
Jack berusaha untuk bangkit, rasa sakit atas pukulan keras Dev. masih terasa perih di beberapa bagian tubuhnya yang terkena pukulan keras barusan, bukan nya tidak mampu membalas bahkan ilmu bela diri yang dimiliki Jack tidak diragukan lagi. namun dia sengaja mengalah mengingat kesalahannya, bahkan dia sama sekali tidak mengetahui sebelumnya jika Dev dan Elmira menjalin asmara, yang telah kandas karena perbuatannya.
"Aku rela menerima cacian dan kebencian dari orang terdekatku, aku pantas mendapatkan semua ini. tapi semua itu tidak menyurutkan semangat ku untuk mencari dan menemukan twins ku kembali."
Jack melajukan mobil menuju mention miliknya, penampilan Jack yang kacau membuat para pelayan kaget, namun tidak ada yang berani bersuara untuk menanyakan kejadian yang sudah menimpa tuan muda mereka.
Jack mengambil ponselnya, dia ingin menyewa orang bayaran yang handal. kali ini dia memerintahkan untuk melacak hingga kampung halaman Elmira maupun dinegara ini.
Tidak begitu lama, Jack sudah mendapatkan informasi yang dia inginkan. termasuk jika Elmira yang kini sudah hidup bahagia bersama anak-anak dan kakak nya Erlangga. yang lebih membuat nya terpukul adalah riwayat tentang keluarga Elmira yang berasal dari keluarga baik-baik, sehingga Jack sudah melakukan kesalahan besar karena menjadikan wanita itu sebagai objek balas dendam nya selama ini.
"Dosaku terlalu besar dan tidak mudah bagi kalian untuk memaafkan, namun izinkan aku untuk menebus dan memperbaiki diri." bathin Jack.
Paginya Jack kembali memutuskan untuk pulang, dia berencana akan mencari Elmira hingga kampung halamannya. sampai kapanpun Jack tidak akan pernah menyerah.
__ADS_1
*****
Dev semakin kacau, setelah mengetahui jika sahabatnya Jack lah yang merusak pujaan hatinya Elmira. emosi Dev sering tidak terkendali. sehingga Alexa lah yang selalu menjadi tumpuan kemarahan nya.
Malam ini Jack pulang dalam kondisi mabuk berat, bibirnya mengumpat perbuatan Jack. sesekali dia menyebut nama Elmira, mengatakan betapa dia merasa kehilangan dan sangat merindukan gadis itu. Alexa yang mendengarnya mengatupkan kedua tangan di dada. rasanya sangat perih ketika suaminya menyebut nama perempuan lain.
"Dev, selama ini aku sudah banyak bersabar karena ingin menjadi istri yang baik untuk mu. aku rela merasakan sakit dihatiku setiap kamu selalu menyebut-nyebut nama Elmira, asalkan kita tetap bisa bersama mempertahankan pernikahan ini. aku mohon bukalah sedikit hatimu untukku, Dev." ucap Alexa berurai air mata, namun Jack yang sudah mabuk berat tidak mengindahkan sama sekali ucapan nya.
"Maafkan aku Dev."
"Terlambat, kamu sama dengan Jack. kalian berdua adalah perusak hubungan ku dengan Elmira. aku tidak pernah tertarik sama sekali dengan wanita bodoh seperti dirimu. untuk apa kamu masih mempertahankan pernikahan kita yang tidak sehat ini, hah..."
Alexa menagis, hatinya sangat hancur bukan karena caci makian dari Dev saja, tapi perlakuan Dev yang tidak pernah mengganggap nya sebagai seorang istri jika tidak dihadapan kedua orang tua mereka.
__ADS_1
"Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, jika mencintai mu akan sesakit ini Dev." ucap Alexa disela-sela Isak tangisannya.
"Apa sakiiit, tapi kenapa kamu masih bertahan di sisiku. gadis bodoh...ha...ha..." Dev menyeringai melihat Alexa yang terus menagis. perlahan langkah kakinya semakin mendekat.
"Dev...kamu mau apa?" Alexa mundur perlahan melihat gelagat Dev yang tidak seperti biasanya.
"Bukankah ini yang kamu inginkan selama ini."
Dev menarik kasar pakaian Alexa, hingga robek dan memperlihatkan gundukan besar yang begitu menggoda. bahkan gairah Dev semakin membara ketika pandangan matanya seolah-olah melihat Elmira yang ada dihadapannya saat ini.
"Elmira, sayangku."
Seketika Dev tersenyum, sambil membuka satu persatu pakaiannya. sedangkan Alexa hanya bisa menagis pasrah. apalagi Dev terus menyebut nama perempuan lain saat akan menjamah dirinya untuk pertama kalinya.
__ADS_1