
5 tahun kemudian.
Kini Yura sedang mempersiapkan kelulusannya di jurusan kedokteran. Setelah berjuang selama ini, kini akhirnya dia lulus sebagai lulusan terbaik.
Sedangkan Mila, Kinara dan Diah mereka sudah lulus sejak 1 tahun yang lalu.
Sementara itu Erlangga sedang menempuh spesialis bedah dan tentu saja ia sudah lulus di Jerman saat mengambil jurusan management bisnis.
" Sayang, besok jam berapa acara kelulusanmu di kampus?" tanya Erlangga yang sedang membantu Kenzo untuk memakai baju.
" Acaranya mulai jam 10.00 pagi kak."
" Baguslah, aku sudah menjadwal ulang semua jadwalku yang spesial untuk istri tercinta."
" Daddy, i love you", sahut Kenzie.
" Kenzie , kalau boleh mommy tau siapa yang ngajarin kamu bilang i love you?"
" Kan dari Daddy mom, iya kan Kenzo?'
Kenzo pun mengangguk mengiyakan semua yang dikatakan kembarannya itu.
" Sayang sepertinya kita harus waspada kalau mau bilang hal itu, biar mereka tidak salah paham dari apa yang mereka ucapkan dengan maknanya."
" Kau benar yang, anak-anak adalah peniru yang handal."
Pagi ini di Universitas Y tepatnya di fakultas kedokteran sedang berkumpul semua mahasiswa dan mahasiswi kedokteran yang akan mengikuti acara kelulusan beserta para keluarga.
Acara tersebut diselenggarakan di aula kampus.
" Kenzo dan Kenzie, dengarkan mommy okey !"
" Oce mommy", jawab mereka serempak.
" Nanti kalian jangan terlalu jauh dari Daddy, Oma dan opa ya?"
" Iya."
Saat keluarga Bramasta datang, beberapa wartawan pun mengabadikan momen langka tersebut. Maklumlah keluarga pebisnis yang sangat terpandang, apalagi termasuk jajaran konglomerat.
Selain keluarga mertuanya Yura. Di dalam acara kelulusan tersebut juga dihadiri oleh orang tua para mahasiswa yang juga berasal dari keluarga bisnis. Setelah para tamu hadir. Kini acara kelulusan pun dimulai.
Dengan diawali oleh sambutan rektor, dekat hingga satu per satu lulusan terbaik kini diharapkan untuk naik ke atas podium, disusul oleh para mahasiswa dan mahasiswi yang lain.
Apapun momen yang Yura lalui, pasti dari keluarga mertuanya sudah menyiapkan fotografer handal yang memotret setiap momen kelulusan Yura.
Setelah acara utama selesai, kini Yura sedang menghampiri keluarga kecilnya serta kedua mertuanya.
" Selamat sayang atas kelulusanmu."
__ADS_1
" Selamat mommy."
" Selamat ya nak akhirnya kamu punya gelar dokter."
" Terima kasih dad, bunda, sayang dan kedua jagoan kecil mommy."
Kemudian mereka pun menikmati makanan yang sudah tersaji.
Malam harinya, tentu saja ada acara khusus yang sengaja Erlangga siapkan buat istri tercinta. Ia mengundang kedua mertuanya, kakak ipar beserta teman dekat Erlangga dan Yura.
Para tamu undangan tersebut sudah tiba terlebih dahulu ketimbang Yura yang tidak tau akan diajak kencan kemana oleh Erlangga.
" Memangnya kamu mau ngajak aku kemana sih kak, kok berasa jauh banget perjalanannya?"
" Ada deh yang, kalau aku bilang sekarang kan bukan kejutan namanya."
" Ya iya deh aku ngerti."
Selang 1 jam perjalanan, kini Yura sudah berada di depan sebuah restoran kecil, dengan konsep klasik modern serta instamable. Restoran tersebut bernama K2.
Ketika Yura dan Erlangga masuk ke dalam restoran, sungguh ia disuguhi pemandangan jejeran lilin kecil disepanjang jalan, hingga berakhir di sebuah taman yang cukup luas sebagain outdoor restoran tersebut. Saat semua lampu dinyalakan. Yura sampai tidak bisa berkata apapun dengan kejutan manis dari suaminya.
Semua orang yang ia cintai ada disana, tentu saja kedua anak kembarnya juga ikut hadir.
Yura pun berbalik menatap Erlangga yang berada dibelakangnya.
" Sayang, hiks ... terima kasih banyak", balas Yura sambil memeluk erat suaminya.
Para keluarga dekat dan temannya pun bergantian memberi ucapan atas kelulusan Yura yang sudah sah jadi seorang dokter.
" Nanti kalau Cherry kami sakit, maka kamu sama Erlangga yang harus memeriksa anak kami", ujar Malik.
" Aku setuju dengan ucapan Malik, Lili kami juga ya jangan lupa ."
Cherry adalah putri dari pasangan Malik dan Mila, usianya baru 4 tahun. Kini Mila pun sudah hamil anak kedua yang usia kehamilannya baru 4 bulan.
Sementara Lili, adalah putri dari pasangan Hendra dan Diah, ia berusia 4,5 tahun.
Pesta kecil tersebut pun dimeriahkan oleh kelucuan para anak mereka. Kelakuan 5 bocah itu sungguh membuat siapapun tidak akan bisa memarahi mereka.
Saat sedang makan bersama, Yura pun bertanya dengan Erlangga, " Kak, sebetulnya restoran ini milik siapa? Kok namanya K2 ?"
" Ini restoran punya kedua anak kita, makanya nama mereka berdua aku singkat menjadi K2."
" Kau sudah menghadiahkan bisnis pada mereka, padahal mereka masih kecil kak?"
" Nanti mereka kalau sudah besar yang akan mengelolanya, sekarang kan ada mommy nya yang akan mengelola sementara."
" Baiklah suamiku, kau memang menyiapkan segala hal sejak awal."
__ADS_1
" Jadi, apa kau suka dengan kejutan dari ku?"
" Tentu saja aku sangat suka, sayang. Sederhana, dan penuh makna."
" Kalau begitu, kau harus memberiku hadiah besar atas semua ini."
" Maksudnya apa yang?"
Erlangga pun berbisik di telinga Yura. Mendengar perkataan Erlangga tentu saja muka Yura langsung merah padam.
" Hem ... Hmm, apa urusan kalian sudah selesai mojok dari tadi", sindir Hendra.
" Memangnya kenapa?"
" Lo lihat kesana, si kembar habis nabrak orang saat mereka main petak umpet, jadi nangis kejar begini."
Yura dan Erlangga pun segera menghampiri kedua putra mereka.
" Sayang mana yang sakit hmm, kasih tau mommy dan daddy ya?"
" Hiks ... Hiks ... Hiks, mommy tuan itu jahat, dari tadi membentak kami dengan keras, bahkan kami sudah minta maaf."
Erlangga yang melihat kesedihan di kedua anaknya, segera menghampiri orang yang dimaksud oleh kedua putranya.
" Permisi tuan, maaf kalau saya mengganggu waktu anda, bisakah kita berbicara?"
" Oh tentu saja bisa, kau kan pewaris Bramasta Grup kan?"
" Iya."
" Apa yang ingin anda bicarakan tuan?"
" Tentang kedua putraku yang tadi tidak sengaja menabrak anda."
" Jadi mereka berdua adalah putra anda?"
" Benar, tapi tidak seharusnya anda memperlakukan anak kecil seperti itu Tuan, anak saya sudah meminta maaf kepada anda, tapi anda dengan ego yang tinggi bahkan membentak dan memakai kedua putra saya !"
" Tentu saja saya membentak mereka, karena jas mahal saya kotor akibat ulah anak anda."
" Sebutkan saja berapa yang harus saya ganti rugi? Bahkan kekuasaan anda hanya seujung jari bagi saya."
" Anda mau minta maaf ke pada anak saya, atau akan ada hal yang akan membuat anda menyesal telah berani mengusik keluarga Bramasta!"
Melihat suaminya masih emosi, istri tuan tersebut langsung meminta maaf kepada kedua putra Erlangga. Sang istri tau jika berani melawan maka nasib mereka akan tidak aman.
" Sebaiknya nyonya ajari suami anda bagaimana bersikap yang baik memperlakukan orang lain, dan ini cek uang untuk mengganti rugi jas anda yang kotor akibat ulah anak saya, permisi !"
Tuan tersebut pun, diseret oleh istrinya ke luar restoran. Dimana ia mendapatkan ceramah yang panjang agar hidupnya aman kedepannya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...