Bapak Tentaraku

Bapak Tentaraku
Bab 25


__ADS_3

***


“Saya pikir keluarga pak Lukman itu keluarga baik - baik, ternyata anak satu - satunya dia bisa berbuat hal serendah itu” ujar seorang ibu - ibu yang berusaha memanaskan warga lain.


“Iya bu saya juga gak menyangka, padahal sudah tunangan kan”


“Iya bu, mungkin sudah kebelet kali bu”


“Iya bisa jadi, dia kan Tentara ya tapi kok kelakuannya kayak binatang gitu”


Keempat ibu - ibu ini terus saja menghujatku, Andi dan keluargaku.


“Hahaha, ya maklum kali bu mungkin masuk Tentaranya hasil sogokan jadi wajarlah kelakuannya bejat kayak gitu”


“Tapi kasian ya pak Lukman dan bu Niken punya anak seperti Kanza. Sangat memalukan”


“Iya kasian” jawabtiga ibu - ibu lainnya.


Aku masih saja duduk berdiam diri di tengah - tengah ayah dan mama. Aku sangat bersedih dengan semua yang terjadi hari ini. Hari ini adalah hari yang paling buruk dalam hidupku aku tidak mau hal ini terulang lagi, cukup hari ini.


“Sabar ya sayang” mama terus memelukku memberi semangat untukku.


Ayah juga terus saja menangis tidak menyangka anaknya yang dia banggakan selama ini bisa berbuat hal sekeji ini. Ayah tidak sama sekali menatapku, ia hanya duduk berdiam diri di sampingku.


“Mama boleh tanya sayang, apa benar kamu telah melakukan hubungan sama Andi. Jawab mama sayang” mama mengoyang - goyangkan bahuku menanyaku untuk jujur kepadanya.


“Gak ma” air mataku berjatuhan lagi “aku gak pernah sama sekali berbuat hal itu”


“Jawab jujur nak, tatap mata mama” memegang tanganku.


Dalam tangisanku berusaha menjawab pertanyaan mama “gak ma, demi Allah ma, Kanza gak pernah melakukan itu. Bang Andi selama ini sangat baik menjagaku dia tidak pernah berbuat hal apa pun kepadaku. Dia tidak pernah menyentuhku” aku menjelaskan sedetailnya kepada mama.


“Apa benar begitu sayang, kamu sudah jujur sama mama” tanyanya lagi memastikan aku tidak berbohong kepadanya. “Tapi kamu hamil kata mereka sayang” suaranya menjadi lebih serak karena tangisannya tidak bisa berhenti.


“Iya ma, mama boleh cek ke dokter. Mama boleh bawa aku kedokter” aku berusaha meyakinkan mama. Aku memperbolehkan diriku dibawa ke doktek kandungan.


Pak RT datang menemui kami. Ayah bangun mengajaknya berbicara empat mata.


“Pak boleh saya berbicara sebentar di sana” Ayah berjalan ke ruangan sebelah utara. Pak RT mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


**


“Pak apa yang sebenarnya terjadi”


“Jadi begini pak Lukman, saya mendapat laporan dari seorang warga yang mengatakan kalau anak bapak yang bernama Kanza sedang hamil di luar nikah dan dia melakukan hubungan di luar nikah itu di rumah bapak sendiri. Warga ini juga yang menjadi saksi dari kejadian ini” jelasnya secara detail.


“Kalau boleh saya tahu siapa nama warga itu”


“Jujur saja saya katakan warga itu Saskia keponakan bapak sendiri”


Saskia, batin ayah.


POV


Andi dan Adam sudah sampai di rumah Saskia yang berada tepat di samping rumahku. Saskia melihat kedatangan seseorang di balik jendela.


“Ma kalau ada yang tanya Kia, mama bilangin Kia gak ada di rumah ya” Saskia bergegas masuk ke kamarnya.


“Assalamualaikum” Andi mengetuk pintu.


“Waalaikumsalam” jawab bu Rita yang tidak lain adalah bundaku, adik dari mamaku. “Andi, Adam ada apa ya” tanyanya.


“Saskianya lagi di luar, pergi sama temannya”


“Buk, ibu gak usah bohong, saya tahu Saskia ada di kamar. Tadi saya melihat dia mengintip di jendela” seru Andi dengan nada keras. Andi langsung masuk mencari kamarnya Saskia.


“Ada apa ini sebenarnya, apa yang anak saya lakukan, sampai - sampai kalian terlihat sangat marah kepadanya” bu Rita menjatuhkan air matanya ketakutan melihat wajah Andi.


“Ibu tenang dulu ya nanti saya jelaskan” pangkas Adam menenangkannya.


“Dimana kamu Saskia, kurang ajar kamu” Andi menedang beberapa pintu membukanya. Di pintu terakhir BAAAAMM suara dobrakan pintu yang ditendang Andi. Di sini kamu rupanya” Andi menarik tangan Saskia secara paksa membawanya ke ruang tamu dimana Adam dan mamanya berada.


“Ndi tolong lepaskan anak saya” ringgis bu Rita.


“Sekarang kamu jujur sama saya, kenapa kamu lapor kepada pak RT kalau Kanza hamil karena saya”


“Iya memang benar kan” jawabnya lantang.


“Apa??? Kanza hamil” bu Rita syok mendengar kabar kehamilan ku.

__ADS_1


“Oh kamu mau saya bawa kamu ke kantor polisi, ayo kalau gitu” menarik tangan Saskia lagi.


“Kan kamu yang menghamili dia, kenapa saya yang mau kamu bawa ke kantor polisi” menunjuk ke wajahnya Andi, jawabannya terus memojokkan Kanza “wajarlah Kanza hamil, Kanza kan LONTE”


“Kurang ajar ya kamu” Andi menamparnya sangat keras wajahnya benar - benar emosi “lancang banget mulut kamu”


Saskia merasa ketakutan dengan perbuatannya, ia tidak menyangka Andi akan berlaku kasar kepadanya.


“Saya tidak main - main ya, saya gak pernah mengusik hidup kamu. Kenapa kamu mengusik hidup aku dan Kanza. Kamu mau apa sebenarnya??” Andi semakin emosi dengan Saskia yang benar - benar sudah melewati batas.


Aku ngomong saja deh ya, dari pada nanti aku di penjara. Andi kan tentara, batinnya. “Se…se…sebenarnya aku iri sama Kanza, dia selalu bisa lebih dari aku. Dia selalu mendapatkan yang terbaik dari aku seperti kamu. Jadi aku berusaha menghancurkan itu semua, supaya Kanza menderita”


Andi terdiam mendengar alasan Saskia, mulutnya sampai terbuka matanya melotot ke arah Saskia.


“Jadi kemaren pas aku pulang ke rumah, aku melihat kamu dan Kanza sedang bercanda ria di teras depan rumah Kanza. Hatiku semakin memanas dan aku khilaf. Jadi aku melaporkan kepada pak RT bahwa kalian berbuat mesum di rumah Kanza dan Kanza sekarang hamil di luar nikah”


“Ya ampun sayang, mama gak menyangka kamu bisa berbuat jahat seperti ini. Mama gak pernah mengajarkan kamu jahat sama orang apalagi sama sepupu kamu sendiri Kanza. Kanza begitu baik sama kamu”memeluk Saskia.


“Maafin aku ma, aku khilaf” menangis di pelukan mamanya.


“Sekarang kamu ke kantor RT, kamu jelasin semuanya di sana. Kanza diarak warga itu semua gara - gara kamu” Andi menarik tangannya membawanya ke kantor RT. Bu Rita dan Adam mengikutinya dari belakang.


***


Andi menyeret Saskia di hadapan warga. Saskia berusaha kabur dari Andi namun tidak berhasil genggaman Andi begitu kuat melekat di lengannya Saskia.


“Kamu bilang yang sebenarnya” mendorong Saskia ke depan untuk disaksikan oleh warga.


Warga yang masih berkumpul heran dengan kedatangan Andi yang menyeret Saskia di tangannya.


“Ada apa dengan Saskia” tanya ibu 1 ke ibu - ibu lainnya.


“Gak tahu juga” jawab ibu lainnya.


“Apa ada hubungannya dengan Saskia ya” tanya ibu lain.


“Saskia kenapa dibawa ke sini” teriak salah satu ibu - ibu.


#thank you atas kunjungannya. Semoga cerita ini dapat menambah inspirasi kalian.

__ADS_1


Di tunggu part selanjutnya ya bye.


__ADS_2