Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Profesionalitas kerja


__ADS_3

"Aku senang sekali Elmira, kamu akirnya bersedia menerima tawaran ku."


"Jadi kapan aku mulai bekerja dikantor mu?"


"Terserah, besok pagi juga boleh."


"Terimakasih Dev, kamu sudah banyak membantu ku selama ini."


"Jangan sungkan El, bukankah kamu sudah menganggap aku bukan orang lain lagi."


"Iya, perhatian dan kebaikan mu ini. mengingat aku pada kak Erlangga, aku sangat merindukan nya semoga dia segera bebas dan kami bisa berkumpul lagi."


"Amiiin."


****


Pagi yang cerah, Elmira sudah bersemangat untuk berangkat. dia Bagun pagi-pagi sekali, dimana Clara dan Cleo masih tidur pulas.


Kecupan hangat mendarat dikedua pipi Clara dan Cleo.


"Sayang, mami berangkat kerja dulu ya." membisikkan ditelinga twins, setelah itu berjalan menuju teras depan.

__ADS_1


"Ibu aku titip anak-anak ya." ucap Elmira begitu bersemangat menatap hari-harinya.


"Iya Elmira, semoga kamu betah ditempat kerja yang baru." ucap madam Jane mengantarkan Elmira sampai teras, sambil tersenyum senang.


"Semoga Elmira bisa membuka hati, untuk laki-laki yang tulus mencintai nya. karena hidup akan terus berjalan dan kamu pantas untuk bahagia, nak." bathin madam.


Jarak perusahaan Devan, tidak terlalu jauh dari rumah baru yang ditempati Elmira dan anak-anak. sehingga tidak butuh waktu lama baginya untuk sampai diperusahaan yang bergerak di bidang Garmen tersebut.


"Selamat datang, diperusahaan ku Elmira." sambut Devan hangat dan mengajak Elmira berbincang-bincang, karena mereka sama-sama datang kepagian. sehingga suasana kantor masih terlihat sepi.


"Dev, meskipun kita cukup dekat selama ini, namun diperusahaan aku ingin bersikap profesional layaknya karyawan lain, aku tidak ingin ada kecemburuan sosial diantara para karyawan." ucap Elmira yang ingin menjaga profesionalitas kerja, bukan sebagai sahabat dekat ataupun mantan kekasih.


"Oke, terserah kamu El. yang penting kamu merasa nyaman." Devan berusaha untuk bersikap bijak. dia pun meminta Elmira kebagian HRD untuk memperkenalkan dirinya sebagai karyawan baru, serta menyerahkan berkas-berkas yang berhubungan dengan data kepegawaian nya.


"Senang sekali bertemu anda, nona Elmira. perkenalkan nama saya Reyhan. asisten pribadi tuan Dev."


"Saya, Elmira Casavana." berjabat tangan.


"Rey, Elmira ingin bekerja secara profesional. jadi saya harap kamu bisa merahasiakan tentang Elmira. termasuk kedekatan kami."


"Baiklah tuan, saya paham."

__ADS_1


Rey mengajak Elmira menuju sebuah ruangan.


"Elmira, mulai sekarang ini adalah ruangan kerjamu. jika perlu apa-apa, kamu bisa memberitahu ku."


"Terimakasih Rey."


Elimira cukup cepat dalam belajar, sehingga dia mulai merasa nyaman dan menikmati pekerjaannya yang baru.


"Aku harus mengumpulkan uang yang banyak dengan hasil kerjaku sendiri, anak-anakku harus memiliki masa depan yang cerah dan hunian yang lebih layak lagi." gumam Elmira dan kembali larut dengan pekerjaan yang menyita konsentrasi nya sebagai staf keuangan. jemari tangannya dengan cekatan menari di atas keyboard, dengan pandangan sesekali menatap layar monitor kemudian beralih pada berkas disampingnya.


"Aku kagum dengan kegigihan dan semangat kerja kerasmu El, semoga kelak keinginan mu untuk membahagiakan Clara dan Cleo tercapai." bathin Devan yang memperhatikan Elmira dari balik ruangan kerja nya.


Tanpa terasa waktu jam pulang kerja sudah tiba, Elmira segera bersiap-siap untuk pulang karena sudah tidak sabaran bertemu dengan kedua anak-anaknya.


"Dev, aku duluan pulang ya."


"Maaf Elmira, aku tidak bisa mengantarkan kamu. karena aku harus lembur malam ini."


"Nggak papa Dev, aku malah senang. dengan begini kita tetap menjaga profesionalitas kerja dengan baik." ucap Elmira sambil bersiap untuk pergi.


"Hati-hati ya Elmira, salam untuk keponakan kesayangan ku, Clara dan Cleo."

__ADS_1


"Tentu Dev, aku pasti sampein, dada....."


__ADS_2