Bapak Tentaraku

Bapak Tentaraku
Bab 32


__ADS_3

******


Aku dan Andi keluar dari cafe menuju parkiran. Aku mengambil motorku dan Andi mengambil mobilnya. Kami pulang dengan mengendarai kendaraan masing - masing.


**


Di atas motor.


“Ya Allah, alhamdulillah ya Allah ternyata semua ini hanya bohongan. Lega deh aku sekarang, makasih sayang untuk suprisenya hari ini, kamu berhasil membuat aku menangis dan takut kehilangan kamu. Tapi kamu jahat juga sudah mengerjai aku kaya gitu. Aku benci sama kamu tapi aku juga sayang banget sama kamu, ah aku bingung” aku terus mengoceh sendirian sepanjang perjalanan.


Sementara di mobil Andi.


“Alhamdulillah akhirnya suprisenya berjalan dengan lancar, tapi kasian juga ya sama Kanza sudah aku kerjain kaya gitu. Pasti kemarin - kemarin dia bilang aku jahat karena dia pikir aku sudah selingkuh darinya. Tapi gak mungkin lah sayang aku kan sayang banget sama kamu, aku gak mungkin bisa berpaling dari kamu, kamu segalanya buat aku. Aku saja gak tahu kalau kamu gak ada lagi di hidupku. Aku gak yakin bisa melanjutkan hidupku” Andi melajukan mobilnya dengan pelan.


**


Sampai di rumah seperti biasa aku memarkirkan motor kesayanganku di garasi, menaruh helm di spion lalu berjalan masuk ke dalam rumah.


“Mamah… ayah…” panggilku mencari kebedaaan mama dan ayah.


Namun tidak ada jawaban dari mama dan ayah. Aku berjalan masuk ke dalam kamar. Plaak.., bunyi gagang pintu. Aku menghidupkan lampu


“Haaaaai, selamat ulang tahun anak cantiknya mama” mama dan ayah berdiri di samping lemari menunggu kepulanganku.


“Mama, ayah” aku memeluk mereka.


“Selamat ulang tahun ya anak ayah, semoga kamu bisa menjadi anak yang baik, yang taat agama sayang sama ayah sayang sama mama, kamu menjadi istri yang baik untuk suamimu kelak. Bisa membanggakan ayah dan mama” ucap ayah.


“Iya selamat ulang tahun ya sayang, semoga kamu menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya terima kasih sudah menjadi putri terbaik mama dan ayah, sayang sama mama sama ayah. Mama doakan semoga kamu cepat nikah sama Andi menjadi istri solehah buat dia, oh iya ini kado dari mama dan ayah semoga kamu suka ya” mencium kedua pipiku “sekarang kamu istirahat ya. Besok sekolahkan” mama dan ayah keluar dari kamarku setelah memberiku hadiah.


“Terima kasih ya ma, ayah untuk kadonya”


“Iya sayang, mama dan ayah mau istirahat dulu ya” menutup pintu kamarku.


Aku mengambil handuk lalu pergi ke kamar mandi. Setelah mandi dan mengenakan pakaian tidur aku duduk di atas kasur membuka kado dari mama dan ayah. Kemudian aku mengambil handphone dari tasku mengirimkan pesan untuk Andi.


Via chattingan


Aku


Hai… bapak tentara apa kabar.


Tak butuh waktu lama Andi membalas pesanku.


Andi


Iya sayang, kenapa kangen ya sama aku baru tadi ketemu. Oh Iya dong pastinya. Aku kan ganteng jadi wajarlah kalau kamu kangen sama aku. Aku tahu itu.


Aku


Ih apa sih, garing banget. Yang kangen sama kamu siapa.


Andi


Kamu lah, siapa lagi yang bucin sama aku.


Aku


Hei bukankah kamu mengada - ada itu. Sungguh aku tidak seperti itu ya.


Andi


Dih ngomongnya kaku banget. Mode ibu gurunya keluar ni jadi ngomongnya harus pakek EYD ya miss.


Aku


Hahaha duh bapak Wanda Andriansyah bisa saja ya. Eh sok tahu kamu, sekarang sudah gak disebut EYD lagi tahu, sudah PUEBI. Makanya jangan sok tahu.

__ADS_1


Andi


Iya deh ibu guru cantik, aku mah mana paham.


Aku


Ciee yang bilang aku cantik, baru sadar kamu kalau aku cantik, kemana saja.


Andi


Jampok


(Jampok \= burung hantu, istilah untuk orang yang membanggakan dirinya sendiri atau memuji diri sendiri)


Aku


Masak cantik begini dibilang jampok impossible kali, by the way kamu lagi apa sayang


Andi


Aku???


Aku


Iya kamu


Andi


Aku?? Jadi duta sampo lain??


Aku


Krik krik krik, serius sayang


Andi


Aku


Tumben biasa jaga kantor, memangnya gak takut tuh kantornya hilang gak dijagain.


Andi


Kan dia ini, aduuh si princessku ini berani ya sekarang kamu godain aku. Seharusnya yang aku takutkan itu bukan kehilangan kantor tapi kehilangan kamu di hidup aku. Kamu pahamkan sayang gimana rasanya.


Aku


Andi sedang mengetik…..


Aku membalas pesan Andi karena menunggu balasannya yang superlama.


Andi


Aku benar - benar jatuh cinta sama kamu, rasa sayang aku gak main - main sama kamu. Kalau misalnya cinta itu bulat kayak bola seluruh bulatan itu aku kasih ke kamu. Kamu paham gak sih. Gak tahu deh aku jelasin kayak gimana. Yang jelas seluruh hati aku, cinta aku semuanya untuk kamu. Gak ada sedikit pun aku ingin mengkhianati kamu atau sekedar berpaling dari kamu. Aku harap kamu bisa menjaga seluruh cinta yang aku berikan untuk kamu. Kamu perempuan ketiga yang aku cinta setelah mama dan kakakku.


Aku membaca pesan dari Andi. Aku mencerna setiap kata yang ia tulis “ya Allah sebesar inikah cinta yang bang Andi berikan untuk. Ya Allah terima kasih engkau telah mengirimkan seorang lelaki yang begitu cinta kepadaku, sayang kepadaku dan sangat perduli kepadaku. Awai kecewa meulungkop\-lungkop, jino bahagia meusalop salop” aku tersenyum haru membaca pesan dari Andi. Perasaanku kepadanya bertambah berjuta \- juta kali lipat. Andi memang benar \- benar lelaki yang kuharapkan kehadirannya selama ini. Dia telah menghapus luka dihatiku dan menggantikannya dengan kebahagiaan yang diberikan untukku dengan segala macam caranya.


Aku


Sayang di dunia ini gaada yang sempurna, lantas dari mana kamu berasal?


Andi


Aku kan pangeran you know lah dari mana aku berasal, ya kan tuan putri


Aku


Jadi kamu pangeran aku tuan putri gitu?

__ADS_1


Andi


Iya gitu… aku pangeran kamu putri duyung


Aku


Entahlah aku pun tak tahu


Andi


Sorry ya aku tempe


Aku


Ya kali dia pikir makanan


Andi


Kamu kan suka makan


Aku


Kamu apa salahnya


Andi


Ya gak ada salah


Malam semakin larut aku juga terlarut dengan kebucinanku kepada Andi.


Andi


Tidur sana, besok sekolahkan. Besok aku jemput ya.


Aku


Jangan deh sayang, kalau kamu jemput terus aku pulangnya nanti sama siapa.


Andi


Ya aku antar pulang balik lah kalau kamu sudah selesai ngajarnya. Masak itu saja ditanya sih sayang.


Aku


Huuuft…. Iya besok pagi aku tunggu ya pangeran.


Andi


Ya sudah tidur sana jangan berdagang. Gute nite sayangku cintaku bohateku. Peluk cium dari jauh.


Aku


BEGADANG kali. Iya kamu juga ya jangan tidur malam - malam kali. Besok ke kantor kan ?? sayang kantor itu kalau kamu gak datang nanti gak ada yang jagain.


Andi


Kamu ya…. Bisa saja. Udah ah tidur sana. Nanti makin panjang chatnya yang gak kayak kamu yang gak panjang - panjang alias gak tinggi - tinggi. Udah gede masih pendek. Hahaha peace sayang.


Aku


Body shaming ni


Andi tidak membalas pesanku lagi. Aku segera menarik selimut dan tidur tak lupa aku membaca doa sebelum tidur.


#thank you atas kunjungannya.


Semoga cerita ini dapat menambah inspirasi kalian.

__ADS_1


Di tunggu part selanjutnya ya bye.


__ADS_2