Berbagi Cinta: Cinta Yang Salah

Berbagi Cinta: Cinta Yang Salah
Bab 37


__ADS_3

POV Author


Abel dan Rudi telah bersiap untuk berangkat ke kantor. Mereka akan terlambat setengah jam, dari jadwal masuk. Semua itu karena Rudi yang telah bernafsu pada tubuh Abel.


Saat akan melewati lampu merah, Rudi akan membelokkan motor nya. Namun naas bagi Rudi, dia harus tertabrak oleh bus yang melaju dengan kecepatan tinggi.


Rudi dan Abel pun terhempas, sejauh lima meter dari motor nya.


Kepala Rudi terbentur lajur busway, dan mengeluarkan banyak darah. Begitu pun dengan Abel, yang harus terlempar ke arah trotoar.


Para pejalan kaki berhenti, mencoba menyelamatkan mereka. Tetapi semua terlambat, luka yang di derita Rudi dan Abel sangatlah parah. Membuat mereka harus meregangkan nyawa di tempat.


Rudi dan Abel di bawa ke rumah sakit, menggunakan mobil ambulan.


Karina yang sedang menyusui anaknya, mendengar ada bunyi telepon. Segera dia mengambil ponselnya, yang berada di atas meja.


Karina melihat nomor telepon tidak dikenal, dan tidak tersimpan di kontaknya. Segera dia menjawab panggilan masuk.


" Selamat siang, " Suara seorang wanita memulai pembicaraan.


" Siang, " jawab Karina dengan nada ragu.


" Kami dari rumah sakit, ingin mengabarkan jika saudara yang bernama Rudi Hartadi mengalami kecelakaan. Dan kini berada di rumah sakit umum pemerintah. " Suara wanita mengabarkan tentang Rudi.

__ADS_1


" Bang Rudi, kecelakaan? " Karina nampak tak percaya, dia berpikir apakah yang menghubungi nya hanya lah seorang penipu. Karena jaman sekarang banyak penipu yang ramai membicarakan tentang kerabat yang mengalami kecelakaan.


" Iya, maaf saya sedang berbicara dengan siapa? "


" Saya istrinya, maaf apakah berita ini benar? Atau hanya penipuan yang biasa di kabarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab? " Karina mencoba meyakinkan dirinya.


" Kami tahu sekarang marak kasus penipuan, namun jika Anda tidak percaya bisa mendatangi rumah sakit umum pemerintah di kota. "


" Baiklah, saya akan segera ke sana. "


Karina langsung menutup sambungan telepon seluler nya.


Dia segera menuju rumah mertuanya, ingin mengabarkan tentang berita suaminya.


Karina segera berlari menuju rumah mertua nya.


" Iya, ada apa Karin? " tanya Parjono yang sedang membaca koran.


Ardi dan Silvia keluar dari kamarnya, saat mendengar teriakan Karina.


" Bang Rudi, katanya kecelakaan. " Karina berucap dengan nada terburu-buru.


" Jangan ngawur kamu, " ucap Ambar dari arah dapur.

__ADS_1


" Barusan aku dapat telepon dari rumah sakit pemerintah, katanya bang Rudi mengalami kecelakaan, " ucap Karina.


" Karina, kamu menyumpahi bang Rudi kecelakaan? " Silvia langsung menyambar pembicaraan, dia ingin memojokkan Karina.


" Aku gak tahu ini bohong atau tidak, yang jelas aku di suruh ngecek bang Rudi di rumah sakit. " Karina meyakinkan orang-orang di sekitarnya.


" Bang, antarkan Karina. " Karina meminta Ardi untuk mengantar Karina.


Ardi segera menyambar jaketnya, yang tergantung di balik pintu.


" Ayo, " ajak Ardi yang langsung menuntun tangan Karina.


" Karina, biar Arjuna ibu yang jaga. " Ambar mengambil kesempatan untuk menjaga Arjuna.


Karina melirik ke arah Ardi, kemudian di jawab anggukan oleh Ardi. Menandakan untuk memberikan Arjuna pada ibu mertuanya.


Karina langsung memberikan Arjuna pada Ambar.


" Tolong jaga Arjuna, kalau haus berikan susu yang aku taruh di toples Tuppy berwarna ungu. " Karina berpesan pada ibu mertuanya.


" Iya, cepat kabari ibu jika memang Rudi ada di rumah sakit. Ambar langsung mengambil Arjuna dari tangan Karina.


***,Numpang promo, bila berkenan silakan mampir ke karya baruku.

__ADS_1


KISAH KASIH UNTUK SATRIA , sedang ikut kompetisi Yang Muda Yang Bercinta. Minta like dan komentar jika mampir setelah membaca, Terima kasih***.



__ADS_2