
Bunyi lolongan serigala membuat tidur Elmira terganggu, diliriknya Jack masih tertidur pulas disamping nya. tapi tidak bagi El, dari terus waspada sambil memperhatikan keadaan disekitarnya. dia begitu takut jika binatang buas tersebut tiba-tiba menghadang mereka yang tidak memiliki senjata apapun untuk melindungi diri.
Disaat terdesak seperti ini, hanya berdoa lah yang bisa dilakukan gadis itu. sambil menagis merindukan keluarga dan ke-dua anak-anak nya.
Angin bertiup sangat kencang, seolah-olah akan terjadi badai. sebagai pertanda sedang masa pancaroba pergantian musim kemarau ke musim penghujan.
"Ya Tuhan, mudah-mudahan malam ini tidak akan turun hujan. karena kami berdua tidak mempunyai apa-apa sebagai tempat untuk berteduh malam ini." doa Elmira diantara rasa takut dan kawathir menjadi satu.
Jack terlihat resah dalam tidurnya, nampak dia sangat kedinginan. Elmira mendekatkan wajahnya, sambil merapatkan jaket kesayangan milik Alexi yang ditemukan dalam tas ranselnya, Elmira mengunakan jaket kulit tersebut sebagai selimut untuk mereka berdua malam ini.
Elmira terus menatap wajah Jack, perlahan dia mengusap lembut anak rambut dan menelusuri wajah tampan tersebut. dia berharap bisa segera mendapatkan pertolongan dan keluar dari hutan dengan selamat, dia ingin membuka lembaran baru hidup dengan orang yang dicintainya. angin kembali bertiup namun tidak sekencang semula, sehingga perlahan Elmira kembali tertidur sambil memeluk tubuh Jack saling membagi kehangatan.
Pagi hari yang cerah, kedua nya terbangun karena terpaan matahari langsung mengenai kulit wajah mereka, tanpa hambatan apapun untuk melindungi mereka dari panas dan hujan.
__ADS_1
"Pagi istri ku sayang, kamu terlihat sangat cantik natural tanpa polesan makeup." puji Jack yang sangat senang, begitu membuka mata melihat wajah cantik sang istri.
"Pagi juga suamiku, meskipun keadaan kita seperti ini. tapi aku sangat bahagia menjalani nya, karena ada kamu disisiku." balas Elmira, mereka kembali saling tatap dengan penuh cinta.
"Sayang, lihatlah disana ada air terjun dan telaga dibawahnya, airnya juga sangat jernih." tunjuk Jack.
"Wah indahnya, aku sangat menyukai pemandangan disini. Papskey, kita mandi di telaga itu ya."
Elmira merentangkan kedua tangan sambil berputar pelan menikmati pemandangan serta udara bersih dan sejuk dibawah pegunungan.
"Ayo sayang."
Elmira menguncang pelan lengan Jack, kemudian berjalan terlebih dahulu. bebatuan yang licin. membuat Elmira langsung jatuh.... byuuuurrr....mandi dalam air sungai yang bersih dan jernih.
__ADS_1
"Hati-hati Sayang." berjalan cepat mendekati El. kemudian membimbing erat tangan Elmira berjalan pelan mendekati telaga.
"Gimana caranya mandi, dialam terbuka seperti ini." ragu untuk melepaskan bajunya.
"Sayang, ngapain mikirin cara mandi, toh bajumu juga sudah basah." ujar Jack tersenyum.
"Sudahlah, lepaskan saja pakaian mu. toh ditempat ini hanya kita berdua. kita gunakan pakaian dalam aja buat mandi nya, biar ini aku cuci dan jemur saja." Jack memantu Elmira melepas pakaiannya.
Elmira sangat bahagia mandi, sambil memperhatikan anak-anak ikan ****** yang sangat cantik dan indah. selesai mencuci pakaian, Jack meletakkan pakaian nya di atas bebatuan yang terkena pancaran matahari langsung. berdekatan dengan tas ransel mereka.
Jack mengusap wajah dengan gemetar karena pikiran nya sudah terkontaminasi saat melihat tubuh Elmira, hanya mengenakan celana dan bra saja memasuki telaga. Jack yang hanya mengunakan boxer ikut menyusul Elmira yang berenang.
"Cepat kesini Papskey."
__ADS_1
Jack berenang ke arah sang istri, sambil bercanda gurau dengan tawa yang tidak pernah luput dari bibir mereka berdua. Elmira memainkan air dengan tangan nya sambil melemparkan kewajah Jack, begitu juga sebaliknya, mereka tidak menyadari, buaya-buaya yang kelaparan mulai mendekati. begitu melihat makanan segar yang belum pernah mereka temui ditepi aliran sungai ini.