
Berliana memperkenalkan Elmira pada semua karyawan nya, mereka menyambut hangat kedatangan Elmira yang terlihat cantik dan ramah.
"Untuk kedepannya, tolong kalian ajari dan bantu Elmira dalam bekerja. dan jangan terlalu memaksakan. mengingat dia tengah hamil muda. dan perlu kalian tahu. Elmira merupakan karyawan spesial di toko kita." ucap Berliana.
Sebenarnya, toko bunga tempat Berliana bekerja, merupakan toko bunga terbesar milik mami Jack sendiri. tapi demi kenyamanan Elmira. Jason dan Berliana sengaja menyembunyikan hal itu.
"Bu Berliana, kenapa aku harus diperlakukan spesial disini?"
"Karena aku menyayangimu, wajah cantik mu mengingatkan aku pada seseorang. jangan terlalu dipikirkan. yang penting kamu sudah punya kesibukan disini." ucap Berliana mencari alasan.
"Bu Berliana, terimakasih."
"Ya Elmira."
"Bu, bolehkah aku menata bunga-bunga ini dalam bucket."
"OOO ide yang menarik, silahkan nona."
"Rose, tolong kamu temani dan ajari Elmira." perintah Berlian pada asistennya.
"Baik nyonya."
Rose, gadis cantik seumuran dengan Elmira. mendekat sambil tersenyum ramah.
"Hallo Elmira, namaku Rose. senang bertemu dengan mu."
__ADS_1
"Ya Rose, aku juga senang. maukah kamu menjadi sahabat ku mulai dari sekarang?"
"Oke."
Mereka mulai asyik menata bunga-bunga, Rose orangnya sangat ceria dan mudah akrab, sehingga diawal pertemuan mereka sudah saling dekat dan membantu, Elmira tersenyum senang, karena dipertemukan dengan orang-orang yang baik.
Dua orang karyawan wanita juga mendekati Elmira.
"Perkenalkan aku, Dita."
"Namaku, Mawar."
Mereka berjabat tangan, dan kembali mulai bekerja. Elmira dengan cepat dapat menyesuaikan dirinya di lingkungan yang baru, yang menurut Elmira sangat nyaman dan menyenangkan. rasa jenuh selama ini seakan-akan sudah terbayar, meskipun anak baru namun tidak ada yang membeda- bedakan dirinya.
"Sepertinya, pekerjaan ini sangat menyenangkan. mungkin aku akan bekerja lama disini. anakku sehat-sehat ya didalam. mulai sekarang kita juga harus mengumpulkan uang, dengan hasil kerja kita." gumam Elmira mengelus perut nya.
"Berliana, aku harap kamu bersedia untuk merahasiakan data-data Elmira. bahkan tentang berita kehamilannya pada orang tua Jack. karena Elmira sudah mempercayakan semuanya pada kita. aku tidak ingin nona Elmira akan kecewa nantinya. apalagi sampai tuan Jack mengetahui tentang keberdaan disana."
"Tentu Jason, aku akan membantu untuk melindungi nona Elmira."
*****
Tanpa terasa sudah seminggu Elmira bekerja, pagi-pagi sekali dia sudah bagun untuk bersiap-siap dan sarapan.
"Nak, jika kamu capek. jangan dipaksakan ya. kata Jason kamu bisa libur sesekali." ucap madam Jane.
__ADS_1
"Ibu, aku ngak papa kok. malah aku merasa senang ikut bekerja, ibu ngak perlu cemas karena pekerjaan ini tidak terlalu berat."
"Ya udah, yang penting selalu hati-hati dan jaga kandungan mu dengan baik."
"Iya ibuku sayang...."
"Minumlah susumu dulu."
Elmira meminum susu hamil dan vitamin, setelah itu dia pamit pada madam Jane.
Sampai di toko Bunga, Rose dan Dita sudah menanti kedatangan nya
"Pagi bumil."
"Pagi juga sahabatku yang cantik-cantik." balas Elmira ceria seperti dulu lagi.
"Aku tidak melihat mawar, apa dia tidak masuk kerja hari ini?"
"Mawar sudah mulai cuti, karena besok dia akan bertunangan dengan kekasihnya Mark. dia titip undangan ini untuk mu."
"Undangan?"
"Ya, Besok kita diminta hadir oleh Mawar diacara pertunangan nya disebuah kapal pesiar mewah." ucap Rose bersemangat karena seumur-umur belum pernah memasuki tempat seperti itu.
"Ternyata Mawar bukanlah orang rangsangan sembarangan ya."
__ADS_1
"Kamu salah Elmira, Mawar sama seperti kita. cuma dia sedang aji mumpung saja."
"Mawar dan kekasihnya mendapatkan voucher gratis dari perusahaan tempat kekasihnya bekerja. sehingga Mark memanfaatkan kesempatan itu, untuk melamar Mawar disana. dan kita ini diundang untuk hadir dan menyaksikan kebahagiaan mereka. apalagi ditraktir makan sepuas-puasnya." ucap Dita antusias sambil membayangkan makanan lezat dihadapannya.