
Abraham Tentu saja tidak bisa banyak membantah Ketika istrinya memberikan perintah seperti itu, bukan karena dirinya merupakan tipe kepala keluarga yang takut tetapi karena sepertinya ini sangat penting sampai membuat Maria terlihat begitu antusias.
apapun yang selama ini dilakukan oleh Maria tentu saja adalah hal-hal yang sangat penting sebab mengingat wanita itu paling tidak suka melakukan kegiatan di luar rumah apalagi mengganggu aktivitas anak-anak mereka di pagi hari, tapi entah mengapa hari ini begitu berbeda membuat dirinya ingin bertanya tetapi Ya sudahlah nanti Biarkan saja wanita itu yang menjelaskan sendiri Sebenarnya ada apa dan kenapa harus melakukan segala sesuatunya secara terburu-buru.
saat berada di dalam dalam mobil terlihat Maria seperti mencatat sesuatu, kemudian setelah itu berpikir lagi lalu setelahnya mencatatnya kembali mungkin tadi masih kurang Makanya sekarang ingin memastikan biar pas.
wanita itu bahkan tidak merespon ketika suaminya menatap penuh rasa penasaran dan ingin bertanya hanya saja takut mengganggu kegiatannya, Soalnya orang kalau serius begitu terus kita mengganggu nanti yang ada kita yang bakalan disalahkan lagi maka dari itu lebih baik pilih dia untuk cari aman.
" nanti sebentar sampai di minimarket depan itu berhenti ya Soalnya ada yang ingin Mama beli, terus nanti setelah dari minimarket Jangan lupa untuk mampir di toko buah yang dekat dengan apartemennya Devano karena ada yang harus Mama beli juga! " perintah wanita itu yang masih sibuk pada ponselnya.
__ADS_1
Abraham merasa dirinya kali ini diperlakukan seperti sopir pribadi istrinya yang intinya hanya menyetir saja tanpa bisa mencari tahu, soalnya wanita di sampingnya itu sibuk sendiri lupa dengan keadaan sekitarnya dan lupa kalau ada orang juga yang harus diperhatikan olehnya .
" Mama ini ada apa ya? Soalnya papa perhatikan terlalu sibuk dengan hal lain sampai-sampai lupa dengan apa yang harus disampaikan, masa iya Lihat suami sendiri tidak dipedulikan sama sekali dan juga rasa-rasanya sangat sulit untuk berbicara tentang apa yang terjadi? " tanya Abraham yang akhirnya mengeluh ketika diperlakukan seperti itu oleh istrinya sendiri membuat Maria tertawa karena memang masuk akal juga sih kalau sampai pria itu memberikan protes seperti ini.
" ya Maaf suamiku, Sebenarnya tadi mau ngomong tapi karena mengingat sesuatu makanya dicatat dulu nanti setelah itu baru ngomong. kalau tadi pagi itu Devano menelpon Terus katanya menantu kita itu hamil, maka dari itu Mama ingin ke sana membawa sesuatu yang biasanya diperlukan lalu saat ini Mama lagi menelpon Sofia soalnya dia kan dokter kandungan jadi otomatis Tahu dong tapi kayaknya belum diangkat Mungkin dia lagi sibuk." jelas Sofia sebab Biar bagaimanapun ini semua itu sangat penting tentang apa yang harus dilakukan olehnya dan juga tentang apa yang tidak bisa dilakukan sebab semuanya terasa begitu rumit dan juga sangat membingungkan tentang apa yang harus dilakukan.
" Jadi maksudnya Mama kita sebentar lagi bakal punya cucu, apa Devano sudah membawa istrinya ke rumah sakit untuk memastikan secara langsung? " tanya Abraham tetapi belum mendapatkan jawaban tiba-tiba sudah ada panggilan masuk yang berasal dari Sofia membuat Maria memilih untuk mengangkat panggilan dari wanita itu soalnya tadi kan dirinya yang sempat menelpon Sofia untuk memastikan.
" tadi itu Devano menelepon dan mengatakan soal berlian, Apa kamu sudah tahu hal ini soalnya kan pekerjaan kamu kan di bagian situ ?" tanya Maria memastikan Sebenarnya apa yang terjadi dan juga dirinya ingin mencari tahu yang lebih jelasnya lagi seperti apa biar nantinya dirinya tidak merasa kalau anaknya itu sedang berbohong soalnya Percayalah berita ini mereka tunggu dari kemarin-kemarin dan kepastian pun sedang mereka nantikan Sampai kapanpun.
__ADS_1
" Oh masalah itu, ya memang benar kalau kita itu sebentar lagi Bakalan menjadi nenek dan kamu tenang saja karena aku yang memeriksanya secara langsung! kalau kamu mau menjenguk ya malah lebih bagus soalnya Devano itu sepertinya loadingnya terlalu lama, karena Bayangkan saja kabar yang gembira seperti ini dia seperti tidak terlalu connect dan juga tidak terlalu peduli mungkin karena terkejut atau belum terbiasa." Sofia mengingat dengan jelas Bagaimana sikap yang ditunjukkan oleh menantunya waktu itu dan membuat dirinya juga ikutan gemas sampai-sampai mau tidak mau mengejutkan Devano dengan cara menamparnya pelan biar segera sadar kalau tidak pria itu benar-benar seperti sedang tidak berada pada tempatnya.
Maria menggelengkan kepala ketika mendengar penjelasan singkat yang diberikan oleh Sofia barusan karena memang dirinya sangat tahu kelakuan anaknya itu, maka dari itu dirinya juga rencana untuk pergi ke sana dan bertemu dengan Devano supaya maksudnya anaknya itu lebih siaga karena kalau tidak maka lebih baik dirinya mengajak berlian tinggal di rumah biar bisa memantau secara langsung kondisi kemudian keperluan menantunya itu.
" ya sudah terima kasih banyak ya karena kamu sudah gerak cepat lebih dahulu, kalau soal Devano nanti aku yang bakalan mengaturnya soalnya kebiasaan anak itu tuh sudah tahu dan juga sudah tahu hafal dari dulu jadi tenang saja," jelas Maria mengingatkan sebab biar bagaimanapun ini semua demi kebaikan bersama dan tentu saja tidak ada hubungan dengan siapapun yang nantinya hanya akan membuat mereka bingung harus bersikap bagaimana kemudian harus melakukan apa.
Sofia Sebenarnya hari ini ada jadwal ke pengadilan untuk melengkapi bukti-bukti yang membuat perceraiannya segera terlaksana, soalnya setiap hari wanita itu juga bosan sendiri ketika Bima terus-menerus datang ke rumah sakit dan mengganggunya ya meskipun sikapnya tidak searogan kemarin-kemarin tetapi intinya sangat mengganggu kinerjanya kemudian rekan-rekannya serta Nanti pada akhirnya orang lain juga bakalan diseret di dalam pusaran masalah mereka.
Akan tetapi wanita itu ingin memastikan keadaan anaknya lebih dahulu Lalu setelah itu dirinya bakalan pergi ke tempat yang seharusnya dirinya tuju hari itu, apalagi kalau bisa dibilang ini semua tidak sesuai dengan harapan karena Harusnya kan Bima sadar kesalahan berdasarkan pria itu kenapa Bukannya mengakui dan merelakan malah mengganggu kehidupannya terus-menerus.
__ADS_1
semoga segera ada putusan biar nantinya hidupnya bakalan merasa lebih nyaman, semua orang itu ingin terbebas dari yang namanya masalah soalnya hidup sudah tua seperti itu untuk apa juga mendapatkan sebuah masalah yang tidak pernah ada habisnya dan tentu saja tidak pernah ada ujung-ujungnya kalau seperti begini terus menerus tanpa ada perubahan.