Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Elmira melahirkan


__ADS_3

"Jack, Elmira." sapa Dev.


"Kalian disini juga." ucap Jack menghentikan langkahnya.


"Iya, aku habis menemani Alexa untuk periksa kehamilan." jawab Devan.


"El, sepertinya kamu sudah waktunya melahirkan." sapa Alexa kawathir melihat kondisi sahabatnya yang mengeluarkan keringat.


"Iya Xa, bagaimana dengan kehamilan mu?" Elmira yang sedang kontraksi masih menyempatkan untuk bertanya.


"Alhamdulillah, kehamilan ku sehat-sehat, ayo aku bantu menuntun mu."


Devan dan Alexa membatalkan niatnya untuk kembali pulang, mereka ingin menemani Elmira dan Jack selama proses melahirkan.


Setelah diperiksa dokter, dikarenakan letak posisi bayi Elmira tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal, sehingga Dokter memutuskan untuk melakukan operasi cecar.


Jack terlihat bahagia menyambut anak ke tiga mereka, bahkan dia menemani Elmira dalam melakukan operasi cecar. tanpa terasa air mata haru membasahi pipi Jack, saat melihat dokter mengangkat seorang bayi perempuan yang terlibat sangat cantik, dengan warna kulit putih bersih.


"Alhamdulillah, sayang. anak perempuan kita sudah terlahir kedunia." ucap Jack menagis haru, ditambah lagi perjuangan Elmira selama kehamilan dan melahirkan anak-anak yang cantik dan tampan untuk nya.


"Sayang, maafkan aku pada saat kehamilan dan kelahiran twins dulu, aku tidak ada disampingmu."

__ADS_1


"Jack, sudahlah. ngak usah dibahas lagi, yang jelas aku dan anak-anak sudah hidup bahagia bersama mu sekarang."


Setelah bayi dibersihkan, Elmira diminta untuk menyusui bayi ketiga nya untuk pertama kali.


"Anakku, ternyata kamu sangat cantik." ucap Elmira saat menatap anaknya yang mulai mencari ASI pertama nya.


"Dia cantik, persis kamu sayang." puji Jack.


Setelah dipersilahkan masuk, Dev dan Alexa ikut tersenyum senang melihat bayi perempuan mungil Elmira.


"El, anakmu cantik banget ya."


"Tentu dong, anak siapa dulu." canda El.


"Laki-laki."


"Semoga anakmu nantinya, dia setampan kamu juga ya Dev." ucap Jack.


"Tentu, bahkan aku sangat yakin. jika putri kalian ini nantinya akan jatuh cinta pada anak laki-laki ku." ucap Dev tanpa sadar, namun semua tertawa karena bagi mereka hanyalah ucapan spontanitas saja.


"Mudah-mudahan, hubungan anak-anak kita nantinya terjalin dengan baik."

__ADS_1


"Amiiin."


****


Beberapa bulan berlalu, sekarang giliran Alexa yang kesakitan. dia terus menangis karena mobil yang membawanya kerumah sakit seakan berjalan begitu lambat.


Sesampai dirumah sakit, Alexa yang terus menagis kesakitan dibawa keruangan persalinan. dokter segera melakukan pemeriksaan. dan mengatakan jika kemungkinan Alexa bisa melahirkan secara normal dan sudah pembukaan dua.


"Oh my god, sakiiit sekali... aaaagghhh.." ceracau Alexa, bahkan Dev beberapa kali meringis karena kerah bajunya ditarik-tarik Alexa.


"Tuan, agar pembukaan lebih cepat lagi, sebaiknya bantu ibu Alexa untuk berjalan mondar-mandir dulu." terang dokter.


"Apa ini tandanya masih lama ya dok?"


"Iya ibu."


"Tapi ini sangat sakiiit dok, bagaimana aku bisa jalan."


"Dicoba saja dulu ibu, pelan-pelan saja." bujuk perawat membantu Alexa untuk berdiri. kemudian Jack dihadapan nya menuntun langkah Alexa.


"Kamu pasti kuat sayang, bertahan lah demi bayi kita. ingat aku mencintaimu." ucap Dev barusan ampuh menghilangkan rasa sakit yang dirasakan oleh Alexa, namun itu bertahan hanya beberapa detik saja, setelah itu dia kembali kesakitan.

__ADS_1


"Mama, doa kan Alexa agar mampu melewati rasa sakit ini." teriak Alexa pada mamanya yang tengah menatap kawathir dirinya.


"Tentu sayang, doa terbaik mama selalu untuk mu nak."


__ADS_2