
Seperginya Hanna,Pram terpaku sendiri di warung mie ayam.Pram memandangi mie ayam yang sudah tersaji 2 porsi.
Bukan karena mie ayamnya yang sedang Pram pikirkan,tapi saat ini Pram sedang memikirkan perkataan Hanna yang sempat terjeda.
"Hanna telah bertemu dengan anaknya namun anaknya menderita tapi bukan sedang sakit terus menderita karena apa ya,apa menderita karena miskin kekurangan atau bagaimana??"gerutu Pram dalam hati."
"Kenapa juga suaminya pake acara telfon telfon segala di saat Hanna mau membuka hatinya untuk ngobrol sama aku??"gerutunya kembali."
Pram memutuskan untuk pulang,sudah tak nafsu untuk makan mie ayamnya.
"Mba mba "panggilnya."
"Iya mas?"jawab seorang pelayan."
"Total berapa mau saya bayar tapi ini mie silahkan di makan mba sama temen mba saja daripada mubazir,ini juga masih utuh "ucap Pram sembari memberikan uang 50 ribu pada pelayan tersebut."
Sang pelayan menerimanya dan mengambil uang kembalian,tak lupa juga sang pelayan mengucapkan terima kasih atas pemberian mie ayamnya.
Pram melangkah pergi dari warung mie ayam dengan sejuta tanya di lubuk hatinya yang terdalam.
Tapi Pram takkan menyerah untuk mengetahui keberadaan anak kandungnya dari hubungannya terdahulu dengan Hanna.
Bagaimanapun anak dan Pram ingin menebus dosa dosanya pada anaknya tersebut.
Pram malah semakin penasaran dan akan terus mencari tahu keberadaan anak kandungnya yang telah di buang oleh Hanna.
Pram sangat merasa berdosa pada anaknya tersebut.Gara gara dirinya egois dan tak mau bertanggung jawab,kini yang jadi korban anaknya.
"Ya Allah betapa berdosanya aku pada anakku,karena dulu aku tak mau mempertanggung jawabkan perbuatanku hingga Hanna berbuat nekad dan membuang anak kita "gerutu Pram di saat melajukan motornya."
Tak terasa meneteslah bulir bening dari pelupuk matanya.
Pram telah berniat akan jujur pada Desy namun setelah Pram menemukan anak kandungnya dari hubungannya dengan Hanna.
Waktu berjalan tak terasa pagi saja,namun Rofi tak semangat kerja karena peristiwa memalukan yang terjadi kemarin siang.
Rofi ga menyangka jika Riris benar benar menggugat cere dirinya,bahkan Rofi tak tahu jika Riris ternyata telah melahirkan.
"Perut Riris sudah kempes sudah melahirkan,anaknya laki laki atau perempuan ya "gumamnya."
Rofi melajukan motor ke tempat kerjanya dengan sangat malas,begitu juga dengan Pram.
Keduanya bertemu di tempat kerja dengan kondisi sama sama kusut,sama sama murung,sama sama cemberut.
__ADS_1
Hingga keduanya saling menyimpan rasa tanya di hati mereka satu sama lain.
Hingga Pram lebih dulu bertanya pada Rofi .
"Loe kenapa kusut begitu bro?"tanyanya."
"Loe juga kenapa kusut seperti itu?"Rofi malah balik bertanya pada Pram."
"Ditanya malah nanya "rajuk Pram ketus."
"Hhemm iya iya gwe akan cerita nech,kalau gwe kemaren tuh kepergok sama pak RT dan warga setempat saat gwe lagi kuda kudaan di rumah gwe "ucap Rofi."
"Lah kok bisa,lagian loe juga lucu biasa kan loe kalau main kuda kudaan di hotel bukan di rumah "cebik Pram terkekeh."
"Iya mungkin Riris yang lapor karena sebelumnya Riris datang ke rumah membawa surat cere untuk di tanda tangani gwe "ucapnya."
"Hhemm akhirnya Riris gugat cere loe,bilangnya cinta mati "cibir Pram sinis "
"Tak tahulah sekarang status gwe duda,lah loe sendiri kenapa murung?"tanya Rofi pada Pram."
"Gwe lagi ingin menebus dosa gwe sama selingkuhan gwe"ucap Pram menghela nafas panjang."
"Maksudnya loe ingin nikahin dia??"tanya Rofi ."
"Sadis amat selingkuhan loe sampai buang anak kandungnya sendiri "cibir Rofi."
"Itu semua karena salah gwe bro dan saat ini gwe ingin memperbaiki diri dan menebus salah dan dosa gwe sama anak gwe,tapi gwe belum tahu keberadaannya dimana dan cewe atau cowo "ucap Pram murung."
"Kenapa loe ga tanya sama selingkuhan loe itu?"tanya Rofi."
"Nah itu bro yang bikin gwe mikir,saat gwe ga sengaja ketemu mantan pacar saat dia lagi jelasin tentang anak kita ehh suaminya telfon dia buru buru pulang gitu"rajuk Pram memukul mukul kepala sendiri."
Rofi hanya diam saja tak membalas lagi ucapan dari Pram.
Karena Rofi juga sedang memikirkan anaknya yang bayi lahir cowo atau cewe.
Rofi juga masih memikirkan Hanna namun dirinya sudah tak mungkin lagi bisa mendekati Hanna,karena Hanna telah tahu siapa sebenarnya dirinya.
Berbeda dengan Riris yang saat ini juga telah memikirkan ucapan Hanna saat menemani dirinya ke rumah Rofi meminta tanda tangan untuk surat cerenya.
"Apa maksud ucapan Hanna kemarin,apa mereka pernah bertemu?kemarin aku belum sempat bertanya pada Hanna tentang hal ini "gerutu Riris sambil menggendong babynya."
Tiba tiba Cinta datang menghampiri Riris mengeluh perutnya sakit dan kram.
__ADS_1
Hingga Riris menelfon Narti untuk meminta tolong memeriksakan Cinta.
Namun Narti telah mempunyai dokter pribadi yakni Neni teman baik Narti.
Narti mengajak Neni ke villa untuk memeriksa Cinta.
"Bagaimana Nen kondisi bayi dan ibunya ?"tanya Narti penasaran."
"Kalian ga usah khawatir karena hal ini wajar sering terjadi di usia kehamilan 8 bulan karena saat janin tumbuh besar,rahim juga bergerak miring ke kanan atau ke kiri.Akibatnya rahim bisa menjadi kencang atau mengalami kontraksi.Hal ini yang memungkinkan Cinta merasa kram perut lebih sering saat hamil tua "ucap Neni panjang lebar."
"Syukurlah jika tak apa apa,pikirku Cinta akan melahirkan "ucap Narti ."
"Belum kok Nar "ucap Neni singkat."
"Ada beberapa cara untuk mengatasi kram perut jika suatu waktu terjadi yakni"
1.Berbaring atau duduk sementara waktu
2.Mandi air hangat.
3.Kompres bagian perut yang kram dengan air hangat.
4.Cobalah untuk rileks dan tenang.
5.Minum banyak cairan ,jika kram terjadi karena kontraksi Braxton Hicks.
Demikian penjelasan panjang lebar dari dokter Neni untuk Cinta.
Setelah itu dokter Neni memberikan resep vitamin dan obat penambah darah untuk Cinta,bahkan menyarankan Cinta untuk rajin minum susu ibu hamil.
Tapi Cinta tak menghiraukan ucapan dari dokter Neni,bahkan setiap mendapat obat obat atsu vitamin dan susu hamil dari bi Narti maupun tuan Malik,tak pernah di minumnya.
Cinta malah membuang semuanya tanpa sepengetahuan dari semua orang.
Karena Cinta sangat tak mengharapkan kelahiran janin yang tak semestinya di lahirkan olehnya.
Cinta sudah ingin terbebas dari derita ini,namun waktu masih 1 bulan lagi hingga anak yang di kandungnya lahir.
😟😟😟😟😟😟😟😟😟😟😟😟😟😟😟😟😟😟
Mohon dukungan like,vote ,favorit ka..
Biar auhtor semangat upp..
__ADS_1