Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Hari pertama


__ADS_3

Langkah kaki Alexa terhenti sesaat, ketika melintas kaca besar, dia memperhatikan penampilannya dari pantulan kaca besar tersebut. apakah sudah sesuai dengan para wanita cantik yang ada dalam perusahaan ini, yang selalu mengelilingi suaminya Dev. meskipun tidak satupun dari mereka yang berhasil memenangkan hati Dev.


"Menurutku penampilan sudah oke, sederhana dan elegan. dan tidak seksi seperti mereka. inilah aku yang sesungguhnya." Alexa tersenyum puas dengan penampilan nya sendiri, dia yakin jika sesungguhnya Dev menyukai gaya berpakaiannya.


Alexa memuji diri sendiri, kemudian melangkah memasuki lobby yang luas dan sangat nyaman. dengan ruangan mewah yang terdapat disetiap sudut ruangan.


"Sepertinya, aku akan betah bekerja. apalagi orang yang aku cintai juga berada ditempat ini."


Alexa memperhatikan beberapa karyawan yang memasuki lift, mereka mengunakan kartu khusus, yang dia tidak punya. namun diluar dugaan para karyawan yang mengetahui siapa Alexa langsung menyapa dengan ramah. meskipun diantara mereka ada yang tidak menyukai keberuntungan Alexa yang berhasil menikahi CEO tampan mereka diperusahaan ini.


"Maaf nona muda, ada yang bisa saya bantu?"


"Saya ingin pergi keruangan sekretaris, karena mulai hari ini saya akan ikut bergabung bersama kalian bekerja diperusahaan ini."


"Wah kami sangat senang sekali, selamat datang nona muda." ucap mereka.


"Kalian tidak perlu sungkan, mulai hari ini kedudukan kita sama bekerja diperusahaan ini." tersenyum ramah dan bersahabat.


"Nona sangat tengah hati, kami merasa tersanjung bisa dekat dengan nona."

__ADS_1


"Terimakasih, untuk kedepannya saya harap kita bisa bekerjasama dengan baik disini." ucap Alexa.


"Tentu nona muda."


"Semangat Alexa, ini hari pertama mu bekerja, kamu harus cepat belajar. abaikan mereka yang tidak menyukai mu." bathin Alexa yang berusaha menguatkan hatinya terhadap kemungkinan yang bisa saja terjadi.


Diruanga nya, Dev mulai resah sambil menunggu Alexa sampai diperusahaan.


"Rey, cepat ****** Alexa kebawah."


"Baik tuan."


"Hay....nona Alexa, ternyata anda sudah sampai. Presdir kami sudah menunggu kedatangan Nona." ucap Rey sambil melirik penampilan Alexa yang terlihat elegan dengan pakaian kantor nya.


Rey mengajak Alexa memasuki lift khusus, Alexa melihat ada kamera yang mengarah pada dirinya, langsung bergaya sambil mengedipkan sebelah matanya. kemudian menatap julid, ekspresi wajah badut. karena dia tahu jika saat ini Dev tengah memperhatikan dirinya melalui camera tersebut.


"Aku yakin Dev, setelah ini kamu bakal tergila-gila padaku." bathin Alexa.


Melihat tingkah lucu Alexa, asisten Rey ikut mengulum senyum. beda dengan Dev, dia tertawa lepas sambil memperhatikan ekspresi wajah Alexa dari layar laptopnya.

__ADS_1


"Sangat mengenaskan." bathin Dev yang mulai melupakan jika wanita satu-satunya yang dia cintai selama ini cuma Elmira dan Elmira.


Begitu lift dibuka, Alexa menatap kagum ruangan luas, rapi dan tentunya sangat mewah. Alexa melihat tulisan disalah satu pintu ruangan masuk.


"Ruangan Presdir."


"Apakah Dev didalam?"


"Tidak, dia sedang rapat nona. ruangan anda disebelah nya. sambil menghentikan langkah kakinya.


"Ayo Rey, katanya kamu ingin menunjukkan ruangan ku."


Rey tersadar dari lamunannya, dan mendahului langkah Alexa.


"Nona inilah ruangan Anda, jika butuh apa-apa anda harus memberitahu saya, bukan tuan Dev."


"Baiklah."


Alexa duduk dengan nyaman dikursi sektretaris, semua ini masih terasa seperti mimpi baginya. menjadi seorang sektretaris diperusahaan besar suaminya sendiri yang selalu mengatakan jika sangat membenci dirinya.

__ADS_1


__ADS_2