Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Twins rewel


__ADS_3

"Aku harus kembali ke Amerika, entah kenapa aku merasa ada dorongan yang kuat untuku pergi ke negara tersebut." ucap Jack pada Robert dan meminta asisten pribadi nya untuk menghandle semua pekerja nya untuk beberapa hari kedepan.


"Baiklah tuan, apakah anda akan pergi seorang diri?"


"Ya, jadi aku minta kamu bisa merahasiakan kepergian ku ini, aku tidak ingin Mona menyusul ku kesana nantinya. apalagi mami dan papi mereka pasti mempertanyakan perihal kepergian ku yang mendadak."


"Kalau boleh tahu, apa alasan yang membuat tuan tiba-tiba ingin pergi?"


"Ada satu hal yang tidak bisa aku ceritakan, intinya aku ingin mencari ketenangan selama disana."


Belum sempat Robert menjawab, Mona masuk kedalam ruangan kerja Jack.


"Calon suamiku sayang...."


Mona segera memeluk dan mendaratkan bibirnya, namun Jack segera menepis.


"Jaga sikap mu Mona."


"Jack aku tunanganmu, lagian kedatangan ku hanya ingin membawakan kue spesial hasil buatan tangan ku sendiri. cobalah, sayang."

__ADS_1


"Aku sudah kenyang, sebaiknya kamu berikan saja pada Robert."


"Iya nona, kebetulan saya belum makan siang. dan kue buatan Nina terlihat sangat enak." ucap Robert.


"Ini ambilah."


"Terimakasih nona." Robert segera keluar ruangan.


"Jack, aku mencintaimu. tolong bersikap manis lah padaku. kamu semakin berubah semenjak kita bertunangan, padahal apa kurang dan salahku Jack." ucap Mona dengan mata berkaca-kaca sedih.


"Please Mona, hari ini aku benar-benar sibuk. sebaiknya kamu pulang dulu."


"Oke, tapi sebelum pulang aku ingin kamu belajar untuk menerima dan mencintai ku Jack." pinta Mona dengan penuh pengharapan.


"Aku lega mendengar Jack, baiklah aku akan segera pulang."


Jack menatap kepergian Mona dengan tatapan kosong. tanpa adanya rasa cinta dan hanya kehampaan yang selalu dia rasakan setiap bersama Mona.


*****

__ADS_1


"Ibu, kenapa twins sedari tadi rewel terus."


Elmira mulai kewalahan, setelah diam beberapa saat Clara maupun Cleo kembali rewel.


"Entahlah, padahal mereka terlihat baik-baik saja." ucap madam Jane ikutan bingung. karena suhu tubuh sikembar normal setelah di cek.


"Clara, Cleo. kamu kenapa sayang, apa ada yang sakit ataupun kalian berdua menginginkan sesuatu?" bujuk Elmira dengan penuh kelembutan. namun keduanya refleks menggelengkan kepalanya lalu kembali menagis.


"Mami ada sesuatu untuk kalian." Elmira memperlihatkan mainan baru, namun malah tidak membuat sikembar ceria dan bersemangat seperti biasa.


"Ibu, aku tidak tega melihat anak-anak kesayanganku tidak tenang seperti ini."


"Iya, ibu juga seperti itu. bagaimana jika kita minta bantuan Devan?"


"Tidak perlu ibu, aku tidak ingin merepotkan dirinya terlalu banyak lagi."


Elmira mendekap anak-anak nya dengan penuh kasih sayang dan kelembutan, perlahan twin mulai tenang dan tertidur pulas.


"Sepertinya, mereka merindukan ayahnya. atau sudah terjadi sesuatu pada tuan Jack saat ini. aku merasa ini sebuah pertanda atau kontak bathin antara ayah dan anak-anaknya, meskipun mereka tidak mengetahui keberadaan masing-masing." gumam madam tiba-tiba merasa resah, diam-diam madam menyalakan televisi dikamarnya untuk mengetahui berita terbaru mengenai tuan mudanya.

__ADS_1


Berita pertunangan Jack dan Mona, sudah menghebohkan jagad raya. Elmira juga melihat berita tersebut melalui media sosial.


"Bagiku kamu adalah laki-laki bajingan, yang hadir dimasa laluku. sekarang aku ingin menatap masa depan yang indah dengan dua malaikat kecilku. selamat tinggal masa lalu kelam, yang sudah mengajarkan aku akan arti kekuatan ." bathin Elmira.


__ADS_2