Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Alexa melahirkan


__ADS_3

"Sakiiit huuuffp.... huuuffp, apa tidak bisa jika aku dioperasi cecar saja." teriak Alexa pada semua orang, Dev dan kedua orang tua mereka yang ikut menyaksikan menatap panik.


"Alexa, kamu harus tenang nak, kita tidak bisa memutuskan semua itu semau kita sendiri. bukankah dari awal kamu menginginkan persalinan normal." mama Alexa berusaha untuk membujuk.


"Iya Xa, katanya kamu sangat takut dengan peralatan medis rumah sakit ini, apa kamu mau bagian tubuh mu dibelah mereka dengan pisau tajam." ucap Dev menakut-nakuti.


"Tetap tenang, semua ini pasti akan berbuah manis, Xa." bujuk Elmira yang baru datang.


"Mohon maaf, sekarang dokter akan melakukan pemeriksaan kembali. semua yang ada diruangan ini harap keluar dulu, cukup suami ibu Alexa saja yang menemaninya." ucap perawat.


"Baiklah." semua keluar dari ruangan, pintu sudah dikunci rapat. nampak dokter mulai bersiap-siap seraya memasang sarung tangannya.


"Pembukaan sudah lengkap, bahkan kepala bayinya sudah kelihatan. cepat persiapkan persalin segera." perintah dokter pada perawat.


"Sekarang, ibu Alexa ikuti aba-aba dari saya, tarik nafas panjang lalu belajar mengejan dengan benar." ucap dokter.


Alexa tidak mampu bersuara lagi, dia hanya bisa mengganggukkan kepalanya seraya berpegangan kuat di lengan Dev.


"Sayang, aku yakin kamu pasti bisa melewati semua ini." ucap Dev memberikan semangat pada sang istri.


Alexa mengikuti semua instruksi dari dokter, menarik nafas panjang, dia kembali mengejan.

__ADS_1


"Eeemmm aaaagghhh."


"Oke bagus, ulangi sekali lagi. tarik nafas panjang. lalu mengejan lagi."


"Aaaagghhh....."refleks mengejan kuat, tidak lama terdengar suara.


"Owe....owe....."


Dev dan Alexa menarik nafas lega melihat bayi laki-laki mungil yang tampan terlahir kedunia, melihat bayinya rasa sakit yang semula dirasakan Alexa hilang seketika, berganti rasa bahagia dan haru.


"Alhamdulillah, semua orang terdekat Alexa dan Dev yang berkumpul didepan pintu mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga.


"Selamat ya ibu, pak Devan. bayi anda terlahir sehat dan normal. dia berjenis kelamin laki-laki."


Alexa menerima bayinya, dia menatap seakan tidak percaya jika sudah memiliki seorang bayi dan menjadi seorang ibu.


"Anakku yang tampan."


"Alexa, kamu berhasil melewati perjuangan berat ini. kamu adalah wanita sejati yang sudah menjadi seorang ibu yang seutuhnya." ucap Dev.


"Iya, dan kamu juga sudah menjadi seorang bapak."

__ADS_1


"Iya, kita akan membesar kan anak kita dengan baik, semoga kedepannya dia akan menjadi seorang yang berguna bagi kedua orang tuanya dan agama."


"Amin."'


Setelah Alexa dibersihkan dan dipindahkan keruang perawatan, semua anggota keluarga masuk, mengerumi bayi tampan tersebut.


"Alexa, terimakasih sudah memberikan kami seorang cucu yang sangat tampan, harapan kami sudah dikabulkan." ucap mami mengusap air mata haru.


"Mau dikasih nama siapa Alexa? atau sudah mempersiapkan nama yang bagus untuk nya?" tanya Elmira penasaran.


"Belum El, mungkin Dev sudah mempersiapkan nya." Alexa menatap Dev yang tersenyum.


"Namanya adalah, Rayanza Al Malik. agar nantinya bisa menjadi anak yang Sholeh."


"Amiiin."


Setelah beberapa hari dirawat, Alexa sudah diperbolehkan untuk kembali pulang kerumah.


"Rayanza, sekarang kita akan pulang kerumah. bunda yakin kamu pasti bakal menyukai kamar baru yang sudah bunda persiapkan jauh hari khusus untuk mu, nak." ucap Alexa.


Tidak butuh lama, mobil sudah memasuki gerbang utama rumah besar, Alexa begitu terharu begitu mendapat kejutan luar biasa, dimana semua orang sudah menunggu dengan acara syukuran penyambutan bayinya.

__ADS_1


\*Pengumuman TAMAT\*


Untuk season satu author tamatin dulu, nantinya jika ada ide yang lebih menarik lagi. author lanjutkan pada seoson dua, menceritakan kisah anak-anak mereka yang tentunya akan lebih gokil dan berwarna.


__ADS_2