Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Wanita yang sama


__ADS_3

Jack berdiri melamun didepan jendela kaca, pikirannya kembali kalut. sehingga dia tidak menyadari kedatangan sabahat baiknya, Dev.


"Hallo Jack, aku dengar kamu lagi sakit dan pergi begitu saja dari pesta. apa ada yang menggangu pikiran mu? bahkan ekspresi mu seperti orang yang sedang memikul beban yang sangat berat." Dev menepuk pelan pundak sahabatnya itu.


"Ya, bahkan seakan ditimpa ribuan ton."


Jack memejamkan mata sesaat, dadanya naik turun seakan tengah menyimpan beban yang begitu menyiksa. berjalan menuju kasur dan merebahkan tubuhnya, Dev mengikuti dari belakang.


"Kamu ngapain datang menemui ku, bukankah seharusnya saat ini kamu tengah menikmati bulan madu." tanya Jack.


"Ha...ha... asalkan kamu tahu, aku tidak pernah menyentuh istri ku. pernikahan kami tidak sehat karena tanpa dilandasi cinta." ucap Dev yang terlihat sedih dan tertekan.


"Apa kamu masih memikirkan cinta pertama mu?"


"Ya Dev, bagiku El tidak akan pernah tergantikan oleh perempuan manapun."


"Jangan risau Dev, jika aku mengenal perempuan yang bernama El itu, aku pasti akan mengatakan betapa kamu mencintai nya, jika perlu kalian kawin lari sejauh mungkin. aku akan membantumu."


"Benarkah Jack."


"Ya, karena kita sahabat baik."

__ADS_1


"Tapi bagaimana dengan dirimu sendiri, bukankah kamu juga sudah bertunangan dengan Mona?"


"Kita mempunyai permasalahan yang hampir serupa, cuma bedanya aku tidak akan pernah menikahi Mona." jawab Jack semakin memantapkan hatinya untuk mendapatkan Elmira dan anak-anak nya.


"Kenapa?"


"Aku mempunyai permasalahan yang jauh lebih rumit dan berat darimu Dev."


"Apa itu Jack."


"Dinegara ini, aku kembali dipertemukan dengan wanita dimasa laluku." ucap Jack seketika terdiam, berusaha mengendalikan sesak di dada nya, dia tidak ingin bercerita lebih banyak tentang perbuatan buruknya terhadap Elmira.


"Terus, kamu ingin bersama nya dan meninggalkan Mona?"


"Aku penasaran seperti apa perempuan yang sudah membuat mu rela meninggalkan model cantik seperti Mona, aku yakin dia benar-benar wanita istimewa." puji Dev yang teringat akan Elmira.


"Yah...., bahkan aku sepertinya memiliki anak dari perempuan itu." ucap Jack dengan mata berbinar-binar akan tingkah Clara dan Cleo. bahkan raut kecantikan Clara begitu mirip dengan mendiang adiknya Ellena.


"Kamu yakin jika itu anakmu?"


"Sangat yakin, karena dia bukanlah wanita murahan."

__ADS_1


"Jack, perjuangan kan lah cintamu. aku sebagai sahabat selalu mendung yang terbaik untuk mu." ucap Dev. mereka berdua tidak menyadari jika tengah membicarakan wanita yang sama.


"Jack, apa sebenarnya kamu sudah sering tidur dengan banyak wanita? hingga sampai memiliki anak." ucap Dev yang menepuk pipinya sendiri, karena masih syok dengan penuturan sahabatnya. karena dia seperti bermimpi mengingat dibalik sikap dingin dan arogan seorang Jack ternyata dia menyimpan rahasia besar dalam hidup nya.


"Tidak, cuma dia wanita pertama yang aku tiduri."


"Apa orang tuamu dan Mona mengetahui hal ini, Jack."


"Belum, saat ini cuma kamu yang mengetahui rahasia besar dalam hidupku. aku tidak ingin ada seseorang yang akan menyakiti anak-anakku nantinya."


"Baguslah, jadi apa rencana mu setelah ini, Jack."


"Entahlah, aku begitu kalut dan bingung mencari jalan keluar. jika kamu berada diposisiku, apa yang akan kamu lakukan?" Jack balik bertanya pada Devan.


"Aku akan memberikan yang terbaik untuk anak-anakku yang merupakan darah daging ku sendiri, seperti tempat tinggal, pendidikan dan penghidupan yang layak. yang pasti mereka tidak akan aku biarkan kekurangan apapun, anggap saja sebagai penebus kesalahan dimasa lalu karena sudah menelantarkan mereka." ucap Devan.


"Tapi aku belum mempunyai keberanian yang cukup besar, aku takut mereka akan semakin jauh meninggalkan aku." Jack menundukkan kepalanya sedih.


"Apa mereka menolak kehadiran mu, Jack."


"Ya,"

__ADS_1


"Sebaiknya, berjuanglah untuk meluluhkan hati mereka, lakukan lah pendekatan dan usahakan untuk menarik perhatian nya. tunjukkan sisi lembutmu yang ingin terbaik, buat dia jatuh cinta dan memaafkan kesalahanmu." nasehat Devan.


"Terimakasih Dev, aku lega setelah mendengar nasehat darimu." Jack terlihat bersemangat kembali. dia bangkit menuju kamar mandi, membersihkan tubuhnya lalu sarapan bareng Devan pagi ini.


__ADS_2