
"Bagaimana dengan hasil penyelidikan kalian tentang Jack, apa benar dia sudah mempunyai wanita lain. selain aku?"
"Dugaan anda benar sekali Nona, bahkan tuan Jack sudah memiliki sepasang anak dari wanita tersebut." ucap orang suruhannya.
"Dasar perempuan ******, aku tidak akan pernah menyerahkan Jack ketangan mu, meskipun kamu sudah menang satu langkah dariku."
Mona mengepalkan tangannya geram, tubuh gadis itu bergetar menahan amarah. rasanya dia ingin melenyapkan hidup Elmira jika ada dihadapannya saat ini.
Mona menagis menyesali asmara cinta nya yang selalu kandas, disaat galau harapan satu-satunya adalah meminta bantuan kakak tercinta yang selalu berhasil mengabulkan apapun keinginannya selama ini, mengingat mereka selalu mempunyai misi yang sama, menghalalkan segala cara agar keinginan terwujud, tidak peduli penderitaan orang lain yang mungkin saja timbul karena keegoisan mereka.
"Aku harus menemui kak Alexi, disaat seperti ini hanya dia yang bisa membantu ku." gumam Mona tersenyum jahat.
Mona membatalkan pemotretan, masalah hubungan nya dengan Jack, jauh lebih penting dari segala nya. dengan mobil keluaran terbaru nya, Mona langsung meluncur ke kediaman pribadi yang ditempati Alexi, yang dijaga puluhan bodyguard nya. mengingat sebagai geng mafia, Alexi mempunyai banyak musuh dimana-mana, termasuk Jack salah satunya.
Mona yang sudah dikuasai rasa cemburu buta terhadap Elmira. langsung mempercepat langkah kakinya menuju pintu masuk.
"Maaf nona, tuan Alexi sedang bercinta dengan kekasihnya, mohon untuk menunggu beberapa saat." ucap salah seorang bodyguard nya.
"Katakan pada kak Alexi, jika aku sangat membutuhkan pertolongan nya. aku tidak bisa menunggu lagi." Mona dengan cepat masuk, berjalan cepat menuju kamar sang kakak.
__ADS_1
"Kakak...kak Alexi, cepat keluar. tolongin aku kak hick...hick...." Mona menangis meringkuk didepan pintu masuk kamar.
Alexi yang tengah bergumul dengan salah satu kekasih nya, jadi tidak berselera lagi. begitu mendengar teriakan adik perempuannya.
"Sayang, mau kemana. kita kan baru saja memulai?"
"Nanti saja, adikku sepertinya lebih membutuhkan aku." Alexi segera mengenakan pakaiannya kembali, dan melangkah keluar.
"Kakak."
Mona langsung menghambur begitu melihat Alexi keluar dari kamar.
"Jack,...Jack...kak."
"Hentikan tangisan mu, dan jelaskan dengan benar. ada apa dengan tunangan mu itu?" tanya Alexi kesal, karena adiknya masih saja bersikap manja dan cengeng, meskipun sudah dewasa.
"Jack menghianatiku, dia lebih memilih perempuan ini kak." Mona menyerahkan foto Elmira yang berhasil dia dapatkan ketangan Alexi.
"Cantik."
__ADS_1
Satu kata terlontar dari bibir Alexi, dia begitu mengagumi kecantikan Elmira meski itu baru melalui fotonya saja.
"Kak aku ingin kakak melenyapkan perempuan ini, seperti Ellena dulunya. kali ini aku tidak ingin kehilangan cintaku untuk kedua kalinya."
"Baiklah, apapun akan kakak lakukan untukmu, sekarang kembali lah tersenyum. akan kakak pastikan jika kamu akan memiliki Jack seutuhnya." bujuk Alexi yang ampuh membuat senyuman Mona kembali mengembang.
"Terimakasih kak, kakak selalu menjadi yang terbaik dalam hidup." menekuk Alexi.
"Sekarang, kembali lah pulang. kakak ingin menghabiskan hari ini bersama Tania dulu."
"Kapan kakak akan beraksi?"
"Kamu tunggu saja kabar baik dari kakak, kali ini kita harus bermain cantik. agar misi kita berhasil dan tidak diketahui."
"Baiklah kak, aku pulang dulu."
Setelah Mona kembali pulang, Alexi kembali memperhatikan foto Elmira. bahkan dia mengusir kekasihnya Tania pulang. karena perhatian Alexi sudah teralihkan oleh kecantikan Elmira.
"Gadis ini sangat cantik, ternyata selera Jack tinggi juga. aku juga ingin mencicipi tubuhmu cantik. dan tidak akan aku biarkan orang lain menyentuh tubuh mu, aku ingin memiliki mu seutuhnya dan membawa mu kerumah ini." bathin Alexi yang mulai jatuh cinta untuk pertama kali dalam hidupnya. mengalahkan pacar-pacar nya yang hanya untuk pemuas nafsu nya saja selama ini.
__ADS_1