
"Bi,kemari dong bi "teriak Cinta dari dalam rumah."
Narti berjalan cepat sambil menggendong bayinya Cinta.
Pram berpikir sejenak tentang kerumitan ini.
"Riris kenapa tahu Hanna??dan Narti ini apakah adik Hanna atau adik tuan Malik ya?karena Cinta memanggil Narti dengan sebutan bibi "gerutunya dalam hati."
Selama ini Pram berteman dengan Rofi tak tahu siapa saja keluarga Rofi.Pram hanya tahu Riris istrinya Rofi.
Pram tidak tahu adik Rofi sehingga Pram tidak mengenal Narti.
Sementara saat ini Riris juga tengah sibuk mengurus baby Didi yang semakin besar semakin tambah pintar.
Riris sudah bisa melupakan kepahitan hidupnya,kini Riris telah membuka toko kecil kecilan di depan villa juga sebuah pom bensin mini.
Riris belum bisa bekerja lagi karena repot ada baby Didi,hingga memutuskan untuk membuka toko kelontong di depan villa yang kebetulan adalah jalan raya besar.
Riris juga tak ingin terus terusan merepotkan Narto dan Narti.
Kehidupan berjalan begitu cepat,tak terasa usia bayinya Cinta sudah 40 hari.
Seperti janji tuan Malik,dirinya telah menalak Cinta di depan Hanna dan pengacaranya untuk menjadi saksi.
Hati Cinta belum juga bisa terbuka untuk bayinya yang sudah terlihat menggemaskan.
Cinta sama sekali tak mau memberi ASI dan tak mau memberikan nama pada bayinya itu.
Tuan Maliklah yanh memberi nama anak Cinta dengan nama Attallah yang artinya hadiah,karunia Allah.
Baby Atta selalu di rawat oleh Hanna tanpa bantuan baby sister.Karena Hanna ingin merasakan menjadi seorang ibu merawat seorang anak.
Sementara tuan Malik memberi saran supaya Cinta melanjutkan studynya yakni untuk Cinta berkuliah.
"Nak,saat ini kamu telah melahirkan,ayah punya saran bagaimana kalau sebaiknya kamu kuliah saja?"tanya tuan Malik seraya menatap Cinta sendu."
"Wahh beneran kan yah,dari dulu Cinta sangat mengharapkan kuliah"ucap Cinta sumringah."
"Iya nak,masa ayah berbohong sama kamu nak??"ucap tuan Malik terkekeh."
__ADS_1
"Tapi Cinta maunya kuliah di luar kota biar Cinta ga tiap hari lihat si Atta,bikin tiap hari makan hati dan ingat semua kejadian malam itu yah"ucap Cinta tertunduk lesu."
"Baiklah nak,terserah kamu saja asala kamu bisa bahagia ,ayah sama ibu juga bahagia iya kan bu?"ucap tuan Malik seraya menatap Hanna."
"Iya ayah,yang penting anak kita bahagia dan benar benar melupakan kepahitan masa lalunya "ucap Hanna sumringah."
"Bagus juga kalau Cinta keluar kota secara kan Pram tidak bisa mendekati Cinta untuk memperoleh hak sebagai seorang ayah "batin Hanna."
Karena sampai detik ini Hanna belum juga berhasil untuk membuat Pram resign dari tempat kerjanya sebagai security di rumah Hanna.
Padahal sudah berbagai cara Hanna lakukan tapi tetap tidak berhasil juga.Setiap Hanna menjebak Pram,selalu saja tuan Malik membelanya bukan memecatnya hingga Hanna jengah dan lelah.
"Rencana kamu ingin kuliah di bidang apa nak?"tanya tuan Malik menyelidik."
"Cinta ingin kuliah di bidang tata boga yah,karena dulu Cinta juga sekolah jurusan tata boga "ucapnya antusias."
"Baiklah nak,kamu bisa cari informasi dulu di sosial media,di kota mana kiranya ada sebuah universitas yang favorit untukmu "ucap tuan Malik."
"Baik yah siap,terima kasih ya ayahku sayang"ucap Cinta tak sungkan memeluk tuan Malik."
Peristiwa itu tak luput dari pandangan Pram yang kebetulan ingin menemui tuan Malik karena ada tamu mencarinya.
"Harusnya saat ini aku yang merasakan pelukan hangat anakku bukan tuan Malik,hanya melihat seperti ini saja hatiku sakit sekali ya Allah "batin Pram terpaku menatap keakraban Cinta dan tuan Malik di depan pintu ruang tengah."
"Eh mas Pram,ada apa ya mas?tanya tuan Malik seraya menatap Pram yang sedang mematung."
"Ehhh maaf mengganggu kenyamanan tuan bersama keluarga,maaf tuan di teras depan rumah ada tamu sedang menunggu tuan kalau ga salah namanya tuan Narto "ucap Pram mencoba tersenyum seraya sesekali melirik Hanna."
"Ohh iya mas Pram,tolong bilang saja sebentar lagi saya akan ke teras depan "jawab tuan Malik."
"Wahh ada paman Narto bu,boleh ya Cinta menyapa paman Narto?"sela Cinta meminta ijin pada Hanna."
"Iya nak ga apa apa "jawab Hanna ."
Pram terhenyak kaget bagaimana bisa Cinta tahu dan kenal bahkan memanggil tamunya tuan Malik dengan sebutan paman?
"Banyak sekali teka teki misteri di rumah ini,hufft bikin aku semakin pusing saja jika ingin mengetahui semua misteri keluarga ini"batin Pram."
"Hallo paman,bagaimana kabar paman??"tanya Cinta menyalami Narto."
__ADS_1
"Alhamdulillah baik nak,kamu sendiri bagaimana??"Narto balik bertanya."
"Alhamdulillah Cinta juga baik kok paman"jawab Cinta menyunggingkan senyum."
Setelah menyapa Narto,Cinta kembali masuk dalam rumah.
Sementara tuan Malik mengajak Narto pindah ke ruang tamu supaya ngobrolnya lebih nyaman.
Tuan Malik dan Narto membicarakan tentang kerjasama mereka.
Setelah itu barulah ngobrol ringan membahas rencana tuan Malik untuk menguliahkan Cinta.
Narto turut bahagia mendengar Cinta akan melanjutkan studynya.
"Alhamdulillah ya Allah,perlahan tapi pasti kehidupan Cinta akan berubah lebih baik lagi "batin Narto."
Bahkan Narto memberi saran universitas yang terbaik di kota Y.
Setelah selesai dengan urusannya,Narto berpamitan pada tuan Malik untuk kembali ke tempat kerja.
Tuan Malik masih istirahat di rumah karena dokter yang menyarankan beberapa hari lagi,supaya kondisi tuan Malik benar benar sehat total.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
Waktu berjalan begitu cepat,saat ini Hanna dan tuan Malik mengantarkan Cinta ke kota Y untuk berkuliah.
Cinta juga tak lupa berpamitan pada Riris juga adik adiknya.Serta berpamitan pada paman Narto dan bibi Narti untuk meminta doa restu dari semuanya supaya Cinta benar benar bisa jadi orang sukses setelah kuliah kelak.
Cinta sangat lega karena telah terbebas dari deritanya selama beberapa bulan.Cinta juga bahagia karena bisa melanjutkan pendidikan.
Impian Cinta yang sempat tertunda karena kejadian itu kini telah terlaksana.Cinta akan fokus belajar dengan kuliahnya.
Cinta tidak akan mengecewakan keluarganya,terutama tuan Malik.Cinta berjanji pada dirinya sendiri untuk benar bebar kuliah dan menjadi orang sukses yang bisa membuat bangga Hanna dan tuan Malik.
Tuan Malik telah mengatur semua dan telah mempersiapkan semuanya untuk Cinta.
Tuan Malik telah memberikan black card buat Cinta,supaya segala kebutuhan Cinta selama study di kota Y terpenuhi.
Cinta tinggal di sebuah kontrakan kusus mahasiswi di kampus yang akan Cinta singgahi.Cinta sangat senang karena bertemu dengan teman teman seusianya.
__ADS_1
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕