
Dua hari setelah kepulangan Jack dari rumah sakit. keluarga besar Jack langsung mempersiapkan acara pernikahan termegah di abad ini, gedung berukuran luas yang semula akan dilangsungkan nya acara pernikahan antara Jack dan Mona, namun sekarang pengantin wanita nya sudah digantikan menjadi Elmira.
Dev dan Alexa datang sebagai tamu istimewa dipernikahan wanita yang begitu dicintai nya, bahkan langkah kaki Dev terlihat berat saat akan menginjakan kakinya memasuki aula gedung.
"Ayo Dev, aku tahu ini berat bagimu. tapi ini sudah jalannya dan takdir hidup kita, dan kita harus siap menerimanya." bujuk Alexa, dia terus berusaha bersikap manis, untuk meluluhkan hati Dev, meskipun selalu mendapatkan sikap cuek dan dingin dari suaminya.
"Diam kamu, Alexa." bisik Dev, yang berusaha mengendalikan rasa gugupnya, saat melihat Elmira melangkah anggun dibimbing Jack. berjalan menuju pelaminan.
Elmira terlihat sangat cantik dengan balutan pakaian pengantin mahal dan berkelas, yang membuat semua mata menatap iri dan kagum akan kecantikan dan keberhasilannya mendapatkan suami seorang bangsawan seperti Jack.
Pernikahan mewah ini, disiarkan langsung televisi swasta dan luar negeri. sehingga membuat ekspresi terkejut sahabat-sahabat Elmira seperti mawar, Rose dan Dita. mereka dibuat syok tidak percaya dengan penglihatan mereka sendiri. jika sahabat mereka Elmira bersanding di pelaminan bersama Jack. bahkan mereka langsung pingsan berjamaah ketika mengetahui jika twins selama ini adalah anak dari seorang Jack yang berkuasa.
"Tidak mungkin.... tidak mungkin, bahkan Elmira tidak pernah cerita jika dia mengenal Jack." ucap mawar memijid pelipisnya.
__ADS_1
"Ya, apalagi mengatakan jika dia adalah ayah dari anaknya." jawab Rose.
"Ternyata hidup seorang Elmira penuh dengan misteri yang tidak kita ketahui selama ini, bahkan dibalik sikap tertutup nya Elmira ternyata bukan gadis sembarangan." ketiga sahabatnya masih syok, bahkan mereka tidak melihat undangan resmi yang datang sebelumnya, karena tidak pernah berfikir jika yang mengundang adalah Elmira dipernikahan mewah nya dengan Jack.
Sorot kilatan cahaya camera disana-sini, membuat Elmira mengeratkan genggaman tangannya. saat melewati karpet merah.
"Sayang, jangan gugup. aku akan selalu ada di sampingmu." bisik Jack ketika membibing Elmira menuju pelaminan.
"Jack, ini benar-benar mendebarkan. dan sangat luar biasa." balas Elmira.
Acara berjalan cukup meriah, senyum manis penuh kebahagiaan tidak luput dari bibir pasangan ini. meskipun lelah namun Elmira tetap tersenyum ramah menerima ucapan selamat dari banyaknya tamu yang hadir dan memberi dia atas pernikahan mereka.
"Jack, mulai sekarang aku menyerahkan adikku, Elmira. tolong jaga dia dengan baik." pesan Erlangga.
__ADS_1
"Pasti, aku berjanji akan menyayangi dan mencintai anak istri ku dengan jiwa ragaku sendiri, Erlangga. sekali lagi terimakasih sudah merestui pernikahan kami."
Erlangga dan Jack berpelukan beberapa saat, setelah itu dia beralih menatap Elmira yang tidak kuasa menahan rasa haru saat ingin berpelukan dengan kakak tercinta, satu-satunya anggota keluarga yang dimilikinya setelah kedua orang tua mereka meninggal Dunia.
"Kakak....hick...hick.."
"Elmira adikku, sekarang kamu sudah resmi menikah dan menjadi istri Jack. jadilah istri yang baik dan berbakti pada suamimu, tolong jaga kepercayaan nya. kakak yakin Jack pasti mampu menjaga dan membahagiakan dirimu dan kedua keponakan ku." pesan Erlangga merasa lega melihat adiknya kini sudah menikah dan bahagia.
"Kakak, tinggal lah bersamaku."
"Tidak bisa adikku, kakak ingin melanjutkan usaha bengkel kakak yang mulai berkembang. berat bagi kakak meninggalkan rumah mama dan papa dan terbengkalai begitu saja." bujuk Erlang.
"Aku berharap, kak Erlangga juga segera mendapatkan pasangan hidup. agar ada seseorang yang bisa menjaga dan mengurus kakak." balas Elmira tersenyum tulus.
__ADS_1
Erlangga merasa sangat bahagia dipernikahan adik perempuan nya itu, berkali dia menarik nafas lega. melihat adiknya sudah menemukan pasangan hidup dan kebahagiaan nya sendiri.
"Ya dek, terimakasih atas doa nya. kakak pulang dulu." Elmira menatap sendu kepergian kakaknya.