Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Harapan besar


__ADS_3

Jack tersenyum lebar, sebuah harapan besar untuk bertemu dengan Elmira dan anak-anak nya sudah terbuka, tinggal usaha dan kegigihan Jack untuk meyakinkan gadis itu, termasuk kakak laki-laki nya yang bernama Erlangga


"Kamu yakin jika itu adalah Elmira ku?"


"Sangat yakin tuan, jika anda masih ragu. silahkan cek di bagian data kepegawaian kantor cabang perusahaan kita yang ada di kota S." lapor Robert begitu mengetahui perkembangan terbaru mengenai Elmira.


Tanpa menunggu waktu lagi, Jack langsung memainkan jari-jarinya di laptop mahalnya. foto dan data diri tentang Elmira langsung keluar. dan tercatat sebagai karyawan baru yang bekerja di salah satu perusahaan nya.


"Robert, segera urus tentang kepindahan ku kekota S, dan jadikan itu sebagai kantor pusat sementara perusahaan induk. aku ingin leluasa mengawasi Elmira." perintah Jack.


"Tapi bagaimana dengan nona Mona, tunanganmu tuan? dia pasti akan mengintrogasi ku dengan berbagai pertanyaan yang sulit aku jawab." balas Robert.


"Itu bukan urusanku, Robert, jangan ikut campur dan sok peduli dengan permasalahan ku. bilang saja jika kamu tidak tahu. bereskan."


"Baiklah tuan, saya minta maaf."

__ADS_1


Meskipun tidak setuju dengan berita kepindahan Jack bekerja, mau tidak mau Mona harus pasrah. bahkan orang tua Jack pun tidak mampu untuk menghentikan keinginan sang anak.


"Mona, untuk mendapatkan hati dan cinta dari Jack, kamu harus banyak bersabar. yakinlah nak, cepat atau lambat Jack akan luluh melihat ketulusan cinta mu." bujuk mami Jack saat menenangkan Mona.


****


Sepanjang perjalanan menuju kota S, senyum tidak luput dari bibir tipis Jack. selalu membuat para wanita terpesona dan ingin merasakan kecupan dari bibir tersebut. Jack begitu bersemangat membayangkan akan bertemu Clara dan Cleo lagi. sehingga hati Jack dikuasai perasaan bahagia dan rasa tidak sabaran untuk melihat mereka berdua.


Jack membiarkan saja panggilan masuk dari Mona yang berusaha untuk mencegahnya keberangkatannya kali ini, saat gadis itu ngotot ingin ikut dengan nya, Jack juga melarang dan mengancam akan mengakhiri hubungan mereka jika Mona tidak menurut dan mendengarkan perkataan nya.


Ingin rasanya Mona mengikuti Jack secara diam-diam, namun tuntutan karir nya sebagai model profesional membuatnya terpaksa membatalkan keinginan nya tersebut.


Begitu sampai, Jack kembali memperhatikan kegiatan anak-anak yang sangat dia rindukan dari jarak jauh. dengan begitu rasa rindu yang begitu besar sedikit terobati.


"Anak-anakku terlihat sangat ceria dan bahagia, meskipun kehidupan mereka penuh kesederhanaan." bathin Jack yang sangat ingin memberikan yang terbaik untuk mereka, namun kali ini dia lebih waspada dan tidak boleh gegabah dalam bertindak.

__ADS_1


"Sebaiknya, aku harus segera pergi dari sini. aku tidak ingin keberadaanku akan menimbulkan kecurigaan lagi." Jack langsung melajukan mobilnya menuju apartemen baru yang akan dia tempati.


Jack merebahkan tubuhnya yang lelah, apartemen mewah ini terasa sepi karena dia hanya seorang diri.


"Jika Clara dan Cleo disini, pasti tempat ini akan terasa ramai dan penuh dengan canda tawa mereka yang selalu ceria." Jack tersenyum membayangkan hal itu.


Jecky memeriksa ponselnya, begitu banyak panggilan masuk dari kedua orang tua dan Mona. yang menanyakan tentang dirinya.


"Jack anakku, jaga kesehatan mu ya. kami disini pasti akan terus merindukanmu. segeralah pulang jika urusan mu selesai." pesan singkat dari mami yang begitu perhatian pada Jack meskipun anaknya sudah dewasa.


"Tentu, mami dan papi juga jaga kesehatan ya. jangan terlalu pikirkan tentang diriku. aku baik-baik saja. doakan saja segala urusan ku bisa selesai dengan baik. sehingga impian mami dan papi untuk memiliki cucu akan terwujud." ucap Jack.


"Iya nak, tapi kapan itu akan terwujud. kami orang tuamu sudah tidak sabaran lagi."


"Mi, sebenarnya aku sudah memiliki anak." ucap Jack tanpa sadar.

__ADS_1


"Ha....ha....dasar anak nakal, baru sehari pergi dari rumah kamu sudah mengatakan punya anak. apalagi sebulan. pasti kamu akan mengatakan jika dirimu sudah memiliki cucu, ya kan " gurau mami sambil tertawa lepas.


__ADS_2