
Alexa tersenyum, mengingat besok adalah hari paling bersejarah dalam hidup nya. meskipun dilubuk hati terdalam ada rasa bersalah pada Elmira, karena menikah dengan Devan. namun seketika dia kembali mengedepankan sifat ego untuk mencapai keinginannya. tanpa peduli jika ada yang beranggapan dirinya menikung sahabat sendiri, ibarat kata, pagar makan tanaman.
"Aku merasa tidak bersalah dalam hal ini, setahu ku Elmira dan Dev sudah tidak memiliki hubungan apa-apa lagi, bahkan Elmira sudah pergi meninggalkan Dev terlebih dahulu. ini kesempatan baik untukku yang sudah lama memendam perasaan cinta dan sayang pada Devan." gumam Alexa sangat bahagia begitu kedua orang tua mereka sudah menetapkan hari pernikahan.
"Devan, aku seperti bermimpi. akirnya aku bisa memiliki dirimu seutuhnya." bathin Alexa dengan suasana hati yang berbunga-bunga, bahkan dia tidak peduli lagi dengan perasaan Almira jika seandainya mengetahui pernikahan mereka.
*****
"Elimira, apa kamu yakin akan datang ke pesta pernikahan Dev?"
"Yakin ibu, Dev begitu baik. dia sudah berkorban banyak untuk kita dan juga anak-anak selama ini. aku ingin memberikan selamat pada kedua sahabatku itu, semoga Alexa dan Dev bisa hidup bahagia selamanya."
"Amiiin..."
__ADS_1
Elmira mengenakan gaun sederhana, dia mengajak madam Jane dan kedua anak-anak nya. berusaha kuat dan mengabaikan perasaan perih dihati nya, dia harus tampil ceria dihadapan semua orang, seolah-olah menunjukkan jika dirinya dalam keadaan baik-baik saja. tidak pernah terbayangkan sebelumnya jika dia akan hadir sebagai tamu undangan dipernikahan Dev.
Elmira masuk ke aula gedung utama, sambil membibing Clara, diikuti oleh madam dan Cleo. mereka disambut hangat oleh Devan, meskipun ke-dua orang tuanya menatap sinis kedatangan Elmira. sedangkan Alexa, dia tersenyum bahagia seakan ingin memberitahukan pada dunia jika dia adalah wanita paling beruntung karena berhasil mendapatkan Devan.
"Semoga kamu bahagia bersama Alexa, dia gadis yang pantas untuk mendampingi mu, Dev. aku ikut senang dan akan selalu berdoa yang terbaik untuk kalian."
"Terimakasih El."
Elmira memeluk hangat Alexa, dia merasa lega jika Dev bisa menikah dengan sahabat terbaik nya.
"Terimakasih ya Elmira." balas Alexa.
Setelah Elmira berbalik, Dev masih menatap punggung wanita yang dicintainya.
__ADS_1
"Elmira, aku begitu memimpikan akan duduk di pelaminan ini berdua dengan mu, namun sekarang berganti dengan perempuan yang tidak aku ingin kan sama sekali." bathin Dev, bahkan dia tidak melirik sedikit pun kearah Alexa yang berusaha menarik perhatian Dev dengan senyum termanisnya.
Saat Emira berbalik ingin kembali pulang, disaat yang bersamaan seorang tamu undangan memasuki uala gedung dengan langkah penjang. semua mata tertuju pada ketampanan nya. terutama para tamu wanita yang menatap penuh kekaguman.
"Selamat datang tuan Jack, kami merasa begitu terhormat bisa kedatangan tamu istimewa seperti anda." ucap kedua orang tua Devan menyambut kedatangan Jack. yang merupakan rekan bisnis mereka selama ini.
"Ini kebetulan saja, berhubungan saya sedang ada dinegara ini. maka saya sengaja menyempatkan diri untuk datang." balas Jack tersenyum mengedarkan pandangan menikmati suasana pesta yang mewah, namun seketika membuat Dunia dan senyumanya terhenti.
"Degh....."
"Elmira..??"
Jack langsung keluar dengan langkah cepat, meninggalkan pesta dan mengabaikan teriakan orang tua Dev. dia tidak ingin kehilangan jejak Elmira lagi.
__ADS_1
"Akirnya, aku menemukan dirimu. kali ini pandangan ku tidak mungkin salah."