
Setelah para karyawan tau bahwa Tuan Muda mereka yang akan menjadi pewaris usaha Keluarga Bramasta sudah menikah dan mempunyai seorang istri yang cantik. Mereka pun membubarkan diri dari keramaian tadi.
Akibat kegaduhan yang disebabkan oleh seorang pegawai apalagi yang menjadi korbannya adalah menantu dari pemilik perusahaan.
Sedangkan sehabis mengumumkan status mereka, Erlangga membawa Yura masuk ke dalam ruang kerjanya.
" Apa ada yang sakit sayang?
" Tidak Kak, tapi aku hanya tidak terima diperlakukan seperti itu, seharusnya jangan seperti itu memperlakukan seorang tamu."
" Aku jamin dia akan merima akibatnya, karena telah mengganggumu !"
" Sudahlah, apa pekerjaanmu sudah selesai? Teman-teman mengajak kita ikut triple date ?"
" Sudah, baiklah mending kita ikut sama mereka yang, aku kira kamu belum dikasih tau sama mereka."
" Terus Kakak darimana tau hal tersebut?"
" Ya dari Hendra."
" Ayo kita pergi kesana !"
Erlangga dan Yura pun meninggalkan gedung perusahaan dan mereka pergi menemui para teman mereka di tempat kencan.
Ting. Bunyi pesan dari handphone Mila.
" Ah senangnya, Yura ikut dengan kita ", ucap Mila.
" Yes, terus mereka sekarang lagi dimana?"
" Gue sudah kirim pesan, agar mereka menuju tempat kencan kita !"
20 menit berlalu, akhirnya ketiga pasangan tersebut bertemu di sebuah tempat wisata yang terkenal di Jakarta yaitu Sea World Ancol.
Sea World Ancol merupakan sebuah kawasan yang lengkap untuk memberikan hiburan dan pendidikan khususnya dunia laut.
Dalam usaha memperkenalkan kehidupan biota yang hidup di alam, Sea World Ancol memiliki sekitar 7.300 ekor biota air tawar yang terdiri dari 48 Jenis ikan, 1 jenis reptil sampai biota perairan laut yang terdiri dari 11.500 ekor biota yang terdiri dari 138 jenis ikan dan avertebrata serta 3 jenis reptil. Biota-biota tersebut ditampilkan dalam 28 display yang terbagi atas 9 akuarium perairan tawar dan 19 akuarium serta 4 kolam terbuka.
Setiap tampilan akuarium atau wahana memiliki tema khusus untuk memberikan nuansa tersendiri dalam pesan yang disampaikannya, selain itu untuk menambah pengetahuan mengenai biota yang ditampilkan maka dilengkapi juga dengan label berisi informasi mengenai biota baik secara biologis maupun keunikannya.
Berbagai macam acara dan fasilitas penunjang lainnya pun dihadirkan untuk kenyamanan dan kepuasan pengunjung.
" Diah, Mila ", teriak Yura dari belakang.
Merasa namanya dipanggil, Diah dan Mila pun menengok kebelakang.
" Yura, akhirnya lo sama Kak Erlangga datang."
" Ya, karena pekerjaan Kak Erlangga tadi di kantor sudah selesai, jadi kami langsung kesini menyusul kalian", jelas Yura.
" Apa kabar bro ?" tanya Erlangga kepada Malik dan Hendra.
" Baik bro."
" Baiklah kita beli tiket dulu yuk, ke dalam Sea World !" ajak Malik.
Ketiga pasangan itu setelah mendapatkan tiket masuk, mereka langsung menuju wahana yang ada disana.
Terkadang mereka bersama, terkadang mereka berpisah menuju wahana yang ingin mereka lihat.
Puas selama 40 menit mengelilingi semua wahana yang ada disana. Yura pun tertarik melihat akuarium yang menampilkan banyak ikan laut yang warnanya cantik.
__ADS_1
" Wah ... Indah sekali ya Kak, banyak sekali ikan yang aku tidak tau apa namanya. Tapi hanya dengan melihatnya dari dekat seperti ini juga sudah membuat aku puas dan kagum."
Erlangga pun memeluk sang istri dari belakang.
" Apa kau ingin memiliki ikan seperti itu di rumah? Nanti akan aku belikan aquarium atau kita buat kolam di belakang rumah yang ?"
" Apa boleh kak?"
" Tentu saja boleh, kau juga bisa memelihara mereka ."
" Terima kasih sayang."
Cup.
Sementara itu pasangan Malik dan Mila, sedang menunggu 2 pasangan yang lain di pintu keluar Sea World.
" Apa mereka masih lama ya didalam?" tanya Malik.
" Tidak Kak, ini Yura sama Diah bilang mereka dalam perjalanan menuju kita !"
Pukul 19.00 malam, akhirnya mereka meninggalkan Sea World dan menuju tempat makan di daerah sana.
Sambil menunggu pesanan makanan dan minuman mereka datang. Hendra pun mengajak temannya untuk mengobrol.
" Kalian ingat kan besok kita ada pengumuman penerimaan mahasiswa baru?"
" Gue ingat kok Hendra, jadi deg-degan nggak sih !"
" Kalau gue biasa aja."
" Gue tau Erlangga, otak lo itu pintar nggak usah diragukan pasti lo akan keterima."
" Lo sama Malik juga keterima kok, yakin saja usaha tidak akan mengkhianati hasil."
" Mau ikut kemana?"
" Ya ke Universitas mu lah."
" Yuk kita ikut kesana, gue juga mau menemani Kak Erlangga !"
" Kalian berdua memangnya nggak ada kerjaan lain apa ngikutin mereka kesana ?"
" Enggak ", jawab Mila dan Diah berbarengan.
" Ah ... sudahlah gue pasti akan kalah ini ."
Melihat kekasih mereka berdebat dengan penuh kelucuan tak ayal membuat Malik, Hendra dan Erlangga tersenyum dan tertawa.
" Diam lah, apa kalian nggak malu kita dilihatin sama pengunjung tempat makan ini ?" tanya Hendra sambil menyesap es jeruknya.
Diah pun berbisik di telinga Hendra.
" Sekali lagi kamu berbicara, jangan harap aku besok menemanimu ke Universitas !" ancam Diah.
Mendengar ancaman sang kekasih, Hendra pun mendadak meminum minumannya dengan cepat.
" Hendra lo lagi kehausan apa gimana sih, kok cepat banget habisnya ?" tanya Malik.
" Hehehe ... efek terlalu panas jadi gue butuh penyegaran ."
" Oke berarti kita bertiga ikut mereka pergi melihat pengumuman ke Universitas !"
__ADS_1
" Oke."
" Dasar cewek untung aku sayang ya ! Bukan nggak mau mengajak tapi disana pasti ada cowok yang mengincar kalian", gumam Hendra dalam hati
" Gue sudah selesai makan, jadi gue sama Yura pulang duluan ya !"
" Ya hati-hati di jalan."
Setelah berpisah dengan para temannya. Yura dan Erlangga pun pulang menuju ke kediaman mereka.
" Selamat malam tuan dan nona muda."
" Selamat malam bik."
" Bunda sama Daddy apa sudah pulang?"
" Sudah Tuan Muda, baru saja Nyonya dan Tuan Besar pergi ke kamar."
" Baiklah sayang lebih baik kita juga ke kamar."
" Iya Kak."
Sesampainya di kamar, Yura lebih dulu pergi ke kamar mandi. Sedangkan Erlangga masih mengecek email yang dikirim oleh asistennya.
" Sayang apa kau sudah selesai?" tanya Yura sambil duduk dipangkuan suaminya.
Erlangga pun menutup dan menjauhkan laptopnya dan membuka kacamata yang ia pakai.
" Kenapa hmmm ... ? Kau malam ini sangat harum yang ?" sambil menghirup bau Yura.
" Kak tangan mu."
" Apa kau tidak suka?"
" Bukan begitu, tapi kau harus mandi terlebih dahulu baru bisa ", ucap Yura menggantungkan kalimatnya sambil membelai rambut Erlangga.
" Oke, sekarang aku akan mandi dan kau bersiaplah sayang !"
Melihat Erlangga yang sudah masuk ke dalam kamar mandi. Yura pun membereskan kertas dan dokumen yang berserakan di meja dekat sofa kamar mereka. Tidak lupa menyiapkan baju tidur untuk suaminya.
Saat Yura berbaring menghadap ke kiri, habis menerima telepon dari kakak iparnya.
Erlangga yang baru saja keluar dari kamar mandi hanya berbalut handuk di pinggang. Langsung memeluk sang istri.
" Kau sedang apa hmmm ... ?"
" Kak Kinara tadi telepon, dia menyuruhku besok malam mampir ke rumah."
" Hmmm ... apa ada acara di rumah Ibu?" tanya Erlangga sambil tangannya menyentuh setiap inci lekuk tubuh istrinya.
" Sayang ah ..."
Melihat sang istri sudah ter*******. Erlangga pun tidak menyiakan hal tersebut.
Ia langsung mengungkung Yura, dan menindih tubuh sang istri.
**SKIP**.
Kegiatan ranjang panas pun terus berlanjut hingga mereka berdua melebur dan menyatu bersama.
" Ah ... ah ... ahh ."
__ADS_1
Setelah puas Erlangga pun berpindah di samping Yura dan seperti biasa memeluk dan mencium istrinya hingga mereka berdua tertidur.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...