
"Elmira, mulai sekarang jangan panggil aku dengan sebutan Jack dan Jack lagi, karena kupingku sakit setiap kali kamu mengucapkannya." memasang wajah cemberut menatap istri tercinta.
"Maaf, tapi aku sudah terbiasa, kalau begitu kamu pengen aku panggil dengan sebutan apalagi suamiku?" kembali duduk dengan menyilakan kedua kakinya.
"Terserah, tapi aku lebih senang. jika panggilanmu untukku itu. seperti layaknya panggilan seorang istri pada suami nya sehingga terdengar nyaman saat diucapkan."
"Gimana kalau suamiku, sayangku, cintaku." Elmira memainkan tangannya mulai terlihat lebai.
"Stop....stop, aku tidak suka panggilan itu. terdengar sudah biasa dan umum sekali diucapkan oleh orang-orang diluaran sana." jawab Jack kurang menyukai panggilan tersebut.
Elmira terlihat sedang berfikir, mencari sebutan yang benar-benar disukai oleh Jack nantinya.
"Aha..., aku punya panggilan yang paling bagus, aku yakin kamu pasti menyukai nya, suamiku."
"Apa, cepat sebutkan?"
Jack memperbaiki posisi duduknya, bersiap untuk mendengarkan dengan baik.
"Sebutan yang paling bagus dan menarik itu adalah, Swamesku." ucap Elmira sambil menahan tawa.
"Panggilan apa itu dan terdengar sangat aneh?"
"Swumesku, artisnya. suami mesum ku ha...ha..." ucap Elmira tertawa lepas.
"Tidak aku tidak menyukainya."
__ADS_1
"Ya udah, gimana kalau Papskey saja." ucap Elmira memberikan pilihan terkahir.
"Papskey."
Jack kembali mengulangi beberapa kali kalimat tersebut sambil mengangguk-angguk pelan.
"Bagus juga dan tidak terlalu buruk." jawab Jack akirnya, yang membuat Elmira bernafas lega.
"Tapi Papskey, aku juga pengen panggilan sayang dari mu, untukku." ucap Elmira tidak terima.
"Ngak ah, aku udh nyaman manggil kamu dengan sebutan El." Jack tersenyum penuh kemenangan.
"Papskey curang,"
"Momskey." tubuh Jack bergetar menahan tawa.
"Apaan sih, itu ikut-ikutan." Elmira mengerucut kan bibirnya kedepan. Elmira, pura-pura cemberut. sambil menyembunyikan senyumnya. karena dia sesungguhnya menyukai panggilan itu.
"Momskey, jangan cemberut gitu dong. ntar cantiknya hilang lho, gimana jika malam ini kita merayakan panggilan kesayangan kita masing-masing?" Jack mulai melancarkan aksinya.
"Merayakan dengan cara apa?"
"Malam ini, kita meresmikan panggilan kesayangan itu, dengan bercinta semalaman." ucap Jack antusias.
"Apa? ih dasar mesum."
__ADS_1
Elmira menghujani dengan cubitan kecil. namun Jack menarik tubuh Elmira. hingga jatuh tepat diatas tubuh nya sendiri. Jack tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. dengan gerakan cepat dia bermain dengan bibir seksi dan lembut milik Elmira.
"Aku akan membuktikan seberapa mesumnya, suamimu ini." disela-sela ciuman panasnya.
Elmira sudah mulai terhanyut, dalam perasaan dan belaian lembut penuh kasih sayang yang dicurahkan Jack. dia mengikuti naluri dan permainan Jack. rasa indah bercampur nikmat benar-benar membuatnya terus mengeluarkan ******* demi *******.
Malam itu, Jack membuktikan ucapannya. dia terus memanjakan Elmira dengan gaya bercinta yang berbeda. setelah merasa capek, mereka menyudahi permainan panas itu. senyum mengembang disudut bibir Elmira. ketika dia kembali mendapatkan bisikan cinta dan terimakasih dari Jack. pasangan suami istri itu akirnya tertidur pulas begitu saja. dengan posisi masih berpelukan hangat.
*****
Elmira, mengandeng hangat sebelah lengan Jack. mereka berdua menyusuri dan berkeliling tempat-tempat bersejarah yang terdapat di Negara yang terkenal dengan sebutan Negara teromantis di dunia. berdasarkan survei dari salah satu majalah ternama. mereka sengaja menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan berdua, mengingat besok pagi mereka sudah kembali pulang bertemu dengan twins, dan Jack juga sudah mulai kembali sibuk dengan urusan bisnisnya.
"Momskey kedinginan ya?"
"Mmmhhh..."
Jack merapatkan jaket kulit yang menempel di tubuh El, dan memasangkan shall dilehernya.
"Bagaimana masih kedinginan?"
"Udah agak mendingan."
Mereka berdua melanjutkan perjalanan, sambil menatap takjub beberapa miniatur dan benda-benda bersejarah lainnya.
Tanpa mereka sadari, dari jarak yang tidak terlalu jauh, sepasang mata tengah memperhatikan pergerakan mereka. dan selalu mengikuti kemana kedua pasangan dimabuk cinta itu pergi, dengan tatapan penuh kebencian atas kebahagiaan pasangan tersebut.
__ADS_1