Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Berharap segera sembuh


__ADS_3

Tuan Hendrik masuk, dia sempat kaget melihat kondisi Jack yang sudah membaik. dia tersenyum hangat berjalan mendekati Jack, begitu juga sebaliknya. Jack sangat berterimakasih atas pertolongan mereka, yang sudah menyelamatkan nyawanya dan istri tercinta.


"Syukurlah, kamu sudah sadar setelah tiga hari koma. bahkan kondisimu juga sudah semakin membaik." ucap Hendrik tersenyum ramah.


"Tuan, saya sangat berterimakasih atas bantuan Anda. jika anda tidak datang tepat waktu. mungkin aku dan istriku sudah tidak ada didunia ini lagi." ucap Jack.


"Sudah kewajiban kita untuk saling tolong menolong, lagian Babi hutan itu mengamuk. mungkin menganggap jika kalian berdua adalah pemburu yang mengejar-ngejar mereka. sehingga membalaskan dendam pada kalian. kami terpaksa memburu babi-babi tersebut karena sudah merusak hasil kebun kami." terang Hendrik.


"Apapun itu, aku dan istriku sangat berterimakasih sekali. karena kami sudah lama tersesat di hutan tersebut dan belum juga menemukan jalan keluar." ucap Jack seraya menceritakan tentang kecelakaan yang mereka alami.


Tuan Hendrik dan istri nya magut-magut, mendengar cerita Jack. mereka ikut prihatin tentang perjuangan Jack dan Elmira selama hidup di hutan.

__ADS_1


"Saya harap kalian bisa memaklumi kondisi desa terpencil ini, yang sama sekali tidak memiliki akses apapun. baik berupa penerangan maupun alat komunikasi yang canggih. disini saya dan beberapa warga yang lain hidup masih dalam keterbatasan, tapi kami merasa sangat bahagia menjalani kehidupan seperti ini."


"Ya, karena tempat ini sangat indah dengan udara pegunungan yang sejuk dan bersih. rasanya begitu tenang dan damai." puji Jack sambil memperhatikan situasi diluar rumah panggung melalu jendela pintu yang terbuat dari kayu.


"Kalian boleh tinggal bersama kami disini, sampai kapanpun kalian inginkan." jawab nyonya Helen merasa senang, dirumah nya tidak sepi lagi semenjak kedatangan pasangan muda ini.


"Maaf nyonya, bukan nya kami berdua menolak. tapi kami sudah mempunyai sepasang anak kembar dan keluarga yang mungkin saat ini masih mencari-cari dan mencemaskan kondisi keberdaan saya dan istri. pasca kecelakaan yang membuat kami hingga sampai ketempat ini."


"Jadi kalian sudah memiliki anak? dan mereka juga kembar?"


"Kami mengerti dengan perasaan mu nak, namun untuk beberapa waktu kedepannya bersabarlah sampai kondisimu dan suami, benar-benar pulih. lagian saat ini sedang musim penghujan membuat jalanan kecil menuju desa tetangga sangat sulit dilalui karena licin, bahkan kondisi sungai sering banjir jika hujan tidak berhenti turun selama seminggu." terang tuan Hendrik.

__ADS_1


"Iya nak, untuk mencapai desa tetangga yang terhubung dengan jalan raya. membutuhkan dua hari perjalanan darat, tapi jangan kawathir setelah kondisi kalian sangat membaik. ibu akan menyiapkan bekal selama perjalanan kalian nantinya." tutur Helen ikut menimpali.


"Aku juga akan mengantarkan kalian berdua, agar tidak tersesat lagi nanti nya." sela tuan Hendrik.


"Apa diperjalanan nanti, masih sering dijumpai binatang buas, seperti babi hutan dan yang lainnya?" tanya Elmira yang masih trauma dengan apa yang dialami nya dan Jack.


"Biasanya tidak pernah, babi hutan itu keluar karena masa pancaroba saja. bahkan sebelum ini desa ini sangat aman. meskipun begitu aku akan membawa alat-alat yang bisa untuk melindungi perjalanan kita nantinya." Jawab Hendrik.


Jack dan Elmira saling pandang, mereka tersenyum senang. dan tidak sabaran lagi untuk segera sembuh, dan musim penghujan ini segera berlalu. sehingga mereka bisa kembali pulang. bertemu dengan anak-anaknya dan keluarga tercinta.


"Sudah siang, aku tahu kalian berdua juga pasti sudah sangat lapar." ucap Hendrik.

__ADS_1


Nyonya Helen segera berjalan menuju dapur, untuk mempersiapkan bekal makan siang. Elmira merasa tidak enak hati, sehingga dia ikut membantu-bantu memasak di dapur, serta pekerjaan lainya. meskipun tuan Hendrik dan istrinya terus melarang.


Selesai memasak, Elmira membantu menyuapi Jack. dia ingin suaminya segera sembuh, agar bisa kembali pulang.


__ADS_2