
Berlian benar-benar tidak peduli dan juga tidak ada niatan untuk menyusul suaminya yang sudah lebih dahulu masuk ke dalam kamar, karena menurutnya kesabarannya sebagai seorang manusia ada batasnya ketika terus-menerus diperlakukan buruk masa iya dirinya harus menerima dengan lapang dada tidak mengeluh sama sekali?
Devano itu tidak pernah menghargai apapun yang dirasakannya dan sepertinya juga ketika mengatakan sesuatu yang sangat menyakitkan berpikir bahwa itu sebuah hal yang masuk akal, Jika seperti begini terus maka menjadi pertanyaannya kenapa sampai begitu tega memperlakukannya begitu buruk dan juga kenapa begitu tega membuatnya menjadi orang yang tidak berguna sama sekali serta hasil akhir hanya akan membuat dirinya merasa malu.
" kamu sadar dengan sikap yang kamu tunjukkan ini akan membuat hubungan kita semakin menjauh, Bisakah kita berbicara hanya berdua saja soalnya Ada hal penting yang ingin aku sampaikan kepadamu? "Devano yang sudah tidak bisa menunggu kedatangan istrinya memilih untuk segera menyusul wanita itu yang sedang berada di dapur menyiapkan sarapan untuk semua orang dan membuat wanita itu mau tidak mau menghentikan kegiatannya dan menatap ke arah pria itu dengan tatapan penuh keheranan dan juga merasa sangat tidak masuk akal sama sekali.
" kamu ngomong sama saya gitu , Memangnya kamu pikir saya ada niatan untuk mendengarkan Apapun yang kamu katakan? Sudahlah tidak perlu banyak berbicara dan lebih baik Nikmati hidup kamu dan juga intinya aku sedang tidak ada niatan untuk berbicara dengan siapapun saat ini, kalaupun misalnya kamu ingin berbicara Ya sudah tidak masalah tetapi nanti Karena sekarang tolong hargai apapun yang ingin aku lakukan! "Berlian terlihat penuh harap dengan semua yang terjadi karena menurutnya tidak masalah semua orang itu tidak suka dengannya yang penting intinya mertua dan juga mamanya selalu saja menerima kehadirannya dengan begitu baik kalaupun nanti Bima dan juga Devano selalu bekerja sama untuk memusuhinya pun tidak masalah karena ia tidak pernah dirugikan dengan hal itu.
__ADS_1
sofia hanya menanggapi pertanyaan kecil Maria itu dengan cukup tersenyum dan juga mengganggukan kepala karena menurutnya semua sudah percuma , mau menghiburnya seperti apapun tetap saja pikirannya sama tidak akan pernah berubah dan juga mungkin bisa dibilang ia merasa bahwa perlu untuk menenangkan dirinya.
" Kamu ini kenapa jadi orang terlalu keras kepala sekali dan juga susah untuk diatur, harusnya sebagai seorang istri kamu sadar jika perintah suami itu harus diikuti dan tidak boleh dibantah Sedikitpun? aku ke sini itu mau berbicara secara baik bukan ingin mencari masalah lanjutan lagi dengan kamu, kalau memang kamu ingin kita menjadi bahan tontonan orang tua ya sudah Ayo silakan saja!" Devano sudah terlalu emosi dengan sikap berlian yang menurutnya terlalu susah sekali untuk diatur padahal sebagai seorang suami yang diharapkan adalah bagaimana caranya istrinya itu menghargai dirinya kemudian melakukan apapun yang dikatakannya.
" Wah sepertinya kali ini kamu ada lagi kesambet setan apa sih karena tiba-tiba menjadi orang yang begitu baik kemudian pengertiannya sangat mengerikan, padahal sendiri tahu kan kalau aku sekali menyimpan dendam tidak akan pernah bisa berubah pikiran apalagi perkataan yang kamu lontarkan semalam itu benar-benar membuat Harga Diriku terluka! " Berlian tidak peduli dengan apapun yang terjadi nantinya dan juga tidak peduli mau dibilang sebagai istri yang kurang ajar bagaimana Karena memang harus seperti itu.
" Kalian berdua lagi ngobrolin apa sih terlihat begitu serius dari tadi dan mama lihat Devano juga menunjuk ke arah istri Kamu memangnya kenapa, ingat ya biar bagaimanapun dia itu merupakan menantu kesayangan mama dan tadi sudah sempat mendengar Sofia ingin mengajak anaknya ini liburan dan mama juga kebetulan hanya di rumah tidak melakukan apapun maka Kami bertiga akan memutuskan pergi berlibur selama sebulan begitu untuk menenangkan pikiran! "Maria yang tiba-tiba muncul mengatakan hal itu membuat pasangan suami istri itu merasa heran dengan semuanya.
__ADS_1
"kamu sudah Merencanakan hal ini dan tidak mengatakan kepadaku sama sekali, Memangnya kamu pikir aku ini suami Apaan yang tidak peduli sama sekali dengan istrinya? bisa tidak Lain kali kalau mau merencanakan apapun tolong tanya dulu Bagaimana jawabanku nantinya, bukan malah melakukan sesuatu sekehendak hati kamu dan hasil akhir hanya akan membuat aku menjadi suami yang tidak berguna?" Devano benar-benar tidak suka kalau misalnya istrinya itu tidak peduli dengan dirinya.
" lakukan Apapun yang kamu katakan dan juga terserah mau pergi bilang seperti bagaimana Karena Mama sudah tetap ada keputusan akhir dia itu kami akan pergi bersama-sama nantinya, Lagian papa kamu juga tidak keberatan kami melakukan hal itu jadi kamu sebagai anak Kenapa banyak membantahnya dibandingkan mengakui saja hal ini? "tanya Maria merasa heran ketika anaknya itu sepertinya tidak suka dengan keputusan yang sudah dirinya ambil padahal Ia hanya ingin membuat Sofia dan juga anaknya merasa lebih tenang menjalani semuanya karena Percayalah yang namanya pengkhianatan itu hasil akhir hanya akan menyakiti sebelah pihak saja.
Berlian menghembuskan nafasnya kasar karena memang ini sudah ada dalam pikirannya yaitu mengajak Mamanya pergi jalan-jalan sekedar menenangkan pikiran, dan lihatlah ketika ia belum selesai mengatakannya belum juga rencana mau membicarakannya mereka sudah mengatakannya terlebih dahulu dan hal ini sebenarnya sangat bagus.
" Memangnya ada yang salah kalau misalnya aku menemani Mamaku untuk sekedar menenangkan pikirannya sedikit , kamu kan tahu dia itu punya anak hanya aku saja jadi otomatis apapun yang dilakukannya harapannya padaku saja dong?"Berlian sudah tidak peduli dengan apapun yang ada karena menurutnya jika sudah seperti ini terus-menerus maka yang ada hanya akan membuat dirinya menjadi orang yang tidak berguna.
__ADS_1
Devano sangat tidak suka dengan apapun yang dilakukan oleh berlian tanpa persetujuan darinya wanita itu tinggal mengiyakan saja ajakan yang diberikan oleh Maria tadi, setidaknya bertanya dulu kira-kira dirinya mau atau tidak istrinya itu pergi dan setidaknya menghargai perasaannya juga kan namun Lihatlah wanita itu memilih untuk tidak peduli sama sekali.
" mama bisa tidak Lain kali kalau mau mengganggu keputusan dalam rumah tangga aku tanya pada suaminya lebih dahulu barulah mengambil langkah yang perlu, bukan malah berbuat seperti ini dan bersikap seolah aku merupakan seorang suami yang tidak perlu dihargai sama sekali segala macam keputusannya! "Devano benar-benar sudah merasa emosi dengan orang-orang di sekelilingnya yang menurutnya satupun tidak ada yang benar pemikiran mereka.