Bara Api Dendam CEO Arogan

Bara Api Dendam CEO Arogan
Kebenaran terungkap


__ADS_3

Prangkkk....pisau tersebut seketika terlempar jauh.


"Kak Alexi, apa yang kamu lakukan. kenapa kamu mencegatku untuk menghabisi perempuan ini." ucap Mona kesal karena aksinya dihentikan Alexi.


Alexi menarik kasar tangan Mona, dan membawanya pergi agak menjauh dari posisi Jack dan Elmira berada.


"Kak lepas, urusanku belum selesai dengan ****** itu." meronta ingin menarik tangannya agar terlepas dari genggaman kuat Alexi.


"Kamu jangan gila, Mona. aku mencintai Elmira. dan tidak ingin kamu berbuat lebih jauh lagi untuk menyakiti nya. cukup untuk membuat Jack tersiksa sudah cukup."


"Kak, ini tidak fear... mereka berdua cerdik dan bisa mencari cara untuk kabur dari sini, lagian Elmira tidak akan pernah menyukai mu. ingat itu."


"Aku tidak peduli, aku akan membawa dia pergi jauh. lalu memaksanya untuk menjadi istri ku." ucap Alexi tersenyum licik.


"Elmira tidak akan menerima mu kak."


"Aku akan mengancam, nyawa ke-dua anak-anaknya akan menjadi taruhannya jika dia menolak."

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan Jack?"


"Kita akan tetap membunuh nya, karena Jack merupakan ancaman terbesar bagi kita berdua. dia sulit untuk ditaklukkan dan tidak selemah Elmira." bujuk Alexi agar Mona bersedia untuk menghabisi Jack.


"Kapan kakak akan menghabisi Jack?"


"Sabarlah adikku, untuk sementara waktu aku ingin membuat Jack tersiksa lahir bathin. baru setelah itu kita habisi dia."


"Tapi aku tidak tega kak, aku masih mencintainya."


"Kamu tidak perlu ikut mengotori tanganmu, cukup aku saja atau anak buah kita yang beraksi."


Mona tertunduk lesu, meskipun jauh dilubuk hati nya tidak tega jika Jack harus dihabisi. sedangkan Elmira wanita yang paling dibencinya dibiarkan hidup dan menjadi bidadari dihati kakaknya.


****


"Elmira, maafkan aku sayang. aku laki-laki yang tidak berguna tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu mu." ucap Jack yang terus meronta sehingga ikatan dikaki dan tangannya membuat kulitnya memerah.

__ADS_1


"Jack, aku tidak apa-apa. aku tidak ingin kamu terus menyakiti dirimu sendiri." ucap Elmira yang mengerti ketidak berdayaan Jack yang ingin melindungi nya.


Susah payah Jack mengarahkan tubuh nya untuk mendekati Elmira, mereka saling mendekap meskipun tidak bisa untuk saling merangkul dan memeluk.


"Aku takut Jack, mereka akan menyakiti kita."


"Cup...sayang, kamu harus tenang. aku yakin kita pasti bisa keluar dari tempat ini dengan selamat. karena doa-doa dari orang-orang yang mencintai kita. aku yakin mereka pasti akan memberikan kita pertolongan." bujuk Jack.


"Puck....puck..., puaskan lah untuk bermesraan hari ini, karena setelah itu aku akan membawa Elmira pergi sejauh mungkin Jack." ucap Alexi tersenyum lebar mendekati mereka.


"Aku tidak akan pernah mengizinkan penjahat seperti dirimu membawa pergi istri ku, sampai tetes darah terakhirku akan aku pertahanan dan lindungi istri ku dari laki-laki keji seperti mu, Alexi."


"Ha....ha...kamu tidak akan mampu melawan ku, Jack. kamu itu cuma pintar berbisnis namun tidak dalam dunia hitam seperti diriku, bahkan sudah sekian tahun berlalu kamu belum juga berhasil mengungkap kematian adikmu sendiri, benar-benar bodoh." ucap Alexi tertawa puas saat melihat ketidak berdayaan Jack saat ini.


"Brengsek kamu Alexi, ternyata kamu dalang semua ini. apa salahku dan keluarga ku padamu selama ini, sehingga adikku yang tidak berdosa ikut kamu korban kan, mana hati nuranimu? bukankah kamu juga mempunyai seorang saudara perempuan sama seperti diriku." balas Jack tubuh nya bergetar hebat begitu mengetahui jika kematian adiknya adalah perbuatan Alexi.


"Justru aku melakukan semua ini demi adikku, karena kekasih yang dia cintai direbut oleh adikmu Ellena, sehingga Mona patah hati dan aku ikut membantu membalaskan sakit hatinya, termasuk rasa benci ku padamu yang selalu berhasil mengalahkan aku dan keluargaku dalam dunia bisnis."

__ADS_1


"Kamu dan keluarga mu adalah orang-orang yang pengecut Alexi, tidak pernah bersaing secara sehat. kalian adalah orang-orang curang dan jagat sehingga neraka tempat yang pantas untuk kalian." teriak Jack penuh kemarahan.


__ADS_2