
Adrian tetap kokoh pada pendiriannya dan sekarang pria itu sudah menarik tangan Berlian agar ikut dan berbicara dengan Bima serta Sofia, ia tidak tahu sama sekali kalau sebenarnya orang tua Devano juga ada di tempat itu dan juga merupakan sahabat dekat dari kedua orang tuanya Berlian.
Berlian merasakan ketakutan yang amat sangat bukan karena memikirkan soal dirinya melainkan memikirkan sekolah Adrian, ia sangat tahu bagaimana kekuatan yang dimiliki oleh Papa nya dan juga Abraham papa nya Devano dan mereka Jika bekerja sama habislah riwayat pekerjaan yang dimiliki oleh Adrian saat ini padahal pria itu jelas-jelas bergantung pada pekerjaan itu.
"Ayo sekarang kita temui orang tua kamu Dan jelaskan hubungan kita agar mereka bisa menjaga jarak supaya pria itu tidak berani mengganggu kamu lagi karena ada aku yang akan menjaga kamu dan juga sudah cukup kita backstreet selama ini karena aku ingin agar semua mengakui hubungan yang sudah kita jalani selama 2 tahun lebih!"ajak Adrian tegas tanpa ingin dibantah sedikitpun perdana menurutnya jika berlian membantah itu pertanda bahwa memang wanita itu tidak ingin menjalani hubungan yang serius dengannya.
Berlian ingin sekali menangis dan berteriak serta menjelaskan tentang kondisi dirinya saat ini, Namun Entah mengapa lidahnya terasa begitu keluh seolah-olah tidak bisa digunakan sama sekali untuk menjelaskan.
__ADS_1
"nanti saja Adrian untuk saat ini Aku mohon karena aku tidak mau kenapa-napa, kamu itu lebih penting dibandingkan diriku jadi keselamatan Kamu adalah kebahagiaan untukku! "Jelas Berlian berharap agar Adrian paham apa yang ia mau di dalam kehidupannya.
Adrian menangkup kedua pipi kekasihnya itu sambil menatap ke arah matanya di sana Berlian bisa melihat ada kekecewaan dan juga kekhawatiran serta cinta yang begitu tulus untuknya, hanya saja untuk saat ini Entah mengapa Berlian sepertinya tidak punya kekuatan ketika melihat keluarganya Devano kemudian reaksi Papanya tadi ketika dirinya menolak Perjodohan yang mereka lakukan.
"Kamu tahu kan kalau aku mencintai kamu lebih dari mencintai diriku sendiri, Kamu coba tahu kan kalau selama ini hanya kamu yang menjadi prioritas utama di dalam kehidupanku? Aku ikhlas kehilangan segala kebanyak dan aku ikhlas kehilangan pekerjaanku Jika dengan Kehilangan itu aku bisa mendapatkan kamu, tetapi aku tidak bisa menjauh tidak bisa meninggalkan kamu dan juga tidak bisa menunggu lagi untuk mengatakan kepada semua orang tentang hubungan kita! Kamu adalah kekuatanku Jika kamu tidak mendukung apapun yang aku lakukan maka aku bakalan menjadi lemah saat itu juga, karena kekuatanku sudah pergi karena kekuatanku juga tidak mendukungku dan aku benar-benar hilang arah, " Adrian ingin sekali menangis karena menurutnya kehilangan berlian lebih baik dirinya mati saja sebab sumber oksigennya sumber semangat hidupnya dan juga mataharinya sudah pergi.
Hanya saja sepertinya memang semesta sedang tidak mendukung keduanya untuk saat ini, jika memang ada kehidupan yang berikut-berikutnya lagi maka Berlian ingin perjalanan cintanya dengan pria sebaiknya tidak ada kendala sedikitpun bahkan kedua orang tuanya pun mendukung hubungan mereka itu dan tidak pernah menghalang-halangi.
__ADS_1
"Aku takut kamu disakiti dan juga takut nanti pria yang tadi sudah bersikap kasar kepadaku itu malah melakukan hal yang tidak tidak kepada kamu, maka dari itu aku ingin kamu pulang aku ingin kamu beristirahat dengan tenang Nanti Setelah itu kita pikirkan jalan terbaik untuk hubungan ini! "pinta Berlian lirih tetapi sepertinya kali ini Adrian sudah berubah menjadi pribadi yang keras kepala.
pria itu bahkan menggeleng kepalanya begitu keras dan tangannya memegang pipinya berlian pun sudah dilepaskan begitu saja, kalau disuruh menunggu beberapa jam lagi Percayalah itu seperti disuruh menunggu satu abad lamanya dan sudah cukup ia menunggu selama ini.
"Aku tidak ingin lagi menunggu untuk kesekian kalinya dan juga tidak ingin mengalah untuk yang ke berapa kalinya, kalau kamu memang menyayangiku Harusnya kamu mendukung bukan Malah memperlakukanku seperti ini! "Adrian dibuat frustasi dengan penolakan yang dilakukan oleh Berlian padahal Apa susahnya sih tinggal masuk dan ngomong.
"Kenapa kamu datang sendiri, tadi kan kamu ngomong kalau bareng sama Berlian pulangnya? Memangnya sekarang itu anak ada di mana, supaya Om bicara sama dia dan juga jangan terlalu banyak membuat drama? "tanya Bima penasaran karena dari tadi tidak melihat anaknya.
__ADS_1
"Berlian ssedang bersama dengan pria yang katanya merupakan pacarnya, Bahkan dia mencaci-makiku hanya karena ingin bersama dengan orang itu!" Devano tidak pernah mau tahu konsekuensi dari apa yang ia katakan itu sebab menurutnya sikap Berlian itu harus mendapatkan balasan yang setimpal.