
Tanpa terasa sudah tujuh bulan berlalu, kehamilan Alexa semakin membesar. hari ini adalah jadwal dia cek up ke Dokter. Dev selalu menemani istrinya dengan senang hati. bahkan dia sudah melupakan perasaan yang dulu begitu indah untuk Elmira.
"Alexa, hari ini jadwal cek up mu kan?"
"Iya Dev."
"Nanti sepulang kerja, aku akan mengantarkan kamu periksa ke dokter." ucap Dev dengan wajah berbinar-binar.
"Oke, aku tunggu ya."
"Anakku sayang, ternyata dengan kehadiran mu diperut bunda. sekarang papamu lebih perhatian dan menyayangi kita, mudah-mudahan sikap yang ditunjukkan nya benar-benar tulus dan untuk selamanya." bathin Alexa sambil mengelus perut nya dengan mata berkaca-kaca, bayi dalam perutnya langsung bergerak seolah-olah merespon perkataan bunda.
Alexa merasa hari-hari yang dijalani nya semakin berwarna, sehingga dia juga lebih bersemangat merawat kehamilan nya dengan baik, seperti rutin minum susu, vitamin, makanan bergizi, olah raga kehamilan dan rutin memeriksakan kehamilannya ke Dokter.
"Mami tidak sabar menunggu kelahiran mu nak, sehat terus ya diperut bunda."
Devan menyelesaikan pekerjaan secepatnya, dia ingin langsung mengantarkan Alexa. agar bisa mengetahui secara langsung perkembangan bayinya.
__ADS_1
***
Sepanjang perjalanan, tangan Devan sesekali mengelus perut Alexa.
"Xa, apa kamu sudah menyiapkan nama untuk bayi kita?"
"Belum Dev, apa sebaiknya kamu saja yang mencarikan nama yang tepat untuk bayi kita, saat dia lahir nanti nya."
"Baiklah." jawab Dev antusias.
Mereka sudah sampai di pelataran parkir rumah sakit, Dev membibing tangan Alexa menuju ruang pemeriksaan khusus kehamilan. pasangan muda ini terlihat sangat serasi, dengan wajah Dev yang tampan dan Alexa yang sangat cantik natural. sehingga banyak membuat pasang mata yang melihat tersenyum kagum kearah mereka berdua.
Alexa membaringkan tubuh di ranjang perawatan, dia sudah tidak sabaran untuk mengetahui perkembangan bayinya yang mulai aktif bergerak diperut. sedangkan Devan menatap tidak berkedip layar monitor yang memperlihatkan seorang bayi yang berjenis laki-laki bergerak aktif melalui latar monitor. seketika dada Dev berdetak dengan perasaan haru.
"Bayiku."
"Ya tuan, bayi anda tumbuh kembang dengan sangat baik dan kondisi nya juga sehat." balas Dokter.
__ADS_1
Devan menggangguk seraya tersenyum, begitu juga dengan Alexa yang begitu bahagia. mengingat perjuangan cinta nya berubah manis sesuai harapan nya selama ini.
"Saran saya, lebih sering untuk melakukan olah raga ranjang. supaya dapat merangsang pembukaan dan mempermudah untuk persalinan normal nantinya." ucap dokter seraya tersenyum begitu juga dengan Alexa, dia berharap Devan akan lebih berinisiatif lagi dalam mengajaknya berhubungan.
"Tentu Dok."
"Tuan, saya kagum pada anda, karena sebagai seorang pengusaha besar yang tentu nya sangat sibuk. anda masih menyempatkan waktu untuk mengantarkan dan memberikan perhatian lebih pada istri Anda." ucap dokter setelah selesai melakukan pemeriksaan.
"Dok, bukankah ini sudah menjadi tugas saya untuk menjaga dan mencintai anak istri saya." balas Dev seraya menatap lembut Alexa.
"Saya akan menuliskan beberapa vitamin untuk anda tebus nantinya."
"Terimakasih dokter."
Dev kembali membibing tangan Alexa berjalan keluar dari ruangan dokter, setelah menebus vitamin mereka berjalan keluar.
Disaat yang bersamaan, nampak Emira yang terlihat meringis kesakitan. dengan perutnya yang sudah membesar. seperti sudah waktunya untuk melahirkan, Elmira berjalan sambil dituntun Jack suaminya.
__ADS_1
"Cepat Jack, aku sudah tidak tahan lagi." ucap Elmira seraya meringis.