
Jack merebahkan tubuhnya yang lelah diatas kasur, dia mencoba memejamkan mata, pikiran nya masih tertuju pada Cleo. yang seketika membuat dada Jack terasa sesak seakan menyimpan sesuatu yang kembali membuat nya resah dan gelisah.
Dalam mimpinya, Jack bertemu lagi dengan Cleo. mereka begitu dekat seakan mempunyai ikatan bathin yang sangat kuat dan tidak bisa terlepas kan.
"Papi...papi..."
Suara lengking Cleo yang memanggil papi, membuat Jack terbagun dari tidurnya. keringat dingin membasahi tubuhnya dengan nafas yang memburu. Jack segera lari menuju kamar mandi, namun dia seolah-olah kembali mendengar suara yang memangil-mangil dirinya dengan sebutan papi. tidak hanya satu melainkan seperti dua suara anak perempuan dan laki-laki yang memanggil kata papi... secara bersamaan.
"Aaagggh..."
Jack meremas rambutnya kasar, dia tidak peduli apapun lagi, tengah malam menjelang pagi ini, Jack berendam dalam bactub yang terisi air penuh. beberapa kali dia menenggelamkan seluruh tubuh nya agar mendapatkan ketenangan.
"Apa ini hukuman, atas perbuatan ku terhadap orang yang tidak bersalah?"
__ADS_1
Berbagai pertanyaan memuatnya frustasi, hingga Jack memutuskan untuk mencari Elmira, sampai berhasil dia temukan. Jack juga sudah siap dengan segala resiko nya jika seandainya Elmira akan membencinya semur hidup.
*****
Dirumah besar Devan, sudah berkumpul keluarga besarnya. dengan perdebatan yang semakin memanas.
"Devan, sampai kapanpun mama tidak akan pernah setuju kamu dengan perempuan seperti Elmira, dia hanya akan memanfaatkan uangmu saja, Elmira bukan wanita baik-baik, pergaulan yang bebas hingga hamil diluar nikah dengan laki-laki yang tidak jelas. belum lagi kasus kakaknya Erlangga. sebaiknya kita tidak perlu berurusan lagi dengan keluarga Elmira. dia tidak seperti Alexa, baik dan juga memiki sopan santun." teriak mama menghakimi Dev.
"Tapi aku mencintai Elmira, dan dia tidak seburuk yang kalian pikir. dia diperkosa dan hanya korban, dia yatim piatu tidak sepantasnya kita menilai dia seburuk itu." bantah Dev.
Dev tidak mempunyai pilihan lain, sakit jantung yang diderita mamanya bisa kambuh sewaktu-waktu.
"Ma, apa tidak ada gadis lain yang akan kalian jodoh kan dengan ku, kenapa harus Alexa. dia sahabat Elmira sendiri." tolak Dev yang tidak habis pikir dengan keinginan kedua orang tuanya.
__ADS_1
"Tidak Dev, bagi kami Alexa adalah gadis yang tepat untuk menjadi istri mu, dia setara dengan keluarga kita dan berasal dari keluarga baik-baik. kamu tidak bisa menolak perjodohan ini lagi."
"Tapi aku tidak mencintai Alexa sedikit pun, bagaimana aku bisa menjalankan hari-hari bersama nya. bahkan untuk menyentuhnya pun aku tidak sudi."
"Cinta akan tumbuh dengan sendirinya, pokoknya kamu tidak bisa merubah kepusan yang sudah kami buat. seluruh keluarga besar kita juga sudah setuju." ucap papa yang membuat Dev tertunduk lesu, Dunia nya seakan hancur seketika.
Pagi hari yang cerah, tidak secerah senyuman Devan. laki-laki tampan itu, tidak bisa berkonsentrasi sama sekali pada pekerjaannya. permintaan kedua orang tuanya benar-benar membuat dia prustasi, sesekali Dev mengusap kasar wajahnya.
Elmira yang bersemangat memulai pekerjaan pagi ini, langsung terheran melihat Dev yang sangat kacau. perlahan kakinya bergerak mendekati Dev.
"Devan, ada apa?"
Dev seketika tersadar dari lamunannya, dia berusaha tersenyum agar Elmira tidak curiga, dia masih belum menemukan alasan yang tepat untuk menjelaskan pada wanita pujaannya, jika dia sudah dijodohkan dengan perempuan lain. dia masih berharap Elmira akan menjadi miliknya.
__ADS_1
Meskipun dia sadar, dari dulu hubungan nya dengan Elmira tidak pernah mendapatkan Restu dari kedua orang tuanya.
"Elmira, dihatiku hanya kamu selama nya. bahkan aku juga sangat menyayangi kedua anak-anak mu dan sangat siap menjadi ayah pengganti untuk mereka berdua. namun kenapa hubungan kita selalu mendapat cobaan dan ditentang semua orang." bathin Dev sedih.