Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Aku menemukan mu


__ADS_3

Elmira tidak menyadari, jika taxi online yang mereka naiki sudah diikuti oleh Jack dari belakang. Jack sengaja menjaga jarak agar tidak menimbulkan kecurigaan.


"Aku harus menemukan mu Elmira, termasuk tempat keberdaan kalian selama ini. karena aku yakin kedua bocah itu juga mempunyai ikatan dengan ku."Gumam Jack terus memperhatikan hingga mobil memasuki sebuah rumah yang terlihat sederhana.


Elmira turun sambil menggendong Clara, diikuti oleh madam Jane mengendong Cleo. lalu mereka masuk kedalam rumah, setelah taxi yang mereka tumpangi berlalu pergi. Jack tetap waspada sambil mencari celah untuk ikutan masuk kedalam rumah.


Aksi Jack yang berani melompati pagar rumah yang ditempati Elmira, menarik perhatian Cleo yang melihat. refleks dia berteriak memanggil.


"Papi...., hello papi." ucap Cleo dengan wajah girang, dia langsung turun dari pangkuan Oma Jane, berlari kearah Jack dengan merentangkan kedua tangannya. melihat kakaknya Cleo berlari keluar. Clara ikut-ikutan.


Jack mengangkat keduanya, entah kenapa twins mengemas kan itu begitu menyukainya. melihat hal itu Elmira dan madam yang penasaran segera berlari keluar rumah mengikuti langkah Cleo.

__ADS_1


"Maaf anda siapa, kenapa mengendong kedua anak-anakku?" tanya Elmira begitu melihat seorang laki-laki yang membelakanginya.


Jack diam seribu basa, dia menundukkan kepalanya agar Elmira tidak melihat dengan jelas wajahnya. melihat hal itu Elmira merasa jika posisi kedua anak-anak nya tidak aman. dia segera mengambil Clara dan Cleo dari pangkuan Jack. namun kedua bocah itu semakin mengeratkan pelukannya. seakan tidak ingin terpisah kan dari Jack.


"Pi..Pi..., Pi...Pi..." ucap ke-dua nya secara bersamaan.


"Cepat turunkan kedua anak-anakku!" teriak Elmira, karena dia berfikir jika laki-laki ini adalah penjahat yang ingin menculik kedua anaknya, bahkan madam Jane sudah bersiap ingin mengambil sebuah kayu balok sebagai alat untuk memukul.


"Clara, Cleo dia bukan papi mu, nak."


Elmira akhirnya menarik paksa kedua anaknya, sehingga mereka menagis. namun bukan suara tangisan kedua anaknya yang membuat Elmira dan madam Jane seakan mati berdiri. tapi sosok laki-laki bertubuh tegap dihadapannya saat ini.

__ADS_1


Tubuh Elmira membeku, bibir nya bergetar dan kekuatan. dia tidak mampu untuk mengucapkan satu katapun, seakan tubuh nya dihantam benda ribuan ton. yang tidak mampu membuat nya bergerak. hanya air mata yang terus mengalir membasahi kedua pipinya.


"Kamu, laki-laki bajingan!!!"


Kata-kata itu terus keluar dari mulut Elmira, bahkan dia masih tidak percaya jika dihadapannya sudah berdiri seseorang yang sangat dia benci dan hindari seumur hidupnya.


Begitu juga dengan Jack, dihadapan nya sekarang benar-benar Elmira yang tengah berdiri mematung, dengan sorot mata yang penuh dendam dan kebencian. sekarang Jack baru sadar salah satu alasan Elmira pergi jauh dan mengasingkan dirinya. yaitu tentang keberdaan Clara dan Cleo.


Madam Jane terkejut, wanita paruh baya itu seperti tersihir melihat keberdaan tuan mudanya yang tiba-tiba, dia segera menarik Clara dan Cleo. atas perintah Elmira.


"Ayo sayang, kita dikamar saja sambil menunggu mami." bujuk madam Jane yang langsung membawa kedua bocah itu masuk kedalam kamar dan mengunci rapat pintu masuk. meskipun madam Jane sangat menyayangi Jack layaknya anak kandung, namun di situasi dan kondisi saat ini dia lebih berpihak pada Elmira dan kedua anak-anaknya.

__ADS_1


__ADS_2