Ayah Angkatku Ayah Anakku

Ayah Angkatku Ayah Anakku
Part 77


__ADS_3

Setelah Maya mencicipi semua masakan yang ada di meja makan.Maya langsung mengambil piring dan melahap makanan di meja makan.


"Hemm rasanya seperti masakan resto resto ternama,hhemmm nikmatnya "gerutu Maya tak henti hentinya makan."


"Jadi penasaran sama pemasaknya nech,harus ketemu pokoknya karena makanannya top markotop "gerutu Maya sesekali terkekeh sendiri."


Waktu berjalan begitu cepatnya,tak terasa telah siang.Cinta telah di tunggu oleh anak buah Roy.


Segera Cinta masuk dalam mobil karena tak ingin berlama lama,khawatir Roy ngomel ngomel seperti wanita yang sedang datang bulan.


Tak lama kemudian,sampailah Cinta di rumah Roy.Cinta sedikit canggung karena yang ada di rumah sebesar itu cuma para pekerja Roy.


Namun kali ini Cinta sempat kaget saat turun dari mobil,Cinta mendapati ada seorang wanita paruh baya sedang duduk di teras depan rumah.


"Itu mamahnya tuan Roy,non "ucap asisten Roy."


Cinta hanya ber hooh ria dan melangkah menghampiri Maya yang sedang asik membaca surat kabar.


"Assalamu Alaikum "Cinta mengucap salam seraya tersenyum dan menyalami Maya."


"Walaikum sallam wr wb "jawab Maya seraya menerima jabatan tangan dari Cinta."


"Maaf nyonya,saya mengganggu waktu tante.Saya ijin ke dapur untuk menghangatkan masakan untuk di bawa ke kantor tuan Roy "ucap Cinta seraya tersenyum ramah."


"Eehhh kok manggilnya nyonya dan ke Roy kok tuan?"tanya Maya menyelidik."


"Memang saya sudah biasa memanggil dengan sebutan tuan Roy "ucap Cinta seraya menundukkan kepala."


Tanpa sepengetahuan Cinta,Maya mengamati Cinta dari ujung kaki sampai ujung kepala.


"Cantik dan mempesona "gerutu Maya dalam hati."


"Masuklah nak,ayukk "ucap Maya seraya merangkul Cinta."


Cinta jadi salah tingkah di buatnya,namun berusah menutupi rasa gugupnya.


"Mamahnya ramah kok anaknya super duper nyebelin minta ampun"gerutu Cinta dalam hati."


Setelah sampai di dapur,si bibi telah menyiapkan masakan yang akan di hangatkan oleh Cinta.


"Nak,apa kamu yang telah memasak semua ini juga yang ada di meja makan?"tanya Maya penasaran."


"Iya nyonya,saya yang memasak "jawab Cinta singkat."

__ADS_1


"Nak,jangan memanggil nyonya tapi panggil saja tante "ucap Maya seraya mengusap bahu Cinta."


"Baiklah nyonya eh tante,mmaff "ucap Cinta seraya gugup."


Setelah semua di hangatkan dan di kemas dalam sebuah wadah,Cinta berpamitan pada Maya untuk mengantar makan siang ke kantor Roy.


Seperginya Cinta,Maya semakin bingung dan penasaran ingin tahu lebih jelas apa hubungan Cinta dan Roy.


"Aku jadi semakin tak mengerti,sebenarnya apa hubungan gadis tadi dengan Roy.Kalau pacar masa iya manggil ke Roy dengan sebutan tuan??tapi kalau bukan pacar,ngapain pula masakin buat Roy dan antar ke kantor pula??"gerutu Maya seraya menggaruk garuk kepalanya."


Sementara saat ini Cinta telah sampai di kantor Roy.Segera Cinta melangkah ke ruangang Roy.


Kebetulan siang ini Cinta tepat waktu sehingga tidak menunggu lama di luar halaman kantor.


Cinta segera menyiapkan makan siang Roy tanpa ada sepatah kata.Cinta duduk menunggu Roy selesai makan siang.


"Kenapa kamu ga ikut makan siang,seperti biasanya?makanlah juga,kalau tidak..


Belum juga Roy menyelesaikan ucapannya,Cinta telah menyela.


"Iya iya makan,ga usah ngancam ngancam bosen aku dengernya "ucap Cinta seraya mengambil makan siang."


Sejenak Roy menghentikan makan siangnya untuk mengamati wajah Cinta yang terlihat murung dan jutek.


"Ga apa apa,kamu baru sadar mukaku seperti ini??bukannya setiap hari mukaku seperti ini"cebik Cinta seraya menyuap makan tanpa menghiraukan Roy yang sedari tadi menatapnya tanpa berkedip."


Roy tak berkata apa apa dan melanjutkan makan siangnya.


"Ya Allah,kapan aku terbebas dari orang ketus super nyebeli kaya Roy ini"gerutu Cinta dalam hati."


Setelah keduanya selesai makan siang,Cinta segera menata wadahnya kembali seperti semula.


Dan lekas berpamitan pulang karena tak ingin berlama lama bersama Roy.


"Tunggu sebentar "ucap Roy menahan Cinta saat akan pulang."


Cinta menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Roy dengan wajah murung.


"Ada apa lagi?"cebik Cinta ketus."


"Bisakah kamu sedikit tersenyum saat bersamaku?"tiba tiba Roy berucap yang membuat Cinta melonjak kaget."


"Tidak bisa "jawab Cinta seraya melempar pandangan ke lain arah."

__ADS_1


"Sudah kan,cuma hanya ingin ngomong seperti itu??!!"cebik Cinta ketus."


"Hhemm kamu tak usah mengantar wadah makan siang ke rumah,letakkan saja di mobil biar anak buahku yang mengantar,nanti kamu langsung saja pulang ke kontrakan di antar anak buahku "ucap Roy panjang lebar."


"Tak perlu,aku bisa pulang sendiri.Kalau begitu wadah ini akan aku berikan ke anak buahmu!!"cebik Cinta ketus."


"Baru kali ini ada seorang gadis yang berani membantah dan berucap ketus padaku,padahal selama ini semua gadis gadis yang selalu memujaku menyanjungku tak pernah seperti dia"gerutu Roy seraya mengusap wajahnya dengan kasar."


Tanpa Roy sadari,Cinta telah pergi meninggalkan ruang kerja Roy.


"Huhh dasar gadis aneh,pergi seperti hantu saja"gerutu Roy seraya menghela nafas panjang."


Roy kembali melakukan aktifitasnya di kantor,sementara saat ini Cinta sedang berada di dalam mobil menuju arah pulang ke kontrakan di antar oleh anak buah Roy.


Tak berapa lama sampailah Cinta di kontrakan,namun tak seperti biasanya.


"Kok kontrakan sepi sekali,Ika sama Mey kemana ya?"gerutu Cinta mencari keberadaan teman baiknya."


Cinta menemukan secarik kertas di atas meja,yang ternyata adalah pesan dari dua temannya.


Dua temannya ternyata sedang pulang ke rumah masing masing.Sejenak Cinta merindukan Hanna dan tuan Malik.


"Apa aku pulang juga ya,kan ga begitu jauh??aku kangen sama ibu dan ayah tapi aku malas kalau ketemu Attha "gerutu Cinta seraya menghela nafas panjang."


Selagi asik melamun,ponsel Cinta berdering ternyata ada panggilan telfon dari Hanna.


📱 "Assalamu alaikum,bagaimana kabarmu di sana nak??"tanya Hanna."


📱 "Walaikum sallam wr wb,kabar Cinta baik baik saja.Bagaimana kabar ibu dan ayah sehat juga kan?"tanya Cinta."


📱 " Ibu sama ayah baik baik saja kok nak" u cap Hanna."


Sejenak Cinta dan Hanna bercengkrama di panggilan telfon.Setelah beberapa lama,mereka berdua menutup panggilan telfon mereka.


"Bagaimana kabar Cinta?"tanya Pram."


"Cinta baik baik saja di sana"jawab Hanna singkat."


"Syukurlah kalau begitu "ucap Pram."


"Kita sudah tidak bisa mencelakai Rofi lagi,karena sekarang ruang rawat Rofi di jaga ketat.Sepertinya wanita yang saat ini bersama Rofi seorang yang kaya raya "ucap Pram."


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝

__ADS_1


__ADS_2