Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Rasa kehilanganmu


__ADS_3

Seketika Erlangga murka, begitu mengetahui jika adiknya sudah mendapatkan perlakuan buruk dari Jack.


"Kurang apa lagi perlakuan tidak adil yang sudah kita terima. memenjarakan kakak dan Jack juga membalas perbuatan keji yang pernah dialami adiknya terhadap mu, laki-laki seperti Jack tidak pantas hidup." ucap Erlangga penuh kemarahan.


"Sudahlah kak, dia itu iblis dan kita tidak akan mampu melawan mereka, cukup sudah apa yang kita terima selama ini." ucap Elmira berusaha menenangkan kakaknya.


"Tidak Elmira, semula memang kakak menerima takdir dan ingin berdamai. setelah Jack membebaskan kakak dari penjara dan berbagai iming-iming harta dan jabatan atas kesalahpahaman terjadi selama ini, tapi sekarang kakak tidak bisa terima jika kamu juga mendapatkan perlakuan buruk darinya. kakak harus melenyapkan laki-laki itu dengan tangan kakak sendiri. Kakak tidak peduli apapun Elmira, yang penting Jack harus menerima pembalasan dari perbuatan nya."


"Aku hanya tidak ingin, dendam membuat kakak kalap mata." bujuk Elmira.


"Kakak tidak peduli El."


"Sudah cukup, aku tidak ingin kakak dipenjara lagi. hu...hu..aku hanya ingin hidup tenang bersama kakak ditempat ini, itu sudah cukup bagiku dan jangan benci kedua anakku, bagaimana pun mereka tidak bersalah kak." tangis Elmira memeluk kaki Erlangga yang berniat pergi mencari keberadaan Jack.


Melihat mami nya menagis, Clara dan Cleo ikutan menagis memeluk maminya. seketika hati Erlangga melunak melihat mata polos keponakannya.


"Meskipun paman sangat mengutuk perbuatan ayahmu, namun tidak akan menyurutkan kasih sayang paman terhadap kalian berdua." Erlangga memeluk dan menggendong Clara dan Cleo secara bersamaan.

__ADS_1


"Pa....man" ucap mereka bersamaan, menyukai sosok Erlangga yang berubah lembut.


"Ya sayang, aku adalah paman kalian. mulai sekarang paman akan bertanggung jawab terhadap kalian berdua. menyayangi dan melindungi kalian." mengecup pipi Clara dan Cleo bergantian.


Elmira mengusap air matanya, paling tidak dia merasa cukup lega setelah kemarahan Erlangga mereda. dia hanya ingin hidup tenang dan damai bersama anak-anak dan kekuarga nya, sudah cukup bagi Elmira.


Hari-hari di jalani Elmira dan anak-anak nya dengan ceria, begitu juga dengan madam dan Erlangga. berada dikampung halaman nya sendiri. membuat Elmira merasa cukup nyaman dan tenang. dia yakin Jack tidak akan menemukan dirinya ditempat yang begitu jauh ini.


****


Dia sudah tidak sabaran lagi, kali ini Jack akan langsung menemui Elmira lagi. berusaha untuk membujuknya agar Elmira mau memberikan sedikit maaf, paling tidak Jack bisa bertemu dengan Clara dan Cleo. setelah itu dia akan melakukan pendekatan perlahan-lahan pada Elmira, sampai wanita itu luluh dan bersedia untuk memanfaatkan kesalahan nya. meskipun itu mustahil, tapi Jack memiliki keyakinan jika dia dan Elmira pasti bisa bersama-sama membesarkan Clara dan Cleo dengan penuh cinta dalam sebuah ikatan keluarga yang bahagia.


Begitu sampai dengan helikopter pribadi nya, Jack langsung mengendarai mobil menuju kediaman Elmira dengan dada yang berdebar dan rasa rindu melihat wajah cantik dan tampan anaknya, begitu juga rasa yang mulai tumbuh untuk Elmira.


Mobil Jack sudah memasuki halaman rumah yang terlihat sangat sepi, seperti tanpa penghuni. Jack bergegas turun dengan rasa rindu yang membara.


"Pintu ini terkunci rapat, lampu ruangan juga dimatikan. ada apa ini, Elmira dan anak-anak ku. kalian dimana?"

__ADS_1


Tubuh Jack seketika terhenyak, perih dan rasa ingin berteriak dan menagis membuat nya semakin tersiksa. namun dia masih berharap jika Elmira dan anak-anak masih ada didalam. bahkan dua jam terlewatkan begitu saja, namun hanyalah kesepian.


Seorang perempuan paruh baya yang merupakan tetangga Elmira, mendekati Jack.


"Tuan, apa anda menunggu seseorang?"


"Ya, aku ingin bertemu Elmira."


"Dia sudah tidak tinggal disini lagi tuan, dia sudah pindah beberapa hari yang lalu."


"DEG."


"Pindah, mereka pindah kemana nyonya?"


"Aku tidak tahu, karena mereka tidak memberitahu."


"Baiklah, terimakasih atas informasinya."

__ADS_1


__ADS_2