol sebentar bisa nggak?"Maya meminta persetujuan.
"Bisa nyonya, mari kita ke rumah saja "ajaknya seraya melangkah keluar dari toko.
Cinta terlebih dulu membukakan pintu gerbang supaya Roy dan Maya lekas masuk.
Barulah Cinta melangkah ke rumah, di ikuti oleh Roy dan Maya.
"Bu-ibu?! "Cinta berteriak memanggil Riris yang ada di dalam rumah.
"Iya nak "Riris keluar dari rumah seraya menuntun Didi.
"Eh ada tamu, maaf saya nggak tahu.Mari masuk "Sapa Riris saat melihat Roy dan Maya.
Riris penasaran dengan dua tamu yang tak di kenalnya, hingga dia meminta Mamang dan bibi untuk sementara menjaga toko.
Maya dan Roy segera masuk rumah Riris.Setelah semuanya duduk, barulah Maya memberanikan diri berkata.
"Katakan saja nyonya, saya dan ibu akan mendengarkan"ucap Cinta tersenyum ramah.
"Nak, kamu kenal dengan mereka?"bisik Riris penasaran.
"Iya bu, kenal sesaat nggak kenal banget "Cinta membalas bisikan Riris.
"Begini bu, apakah kalian kenal dengan orang yang ada di ponsel ini?"Maya menunjukkan foto Rofi yang ada di ponselnya.
"Deg "Hati Cinta bergetar, sejenak dirinya terdiam dan sekilas kejadian buruk itu melintas kembali di benaknya.
"Ya, saya mengenalnya karena orang itu adalah mantan suami saya "Riris memberanikan diri menjawabnya.
Sejenak Maya dan Roy saling berpandangan satu sama lain.
"Berarti Cinta anak dari Om Rofi?"Roy memberanikan diri bertanya.
"Bukan!saya bukan anak si brengsek itu!"Cinta keceplosan dan berlalu pergi begitu saja seraya menggendong Didi.
"Begini nyonya, Mas Rofi memang suami saya tapi bukan ayah Cinta.Karena Cinta adalah anak angkat kami "ucap Riris sedikit gugup.
__ADS_1
"Tapi kenapa sepertinya Cinta sangat membencinya ayah angkatnya?"tanya Roy menyelidik.
"Maaf, saya tidak bisa menjelaskannya karena ini adalah masalah pribadi "jawab Riris.
"Oh iya maaf, bagaimana kalian kenal dengan mantan suami saya?"tanya Riris penasaran.
"Karena saya mantan istri Mas Rofi, saya bercerai dengannya belum lama ini "jawab Maya.
"Terus maksud nyonya kemari untuk apa??karena kami sudah lama sekali putus hubungan dengan Mas Rofi.Sejak saya hamil anak saya yang bungsu hingga saat ini tidak pernah bertemu denganya "tanya Riris menyelidik.
"Maafkan saya,bu.Saya cuma penasaran saja karena saat asisten saya mengantarkan Mas Rofi,katanya dia berhenti di depan villa ini.Sementara saat dulu kita menikah, Mas Rofi tidak pernah bercerita tentang masa lalunya yang telah memiliki anak "ucap Maya.
"Memangnya kapan Mas Rofi kemari, sementara saya sama sekali tak bertemu de ngannya"tanya Riris penasaran.
"Kemarin lagi bu, kata sopir pribadi saya saat Mas Rofi memencet bel pintu gerbang ada ketiga anak ibu sedang bermain di halaman.Tapi malah ke tiga anak ibu lari masuk dalam rumah dan tak keluar lagi "ucap Maya panjang lebar.
Sejenak Riris terdiam, mengingat kejadian kemarin pagi.
"Berarti dugaanku kemarin benar, kalau yang datang Mas Rofi.Tapi kenapa Dika dan Dede ngomongnya kok orang gila?apa sebegitu bencinya anak-anakku pada ayah kandungnya sendiri?"gumamnya dalam hati.
"Ya sudah bu, kami permisi.Mohon maaf jika kami berdua telah mengganggu waktu ibu, assalamu alaikum "ucap Maya seraya beranjak dari duduknya tak lupa menyalami Riris.
Riris menerima jabatan tangan Maya dan Roy dengan hanya seulas senyum tanpa berkata apa-apa.
Roy melangkah keluar mengikuti langkah kaki Maya, dengan penasaran yang menggebu atas sikap Cinta tadi.
"Kenapa Cinta begitu benci pada Om Rofi??jadi penasaran loh, tapi bagaimana aku membuka tabir rahasia ini?"gumamnya dalam hati.
"Ternyata Mas Rofi pernah punya anak, tapi kenapa dulu tak pernah cerita ke aku?"gumam Maya dalam hati.
Selama perjalanan pulang, Maya dan Roy hanya diam saja.Keduanya asik dengan lamunannya masing-masing.
Roy sedang mencari cara, supaya bisa mengetahui kenapa Cinta sangat membenci Rofi.
Sedang Maya masih belum percaya saja, kenapa Rofi menyimpan rapat-rapat masa lalunya dari nya.
Bagi vote nya donk kk
Sedikit visual Narti
Narto
__ADS_1
Visualnya muda banget y🤭🤭🤭