Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Berterus terang


__ADS_3

Elmira menatap rumah mewah pemberian Jack untuk dirinya dan anak-anak, mau tidak mau Elmira harus menerima. karena Jack mengatakan untuk masa depan anaknya.


Sedangkan kakaknya Erlangga, tetap memilih tinggal dirumah peninggalan kedua orang tua nya. dengan alasan lebih nyaman tinggal disana.


"Mi, Cleo senang banget. ternyata rumah ini bagus dan banyak mainan nya."


"Ma, Clara boleh main istana balon ngak."


"Boleh, tapi hati-hati ya nak."


Rumah mewah pemberian Jack, sudah dilengkapi perabotan berkelas, dan juga dipenuhi banyak mainan anak-anak yang bebas mereka gunakan.


"Mi, ternyata papi Cleo. orang kaya ya mi."'


"Iya, bahkan papi sudah menyediakan banyak mainan baru untuk kita." ucap Clara tertawa bahagia.

__ADS_1


Twins begitu menikmati kediaman baru mereka, tapi tidak dengan sang mami. dia lebih banyak melamun. tanpa disadari nya cinta sudah tumbuh dan bersemi untuk Jack.


Hari-hari dijalani Elmira mulai terasa hampa, bahkan dia sangat merindukan kehadiran Jack. bibirnya berkata sangat membenci laki-laki itu, tapi tidak dengan hatinya yang mendambakan.


****


Dihadapan kedua orang tuannya, Jack terlihat sedang berfikir keras. mengumpulkan kata-kata yang tepat untuk memberitahu kan tentang keberdaan Clara dan Cleo, cucu kembar yang pernah dijanjikan Jack pada kedua orang tuanya.


"Jack, sekarang kamu tidak bisa mengundur- undur pernikahan mu dengan Mona lagi. jadikan lah keluarga prioritas pertama dalam kehidupan mu dan bisnis menjadi yang kedua. kita sudah memiliki segalanya." bujuk papi.


"Ya mi, aku sangat ingin menikah dan memiliki keluarga. tapi bukan dengan perempuan seperti Mona."


"Jack, apa kamu sadar dengan apa yang kamu ucapkan barusan. Mona adalah wanita terbaik untuk mendampingi mu."


"Aku sangat sadar Pi, tapi aku sudah memiliki calon istri yang jauh lebih istimewa dan dengan dua anak-anak yang lucu dan menggemaskan, aku yakin mami dan papi pasti akan menerima kehadiran mereka dengan senang hati begitu mengetahui siapa mereka yang sesungguhnya." terang Jack.

__ADS_1


"Jack, apa kamu sudah jatuh cinta pada seorang janda yang mempunyai anak? tidak.... sampai kapanpun mami tidak akan merestui nya, mau ditaruh dimana muka mami. jika hal itu terjadi."


Jack mengeluarkan ponselnya, memperlihatkan Photo Clara dan Cleo, serta wajah cantik Elmira yang duduk disebelahnya.


"Siapa gadis ini? dan wajah kedua bocah cantik dan imut ini sangat mirip dengan kamu Jack, bola mata hitamnya juga persis mata bulat milik Ellena. mendiang Putri kesayangan ku." ucap mami penuh rasa kagum, dia langsung jatuh cinta pada kedua bocah yang baru dilihatnya melalui kamera ponsel Jack.


"Mami dan papi, masih ingat gadis yang pernah aku nodai beberapa tahun silam. karena kesalahpahaman atas kematian Ellena. inilah dia, nama nya Elmira."


"Astaga Jack, mami tidak menyangka perbuatan kejimu ternyata membawa kebahagiaan tidak terhingga dalam hidup kita. cucu-cucu ku yang cantik dan tampan." ucap mami dengan mata berbinar-binar bahagia.


"Itulah alasan utama ku selama ini menunda-nunda pernikahanku dengan Mona, aku ingin mencari keberadaan mereka dan mendapatkan Maaf darinya. setelah itu aku akan memperkenalkan mereka pada mami dan papi."


"Jack, tolong bawa mami dan papi untuk bertemu dengan mereka. rasanya mami dan papi sudah tidak sabaran lagi untuk melihat kedua cucu-cucu kami yang sangat mengemas kan itu. terutama meminta maaf pada Elmira, kami sebagai orang tua sangat menyesal dan menyayangkan tindakan mu dulu. meskipun sekarang sudah berbuah manis."


"Tentu mi, tapi kita harus menyelesaikan masalah pertunangan ku dengan Mona terlebih dahulu."

__ADS_1


"Ya Jack, mami yakin semuanya akan indah pada waktunya." bujuk mami yang membuat Jack tersenyum lega, setelah mengungkapkan semua yang dia pendam selama ini.


__ADS_2