
"Elmira, sudah hampir seminggu. kamu mengurung diri dirumah, apa kamu tidak merasa bosan nak." tanya madam.
"Sebenarnya iya ibu, bahkan aku bisa stres jika terus-terusan seperti ini." Elmira turun dari ranjang, menatap pemandangan dari balik jendela kaca.
"Hanya ini yang aku lakukan setiap hari nya."
"Pergilah jalan-jalan nak, ibu yakin kamu bakal aman. karena tuan Jack sudah tidak berada dinegara ini lagi. jangan takut ibu akan selalu bersamamu nak."
"Benarkah ibu?" tanya Elmira dengan mata berbinar-binar, dia sangat merindukan suasana pantai, karena hal itu bisa mengobati rasa rindu Elmira pada kampung halamannya.
"Ya, berdasarkan informasi yang ibu dapat dari Jason. Jack sudah kembali pulang."
"Syukurlah, hari ini aku ingin menikmati suasana pantai. dan kembali hidup bebas tanpa rasa tertekan bolehkan ibu?"
"Silahkan sayang."
__ADS_1
*****
Elmira merentangkan Kedua tangannya, sambil memejamkan mata. menikmati rasa damai seiring hembusan angin yang membuat rambut panjangnya tergerai indah. suara deru ombak yang saling mengulung kejar-kejaran, hingga membasahi kaki putih bersih nya.
"Sudah lama aku tidak merasakan kedamaian seperti ini, pemandangan alam yang lepas dan sangat indah." puji Elmira yang teringat kampung halaman ibunya yang sangat dekat dengan tepian pantai. dulunya Elmira hampir setiap hari menghabiskan waktu di pantai menunggu ayahnya kembali dari laut.
"Ahhhh...aku kembali merindukan masa-masa itu, mama....mama...kak Erlangga." tiba-tiba raut wajah Elmirra berubah sedih. namun seketika dia mengusap air matanya kembali.
"Aku tidak boleh sedih, kasihan bayi-bayi ku. nanti mereka ikut-ikutan sedih juga sama seperti mommy nya." kembali tersenyum.
"Nona Elmira sudah menunjukkan perubahan, sekarang dia sudah mampu melupakan kesedihannya." gumam madam.
Hari-hari menyenangkan kembali dimulai Elmira, saat kembali bekerja di toko bunga. bertemu dengan ketiga sahabatnya, Dita, rose dan Mawar. yang begitu baik dan sangat perhatian. mereka selalu menghibur Elmira agar selalu cerita dan kembali bersemangat.
"Bumil cantik, masih kuat kerja ya."
__ADS_1
"Tentu dong, kita harus kuat dan rajin. agar proses lahirannya nanti juga dimudahkan, sekalian aku bisa mendapatkan uang untuk masa depan anak-anakku nantinya."
Tanpa terasa, seiring berjalannya waktu kehamilan Elmira sudah semakin membesar. membuat madam Jane kawathir mengingat Elmira masih bersikeras ingin bekerja di toko bunga.
"Elmira sayang, sebaiknya kamu fokus dengan kandungan mu. ibu kawathir melihat kondisi mu yang sudah hamil besar tetapi masih bekerja." bujuk madam.
"Ibu, aku merasa kuat, bahkan bayiku tidak pernah membuat aku kerepotan. sepertinya dia begitu memahami kondisi mommy Nya." mengelus perutnya dan kembali bersiap-siap untuk berangkat bekerja.
Elmira mengusap sayang perutnya, sambil membayangkan bagaimana bahagia mendapatkan bayi kembar. meskipun semula dia sempat dibuat syok dan sangat panik, begitu mengetahui jika dia hamil sepasang anak kembar dari Jack yang begitu dibencinya. tapi sekarang dia begitu bersyukur dan selalu berdoa semoga anak-anaknya sehat-sehat hingga melahirkan nanti.
"Anak-anakku, rasanya mommy sudah ngak sabaran lagi menunggu kalian berdua terlahir di dunia ini, kalian adalah anugrah terindah yang pernah mommy dapatkan."
Madam akhirnya hanya bisa mengalah, dia sangat menyayangi Elmira yang sudah seperti anak kandungnya sendiri. madam begitu peduli merawat dan menemani Elmira selama ini, hingga gadis itu mampu melewati masa-masa sulitnya.
"Ibu, nanti aku usahakan untuk pulang cepat. agar bisa berbelanja kebutuhanku untuk bayi-bayi ku nantinya."
__ADS_1
"Iya .. bahkan kita belum mempersiapkan apapun untuk menyambut kelahiran nya." tutur madam.