
Elmira menatap sebuah undangan makan siang, dari orang yang belum dia kenal. berdasarkan informasi jika orang yang mengundang nya adalah seorang perempuan yang mempunyai pengaruh penting diperusahaan tempat nya bekerja.
Mau tidak mau, degan rasa penasaran, Elmira memenuhi panggilan tersebut. dia sengaja datang seorang diri. duduk diruangan khusus yang sudah dipesan untuk pertemuan mereka.
Elmira memperhatikan seorang perempuan yang tengah melangkah elegan mendekatinya, dengan senyum ramah yang membuat aura keibuan nya semakin kentara. cara berpakaiannya juga menunjukkan jika dia bukanlah dari golongan kelas menengah kebawah, melainkan wanita terhormat kelas bangsawan.
"Hallo, kamu pasti Elmira Khan?"
"Iya nyonya!" mereka berjabat tangan dengan hangat.
"Perkenalkan Aku Elizabeth, ibu dari Jack." ucap nya memperkenalkan diri.
__ADS_1
"Maaf sebelumnya, jika saya belum mengenali Anda." balas Elmira tidak menyangka bakal bertemu dengan Oma dari anak-anak nya.
"Iya, ini adalah pertemuan pertama bagi kita. silahkan duduk kembali nak." ucap Elizabeth tersenyum ramah, sambil memperhatikan penampilan Elmira dari atas hingga bawah.
"Perempuan ini benar-benar cantik, tidak salah jika anakku Jack tergila-gila dan memilih dirinya dari pada Mona." bathin Elizabeth.
"Nyonya, alangkah terhormat orang seperti Anda menyempatkan waktu untuk bertemu dengan ku, apa yang ada yang penting?" ucap Elmira sopan.
"Nyonya, kejadian ini mengajarkan aku banyak hal. terutama tentang kesabaran, dan Jack juga sudah menunjukkan jika dia sangat menyesal dan berubah. aku dan kakakku Erlangga sudah memaafkannya nyonya, dan sangat berharap sekali jika pelaku utama kejadian beberapa tahun silam yang menimpa Ellena, putri nyonya segera tertangkap." ucap Elmira tersenyum lembut.
"Syukurlah nak, aku sangat berterimakasih atas ketulusan dan keikhlasan mu. bahkan kamu bersedia mempertahankan benih dari Jack, melahirkan dan merawat mereka dengan sangat baik. sekali lagi terimakasih El, sudah memberiku cucu-cucu yang belum pernah aku ketahui keberadaan mereka selama ini." tersenyum lembut, sambil memikirkan cara untuk menyampaikan keinginan terbesar dalam hatinya, menjadikan Elmira sebagai menantu dalam keluarga besarnya, agar bebas bertemu dengan kedua cucu-cucu nya Clara dan Cleo, dan juga sebagai bentuk rasa tanggungjawab mereka.
__ADS_1
"El, mungkin permintaan ku ini terlalu berlebihan. tapi aku tidak bisa menahan keinginan ini lebih lama lagi, Elmira maukah kamu menjadi menantuku. mendampingi Jack mengarungi mahligai rumah tangga yang bahagia, terutama cucu-cucuku mereka butuh sosok dan figur seorang ayah yang akan memberikan mereka kasih sayang yang lengkap." ucap Elizabeth hati-hati takut Elmira akan tersinggung.
Degh....
Tidak ada kata-kata yang terlontar dari bibir Elmira, dia masih menelaah ucapan wanita cantik didepannya. tangannya menjadi dingin dan bibir terasa kelu untuk berucap.
"Nyonya, beri saya waktu untuk menjawab semua ini."
"Iya sayang, Tante akan selalu siap menunggu kabar bahagia dari mu." ucap Elizabeth yang sudah sangat ingin bertemu dengan Clara dan Cleo secara langsung, namun dia masih mau menunggu momen yang tepat.
Setelah makan siang bersama, Elizabeth dan Elmira berpisah. namun wanita sosialita itu sudah mempunyai rencana lain, agar bisa lebih dekat dengan Elmira dan anak-anak nya.
__ADS_1
Elizabeth segera menghubungi Jack, meminta anaknya menyiapkan sesuatu sebagai tanda cinta jika bertemu Elmira nantinya. dia tidak ingin calon menantu pilihan Jack akan keduluan laki-laki lain, mengingat Elmira yang memiliki kecantikan melebihi Mona, meskipun dia selalu berpenampilan sederhana.