
2 bulan pun berlalu dengan cepat. Kini usia kandungan Yura menginjak 4 bulan. Sudah mulai terlihat tonjolan di perut Yura. Bahkan awal-awal teman sekampusnya tau, mereka awalnya menolak kenyataan tersebut. Tapi setelah berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Akhirnya mereka semua menerima kenyataan bahwa mahasiswi yang bernama Yura Bramasta adalah istri dari Erlangga Bramasta.
Yura dan Erlangga adalah best couple dari fakultas kedokteran.
" Ra, Minggu depan kita akan praktikum di lab forensik, apa tuan muda sudah tau ?" tanya Ishi.
" Belum tau, nanti akan aku kasih tau ketika dia pulang dari Jerman."
Seminggu yang lalu Erlangga terpaksa meninggalkan istrinya ke Jerman. Selain karena mengikuti pertukaran pelajar disana, Erlangga juga sekaligus berkesempatan bertemu dengan dokter dan profesor di seluruh negara yang sedang berkumpul menjalani kongres kesehatan internasional di Jerman.
Awalnya Erlangga mengurungkan niatnya untuk, ikut serta dalam ajang tersebut. Karena ia tidak mau berpisah terlalu lama dengan istrinya Yura.
Dengan banyak menerima nasehat dari keluarga, apalagi dengan bujuk rayu Yura yang membuat Erlangga bersedia pergi ke Jerman.
Tapi sebelum pergi Erlangga menyiapkan segala kebutuhan istrinya. Mulai dari asupan makan bumil, persiapan kampus, pengawalan ekstra ketat dan lain-lainnya.
Sampai-sampai, orang tua dan mertuanya hanya bisa geleng kepala mengingat betapa perfeksionis nya Erlangga demi istri tercinta.
" Apa kau sudah memberitahu kepada suamiku Ishi?"
" Belum Yura."
" Baguslah, aku tidak ingin dia kepikiran apalagi sore ini rencananya dia akan pulang dari Jerman."
" Tapi biarpun aku dan kamu tidak memberitahunya masih ada tim pengawal khusus yang akan melaporkan aktivitas mu selama 24 jam Yura."
" Ia kau benar Ishi."
Sambil berbicara, mereka berdua melanjutkan pergi ke fakultas management bisnis. Tentu saja Yura ingin melihat kakak iparnya yang juga sudah mengandung. Kinara dinyatakan hamil sekitar 2 bulan yang lalu jadi kehamilan Yura dan Kinara hanya berselisih 2 bulan saja.
" Apa ini sudah cukup Yura, untuk makan kalian berdua?"
" Sepertinya sih cukup, tadi bunda yang menyiapkan, yang tas yang lagi satunya buat mu dan teman yang lain."
Setibanya ia di kelas Kinara. Yura disambut dengan ramah oleh Kinara, Mila , Diah beserta teman kelas mereka yang lain.
" Ayo kita ke kantin ! Dan ini ada makanan dan minuman dari Bunda !"
" Asyik nih, Bunda Anisa memang pengertian sekali !" seru Mila.
__ADS_1
" Kau benar, nanti bahkan kata Bunda kita semua bisa jadi juri dalam pembuatan menu baru restorannya !"
" Kapan itu?"
" Tanya saja sama menantunya?"
" Ra, yang dibilang sama Mila, rencananya kapan Bunda mau buat menu baru?"
" Kalau soal itu, aku masih belum dapat kabar terbaru. Tapi yang jelas kalau ada pasti aku akan kasih tau kalian semua. Nah ayo kita ke kantin aku sudah lapar nih !"
" Ayo gess !"
Saat mereka berlima sampai di kantin utama. Seperti biasanya Meta pasti membuat keributan dengan Yura. Bahkan tak ayal maksud hati ingin membuat Yura malu tapi ujungnya Meta sendiri yang kena batunya. Senjata makan tuan.
" Meta, lihat kesana ! Musuh bebuyutan Lo hari ini ngajak banyak pasukan !"
" Palingan pasukannya cuma mentang di harta nggak di otak."
" Masa sih ...? Setahu gue yang berbaju kemeja Biru itu namanya Kinara Pradipta, dia itu istrinya senior kita Rangga Pradipta, terus yang pakai dress warna maron itu namanya Mila, dia adalah pacar dari Malik, sedangkan yang pakai jeans biru dengan kemeja putih itu namanya Diah dia pacarnya Hendra BEM, dan yang sering bersama Yura itu namanya Ishi.
" Kok lo tau banyak ya tentang mereka berlima?"
" Sekarang Lo lihat apa yang akan gue lakuin sama Yura."
" Tunggu Meta, apa lo gila? Disini masih banyak orang !"
" Lo jangan ikut campur urusan gue sama tu cewek !"
Saat Yura dan temannya sedang duduk . Yura pun mengeluarkan makanan dan minuman yang dibuatkan oleh mertuanya.
" Wah ini enak banget, menu restoran mah beda jauh !"
" Tolong ucapkan sama Bunda ya Ra, masakannya sangat enak, aku saja masih belum puas makan semua ini", jelas Kinara.
" Kak Kinara tenang saja, asupan kita berdua sudah mereka pastikan cukup."
Sedang asyiknya menyantap makanan, dari arah belakang Meta sedang membawa jus di tangannya. Ketika melewati meja Yura. Ia pun dengan lancangnya menyiramkan jus itu ke kepala Yura.
" Oops ... sorry gue nggak sengaja ", ucap Meta dengan akting yang menjiwai sekali orang yang telah bersalah.
__ADS_1
" Lo ", teriak Diah kepada Meta dengan menunjuk memakai tangannya.
" Yura", teriak Ishi dengan sigap mengambil tisu dan membersihkan muka Yura yang telat tertutupi oleh jus.
Tapi Yura tidak tinggal diam diperlakukan seperti itu di depan umum. Maka ia pun memegang balik tangan Meta kemudian menamparnya dengan keras dan menjatuhkan mukanya ke dalam kue yang ada di atas meja.
" Dengar baik-baik, gue sudah terlalu sabar menghadapi segala akal busuk di otak lo, jadi daripada lo ingin menjatuhkan orang lain. Lebih baik lo jangan mempermalukan diri lo sendiri disini ", bisik Yura.
" Gue nggak takut sama lo."
" Jangan salahkan gue main kasar untuk menghadapi orang kayak lo ini Meta !"
Melihat keributan tersebut, para mahasiswa mahasiswi yang lagi makan di kantin, sampai menonton perkelahian mereka dan ada pula yang memvideokan kejadian tersebut dan mengunggahnya ke sosial media.
Saat Yura ingin berbalik pergi dari hadapan Meta. Tiba-tiba dari arah samping, Meta sudah membawa pisau lipat. Untuk membunuh Yura.
Tapi sayang, gelagatnya sudah terbaca oleh para pengawal Yura. Hingga pisau yang ada di tangan Meta jatuh ke lantai.
Teman Meta yang melihat hal tersebut, segera menariknya keluar dan menutupinya dengan jaket.
" Aku kan sudah bilang kepadamu Meta. Yura bukanlah orang sembarangan, ia adalah orang penting jadi kau terima sendiri konsekuensinya seperti ini, jadi malu dihadapan orang banyak."
Sedangkan Yura, ia dibawa ke toilet untuk membersihkan sisa-sisa jus yang menempel. Bahkan dress baru sudah disiapkan oleh pengawalnya.
" Apa nona muda baik-baik saja? Maafkan aku yang telah lalai menjaga anda ", ucap Ishi.
" Kau jangan khawatir, aku bukanlah wanita lemah yang terus diam jika diinjak. Itu baru permulaan bagi Meta. Nanti dia akan terima balasannya."
" Aku yakin, sekarang Tuan muda akan memberikannya pelajaran yang setimpal."
" Ah ... akhirnya selesai juga", ucap Yura saat ia sudah selesai merapikan penampilannya sebelum keluar dari toilet wanita.
" Mari Yura, teman yang lain sedang menunggu di taman kampus !"
" Baiklah, gara-gara insiden tadi aku jadi lapar."
" Kau tenang saja, kita akan piknik kecil di taman kampus. Lagian jam mata kuliah terakhir kita kosong karena para dosen akan rapat bulanan."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1