Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Kebahagiaan yang terasa lengkap


__ADS_3

Setelah konferensi pers dan memberitahukan jika mereka berdua masih hidup, yang disambut antusias oleh semua orang. bahkan penyataan Jack ini menjadi pemberitaan utama negeri ini.


Elmira dan Jack, mulai menjalani kehidupan mereka dengan normal kembali. bahkan Jack menepati janjinya terutama pada keluarga tuan Hendrik, beberapa bantuan dan akses jalan agar lebih baik lagi mereka berikan pada desa kecil nan indah tersebut, sebagai wujud terimakasih karena sudah menolong nyawa mereka dengan tulus dan ikhlas. sebuah sekolah gratis dan tempat pelayanan kesehatan medis. meskipun obat-obatan herbal mereka jauh lebih baik.


Pagi ini, Jack akan kembali bekerja sebagai CEO diperusahaan besar milik nya. sehingga selesai mandi dia sudah siap mengunakan stelan pakaian kantor dengan jas biru tua kesayangannya. Jack merasa sudah merindukan kesibukannya seperti dulu.


"El, tolong keringkan rambut ku." pinta Jack pada istrinya.


Elmira mengambil handuk dan membantu mengeringkan rambut, setelah itu dia menyiapkan stelan pakaian kantor yang akan dikenakan suaminya manjanya yang sering bersikap layaknya bayi besar. bawaan nya selalu ingin dimanja dan disayang. setelah kehamilan kedua istrinya.


"Apa mungkin ini bawaan orok ya?" pikir El, sedangkan Jack tersenyum bahagia. dia merasa kehidupannya sangat lengkap dengan kehadiran Elmira dan twins. termasuk calon bayi mereka yang akan membuat kebagian Jack berkali-kali lipat.


"Sayang, terimakasih ya. karena sudah hadir dalam hidupku."


"Ya Papskey. aku juga sangat bahagia memikimu dan anak-anak."


"Sayang, tatap lah mataku. apa aku sebegitu menakutkan sehingga kamu menundukkan kepala." goda Jack.

__ADS_1


"Aku bukanya tidak mau menatap mu Papskey, aku sedang menghapus air mata haru." jawab Elmira kemudian tersenyum manis yang membuat Jack merasa nyaman dan damai setiap melihat senyuman tersebut.


"Sayang, pasangin dasinya sekalian ya." pinta Jack.


"Paps, sekarang kamu seperti bayi besar yang selalu minta dimanjakan." ledek El.


"Ini semua gara-gara kamu, yang sudah merubahku seperti ini." merengkuh pinggang El lalu membawa kedalam pelukannya. ada perasaan hangat menjalar dihati kedua, yang saling melempar senyum dan tatapan penuh cinta.


"Rasanya, aku tidak pernah puas bercinta dengan mu." mencium bibir El dengan penuh perasaan.


"Oke."


Jack membibing tangan El menuruni satu persatu anak tangga, nampak dimeja makan twins sudah mulai meminum susunya dibantu pengasuh. ada juga mami dan papi yang baru bergabung.


Twins tersenyum senang melihat kedatangan orang tuanya, lalu menyapa dengan ceria.


"Selamat pagi pipi, mami." ucap twins bersamaan.

__ADS_1


"Pagi juga twins kesayangan Mimi dan pipi."


Elmira dan Jack bergantian mencium pipi Clara dan Cleo, kedua terlihat bersemangat. pagi ini mereka melewati sarapan pagi dengan penuh kehangatan sesuai yang sempat hilang beberapa bulan terakhir, sekarang sudah tergantikan kembali.


"Sebentar lagi, rumah kita ini akan semakin rame ya Pi." ucap Elizabeth.


"Iya mi, Pali tidak menyangka hari tua kita akan seindah ini. dengan kehadiran anak menantu dan cucu-cucu kita."


Selesai sarapan, Elmira mengantar suami sampai terasa depan. nampak Jason sudah menunggu. begitu melihat kedatangan Jack. dia segera membuka pintu depan menunduk hormat.


"Silahkan tuan."


"Terimakasih Jason."


"Sayang hati-hati ya." ucap Elmira seraya melambaikan sebelah tangannya.


"Jangan pernah bosan untuk mencintai ku, sekarang dan untuk selamanya tetap lah menjadi milik ku dan twins."

__ADS_1


__ADS_2