Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Kabur keluar negeri


__ADS_3

"Tuhan memberikan aku kesempatan hidup yang kedua, semua yang terjadi bukan lah kesalahan ku. tapi penyebabnya adalah Jack. untuk lepas dari jeratannya, jalan satu-satunya aku harus pergi sejauh mungkin meninggalkan negara ini." bathin Elmira membulatkan tekadnya.


Malam ini, Elmira mulai mempersiapkan diri. dengan mengajak madam Jane dan asisten Jason untuk membantu nya.


Ke-dua orang kepercayaan Jack ini, merasa kasihan melihat penderitaan Elmira, sehingga mereka bersedia dengan senang hati membantu.


"Madam Jane, ikutlah denganku." pinta Elmira penuh harap, karena dia membutuhkan sosok madam yang baik dan penuh perhatian.


"Ikutlah Jane, karena bagaimanapun Jack pasti akan menyalahkan mu nantinya. karena sudah terlibat. aku akan membantu kalian dengan menipulasi data-data kalian, sehingga Jack akan kesusahan nantinya untuk melacak. jangan risau, karena kedua orang tua, tuan Jack. tidak akan tinggal diam." terang Jason.


"Kapan, kami berdua bisa pergi?"


"Besok malam, karena tuan Jack akan menghadiri undangan teman-teman nya disebuah klub malam."


"Baiklah, sekali lagi terimakasih ya Jason. paling tidak aku memiliki kesempatan untuk menjaga dan merawat anak ini tanpa pengawasan Jack." mengusap perutnya.


"Nona, apa anda hamil?"


"Ya, Jack tidak hanya menyakiti ku saja. tapi dia juga meninggalkan benihnya diperut ku." ucap Elmira dengan nada sedih.


"Aku yakin, tuan muda akan menyesali perbuatannya. percayalah keadilan pasti akan berpihak padamu nona." ucap Jason prihatin.

__ADS_1


Siang nya, secara diam-diam Jason sudah berhasil menipulasi semua dokumen dan data-data Elmira dan madam Jane. termasuk penerbangan rahasia tepat tengah malam. saat Jack asyik dengan teman-teman nya di klub.


"Nona, waktumu tidak banyak. ayo cepat kalian tinggalkan apartemen segera. nanti dilantai bawah sudah ada mobil berwarna hitam yang akan mengantarkan kalian menuju tempat rahasia, dimana penerbangan sudah siap menanti kedatangan kalian berdua."


"Tuan Jason, kalau boleh tahu. kami akan pergi kemana?"


"Nona akan pergi ke Amerika, dengan helikopter pribadi. disana sudah tersedia tempat tinggal dan sejumlah uang dalam kopermu. demi keamanan dan keselamatan kalian berdua. setelah ini kita tidak bisa saling berkomunikasi lagi. ini percakapan terakhir kita." ucap Jason dari dalam klub, sambil terus mengawasi Jack.


"Jason, aku titip kakakku Erlangga. aku tidak ingin Jack menyakiti nya nanti." pesan Elmira.


"Tentu nona."


"Ayo madam kita pergi." mereka berdua langsung berjalan cepat menaiki mobil hitam seperti yang sudah dikatakan Jason.


Sepanjang perjalanan, Elmira dihantui perasaan buruk, dia begitu takut akan ketahuan Jack, karena perlakuan buas Jack yang tanpa belas kasih, masih membekas dibenaknya.


"Nona, jangan terlalu khawatir. aku yakin semua akan baik-baik saja." ucap madam Jane, meskipun dari ekspresi wajahnya, madam sendiri tidak bisa menyembunyikan kecemasan nya juga.


"Nona kita sudah sampai." ucap sopir membantu mengeluarkan barang-barang Elmira dan memasukkan nya kedalam Hely.


Elmira membantu membimbing madam memasuki Hely dengan hati-hati, setelah duduk dengan posisi nyaman. Hely mulai mendarat meninggalkan tanah kelahirannya, Elmira menghirup nafas lega, paling tidak dia sudah terbebas dari jerat penguasa Jack.

__ADS_1


"Selamat tinggal semuanya, mama....papa suatu saat. aku akan kembali lagi, untuk saat ini izinkan aku pergi." bathin Elmira.


****


"Kenapa perasaanku tiba-tiba gelisah, dan terus teringat pada gadis bodoh itu."


Jack yang masih kepikiran Elmira, akhirnya pergi meninggalkan Klub. mengabaikan acara yang belum berakhir.


"Kenapa madam Jane, tidak bisa dihubungi, Aku yakin pasti sudah terjadi sesuatu?"


Jack melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, begitu sampai di unit apartemen Elmira. dia langsung menyerobot masuk kedalam.


"Elimira....madam Jane, dimana kalian?"


Jack memeriksa setiap sudut kamar dengan penuh kemarahan, namun hasilnya tetap sama.


"Kosong? mereka pasti sudah berhasil kabur."


Jack segera menghubungi orang-orang kepercayaannya, termasuk Jason. tidak butuh lama mereka semua sudah berdiri menghadap Jack yang tengah memancarkan aura kemarahan.


"Cepat kalian temukan Elmira, aku yakin dia belum terlalu jauh meninggalkan lokasi ini." perintah Jack. termasuk melacak melalui cctv apartemen.

__ADS_1


__ADS_2