
Dalam ruangan kamar pengantin, pasangan ini masih mencoba ngobrol-ngobrol ringan untuk mengusir kecanggungan yang tiba-tiba hadir diantara mereka berdua. meskipun Elmira maupun Jack sudah selesai membersihkan diri dan mengenakan piyama tidur.
Wajah lelah pasangan pengantin ini sudah terlihat segar kembali. Jack terus memperhatikan pergerakan Elmira yang tengah berjalan mendekati nya.
Elmira perlahan ikut merebahkan tubuhnya disebelah Jack, posisi mereka saling berhadapan penuh cinta. perlahan tangan Jack menelusuri wajah cantik didepannya.
"Sayang, kamu terlihat gugup. apa kamu masih takut dengan kejadian masa lalu, aku berjanji tidak akan berbuat kasar. karena aku sangat mencintaimu dan bukan hanya menginginkan tubuhmu saja, tapi akan menyayangi dan menerima semua tentang dirimu."
"Aku tahu Jack, meskipun ini bukan pertama kalinya kita berada dalam satu ruangan, ranjang dan selimut yang sama juga, setelah kejadian beberapa tahun silam."
"Mulai sekarang, aku sudah resmi menjadi seorang ayah yang akan bertanggungjawab untuk Clara dan Cleo. sekaligus suami dan fathner yang baik untukmu, kita akan mengasuh dan merawat anak-anak bersama-sama. aku akan mengusahakan cukup waktu untuk bermain bersama mereka nantinya." terang Jack.
"Clara dan Cleo pasti sangat senang, karena selama ini mereka hidup kurang kasih sayang seorang ayah. dulu aku selalu takut jika anak-anak akan menanyakan keberadaan mu, dan hujatan orang-orang terhadap mereka. karena tidak memiliki seorang ayah."
__ADS_1
"Sudahlah, semuanya sudah berlalu. mungkin Tuhan memberikan kita jalan untuk segera bertemu. sehingga mereka tidak mendapatkan hujatan dari orang-orang yang berfikir buruk tentang mu, tanpa mengetahui kejadian yang sesungguhnya."
"Bersiap lah sayang, besok kita akan berbulan madu kesuatu tempat yang indah dan nyaman."
"Tapi bagaimana dengan kedua anak-anak kita, aku belum pernah berpisah jauh dari mereka." ucap Elmira ragu.
"Sayang, kamu jangan kawathir. ada mami dan papi yang sangat menyayangi mereka, ibu Jane yang sudah merawat mereka dengan telaten dibantu dua orang pengasuh. aku pikir mereka pasti akan baik-baik saja." bujuk Jack yang sangat ingin menikmati moment indah bulan madu sekaligus pacaran yang belum pernah mereka rasakan dengan berdua sebelum ini.
"Jack, berapa hari rencananya kita disana?"
"Baiklah, Jack aku sangat setuju."
"El, sekarang kita sudah menikah. aku ingin kamu mengganti panggilan mu dengan kata-kata yang lebih manis dan romantis. my honey, my habby atau kata-kata manis lainya yang sering diucapkan oleh seorang istri pada suaminya." Jack merengkuh pinggang Elmira sehingga posisi mereka sangat dekat, sehingga deru nafas El yang lembut dapat dirasakan Jack.
__ADS_1
"Baiklah, suamiku sayang." ucap Elmira malu-malu.
"Sayang, apa malam ini kamu sudah siap?" tanya Jack sambil mengerlingkan mata nya nakal. Jack menggeser posisinya, sehingga dia sudah berada diatasnya tubuh Elmira yang terasa hangat dan menggairahkan.
"El, apa yang ada pada dirimu sudah membuat ku kecanduan. aku menyukai semua tentang mu sayang. tetap lah menjadi milikku dan jangan pernah tinggalkan aku walau apapun terjadi." bisik Jack yang takut akan kehilangan keluarga kecilnya.
"Aku tidak akan meninggalkan mu Jack, karena aku juga mencintaimu."
Jack menghujani Elmira dengan kecupan penuh cinta, hingga bibir mereka mulai bertautan saling bertukar nafas menikmati rasa yang sulit untuk dilukiskan dengan kata-kata, mengalirkan sesuatu yang hangat yang begitu bergelora didada pasangan baru ini.
"Elmira, kamu adalah wanita pertama yang aku sentuh. begitu juga sebaliknya, aku adalah laki-laki pertama bagimu. dan rasanya masih sama seperti pertama kali aku menyentuh mu, manis dan sangat memabukkan." bisik Jack.
"Jack."
__ADS_1
Elmira meletakkan kedua tangannya di dada bidang Jack, tidak ada keraguan lagi dihati nya. dia sudah pasrah lahir bathin malam ini untuk suami tercinta nya