
Bima sebenarnya sadar diri kalau apapun yang dilakukannya ini ya percuma saja untuk bisa segera menemukan istrinya, Bayangkan saja dirinya sudah berhari-hari mencari wanita itu ke manapun tetapi tidak kunjung ditemukan Kalau sudah seperti begini ya mau tidak mau kan harus menyuruh orang lain untuk membantu pekerjaannya itu.
kalau misalnya hanya menunggu pergerakan darinya ya sama saja bohong kan soalnya sampai sekarang tidak ada kejelasan sama sekali tentang apa yang dilakukannya selama ini, apalagi kalau misalnya terus-menerus melakukan sesuatu dalam waktu yang bersamaan yang ada pekerjaannya begitu penting bakalan terbengkalai karena dirinya begitu tidak fokus dan juga waktunya yang harus terbagi untuk melakukan hal yang lain juga.
" kalian Tolong cari istriku di manapun sampai ketemu pastikan seluruh sudut kota ini sudah kalian cek semuanya , kalau memang tidak ada ya sudah cari saja di tempat lain. Pokoknya lakukan saja seperti yang Aku perintahkan tidak ada yang boleh untuk berani melanggarnya apalagi sampai memilih untuk tidak melakukannya sama sekali, karena yang aku butuhkan sekarang itu hanyalah Bagaimana caranya biar bisa bertemu dengan wanita itu dan menyeretnya kembali karena bisanya meninggalkan rumah tanpa pamit Padahal selama ini kan dia tidak pernah melakukan hal itu! "sambung Bima lagi yang sudah tidak tahu lagi harus mencari keberadaan Sofia di mana.
Sofia tidak pernah lari tidak pernah ada niatan untuk bersembunyi di tempat manapun hanya saja kali ini wanita itu memilih untuk menenangkan diri bersama dengan anak mereka, karena kalau misalnya dirinya memilih terus-menerus bersama dengan Bima yang ada hanya akan membuat hidupnya menjadi berantakan karena memilih bertahan dengan pria egois seperti itu yang selama ini tidak pernah memikirkan perasaannya karena hobinya Ya hanya memikirkan soal dirinya sendiri.
Sofia merasa betah saat menikmati liburan seperti ini soalnya setiap hari hanya menemui wajah-wajah yang selalu tersenyum kemudian memperlakukannya layaknya seorang manusia, bukan seperti saat berada dengan Bima yang selalu membuat dirinya merasa emosi Tetapi hanya ditanya saja karena tidak ingin menimbulkan yang namanya keributan soalnya kalau misalnya Bima itu diladeni bukannya berhenti tapi malah bakalan tambah parah.
apalagi semua orang di situ tidak ada yang maksudnya saling membenci satu sama lain atau membahas hal-hal yang membuat dirinya merasa tidak nyaman dan alhasil lebih memilih untuk mengurung diri sendirian, ada anaknya juga di tempat itu yang selama ini selalu memperhatikannya memenuhi segala macam kebutuhannya kemudian selalu mengajaknya ngobrol sehingga tidak merasa sendirian dan juga tidak merasa kalau kehadirannya itu benar-benar tidak dianggap oleh semua orang seperti yang selama ini terjadi di dalam rumah tangganya.
__ADS_1
" Mama belum ada niatan untuk kembali, atau mungkin ingin memperjelas Bagaimana hubungannya dengan papa? kalau memang mama tidak ingin kembali sendirian Ya sudah nanti aku yang bakalan temani, soalnya takut nanti jangan sampai Papa bakalan melakukan hal negatif dan juga tidak terpuji seperti kemarin-kemarin dan hasil akhir kita semua yang jauh tidak mungkin dong bisa menolong? "Berlian tidak ingin selalu mengambil keputusan dengan membiarkan Sofia kembali sendiri ke rumahnya dan juga bertemu dengan Bima yang memiliki temperamen yang sangat buruk dan juga bisa dibilang Selalu saja menyakiti orang tanpa memikirkan perasaan mereka lebih dahulu.
Sofia menggelengkan kepala karena dirinya yang sudah tua Kenapa harus dipikirkan? Seharusnya kan yang mereka pikirkan itu bagaimana agar anaknya itu selalu saja merasa nyaman dan juga aman ketika dirinya berada di manapun, kalau untuk dirinya Ya tidak masalah mau melakukan apapun yang penting intinya nanti suatu saat pasti akan berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dan juga intinya tidak akan membuat dirinya merasa kewalahan nantinya.
sofia juga memang belum ada niatan untuk bertemu dengan Bima karena nantinya saat bertemu dirinya langsung mengajukan gugatan cerai terhadap pria itu, dan nanti kalau misalnya sudah mengajukan hal itu ya Otomatis waktunya bakalan terbuang percuma jadi untuk sekarang lebih baik mengurus diri sendiri kemudian membahagiakan diri sendiri serta tidak terpengaruh dengan masalah yang sudah terjadi dalam rumah tangganya itu.
" kamu tenang saja karena Mama belum ada niatan untuk kembali apalagi bertemu dengan orang itu, biarkan saja seperti begini dulu kalau sudah waktunya untuk kembali Ya nantinya Mama pasti bakalan kembali tidak mungkin hanya di sini saja tanpa melakukan apapun, " ujar Sofia sambil tersenyum membuat Berlian hanya bisa mengganggukan kepala karena tidak mungkin dong memaksakan kehendak kepada orang yang lebih tua yang sebenarnya terlihat sedang menenangkan diri dan juga terlihat sedang ingin jauh dari masalah yang dihadapinya sekarang.
" Mama masih betah di sini belum ada niatan untuk kembali, nanti kalau misalnya kalian sudah tidak suka melihat Mama lagi Kemudian mengusir Mama untuk pulang Nah barulah di situ Mama bakalan pulang! "ujar Sofia Sambil tertawa karena memang sebenarnya dirinya hanya bercanda saja tidak mungkin dong Berlian bakalan mengusir dirinya Tetapi kan tidak itu juga tidak menjamin bahwa semua anak bakalan melakukan hal yang sama.
Berlian hanya menggelengkan kepala menanggapi candaan yang dilontarkan oleh Sofia tadi, dirinya tidak pernah memasukkan apapun yang dikatakan oleh wanita itu ke dalam hati karena menurutnya itu hanya bentuk spontanitas yang terjadi dan tidak mungkin dirinya juga bakalan mengusir Mamanya pergi dari situ Soalnya ini kan tidak ada masalah yang menyangkut mereka berdua yang mengharuskan mereka harus dalam keadaan yang tidak nyaman dan juga dalam keadaan yang saling menjatuhkan satu sama lain.
__ADS_1
"aku bakalan selalu senang kalau misalnya Mama tergantung hidup padaku kemudian tidak pernah memilih untuk meninggalkanku sampai kapanpun, Soalnya mama tahu sendiri aku juga sudah tidak punya siapa-siapa lagi selain mama di dunia ini yang lebih mengerti diriku dibandingkan aku sendiri jadi sebaiknya seperti begini saja, " ujar berlian Sambil tertawa karena rumah tangganya dengan Devano sebenarnya dalam keadaan baik-baik saja Bahkan area tertentu miliknya pun rasanya masih ngilu sampai sekarang namun balik lagi kasih sayangnya terhadap seorang ibu ya tetap harus diutamakan karena wanita itulah yang melahirkan kita ke dunia yang penuh dengan kekejaman ini.
"Ya syukurlah kalau begitu karena artinya aku bakalan punya teman terus-menerus di sini, tidak merasa sendirian soalnya bingung juga sih mau ngapain karena kita kan pengangguran tidak punya pekerjaan! "Berlian sengaja bercanda seperti itu karena memang dirinya juga kebingungan harus melakukan apa soalnya segala sesuatu sudah disiapkan oleh mertuanya dan kalau mau menginginkan sesuatu di luaran sana juga percuma soalnya jarak tempat itu lumayan jauh dari keramaian dan juga apa sih yang diperlukan olehnya ketika segala sesuatunya sudah tersedia tinggal dipakai saja dan daripada nantinya menjadi orang yang tidak tahu bersyukur lebih baik dinikmati saja apa yang ada.
" Nanti kapan-kapan kita ajak semuanya buat jalan-jalan ya Soalnya percuma kita sudah ada di sini tapi tidak melakukan apa-apa, nantinya bilang kita itu tidak punya yang namanya pergaulan sama sekali soalnya orang-orang datang ke tempat ini buat berbahagia bukan kayak kita yang hobinya galau terus," ajak Sofia yang tentu saja disetujui begitu antusias oleh anaknya itu karena memang harusnya seperti begitu hidup itu hanya sekali saja ya harusnya dinikmati bukan dibuat sengsara karena sejatinya sengsara manusia itu ditimbulkan oleh diri sendiri bukan oleh orang lain karena kita yang tidak bisa mengontrol pikiran dan alhasil yang merugi siapa lagi coba kalau bukan diri sendiri.
" Siapa juga yang merasakan hal itu? Perasaan hidupku mah dari dulu sampai sekarang ya seperti ini saja tidak berubah sama sekali, kalau mama Ya sepertinya Iya soalnya kan sudah terjadi di depan mata ya tinggal dinikmati doang, "Berlian sengaja bercanda seperti itu karena dari tadi ia melihat ekspresi Sofia itu sudah sangat tidak mengenakkan Siapa tahu mungkin wanita itu Tengah memikirkan suaminya yang berada di Entah Berantah serta tidak diketahui kira-kira nasibnya Seperti apa saat orang yang untuk dia marahi setiap saat sedang tidak ada bersamanya sekarang.
" ya waspada saja siapa tahu mungkin kamu merasakan hal itu tetapi berbohong dan sengaja terlihat biasa saja biar nantinya Mama tidak tahu tentang apa yang kamu pikirkan sekarang, Lagian kalau memang merasa tidak baik-baik saja ya sudah ngomong ngapain juga coba dipendam gunanya itu mulut kan buat bicara bukan buat mingkem doang, " protes Sofia tidak terima kalau misalnya anaknya itu memilih untuk berbohong kepadanya soalnya kalau misalnya bohong itu rasanya seperti tidak ada faedahnya sama sekali yang ada diri sendiri bakalan dirugikan sedangkan orang lain di sekitarnya mah aman-aman saja tidak memikirkan apapun.
Berlian memilih untuk diam saja karena baginya semua perkataan Sofia itu sebenarnya tidak ada yang salah, Lagian kalau membantah yang ada wanita paruh baya itu bakalan tambah ngegas jadi lebih baik di Iyakan saja deh biar semuanya jadi beres.
__ADS_1
" Oh iya Bagaimana dengan rencana pengajuan resign, apa suratnya sudah kamu kirim atau belum daripada nantinya tambah molor dan alhasil penumpasan kena tegur karena tidak ada kepastian sama sekali? " Tanya Sofia penasaran soalnya selama ini dirinya tidak mengira anaknya itu melakukan pergerakan apapun tentang pekerjaannya dan lebih memilih untuk melakukan aktivitas lain kalau misalnya pengangguran sih tidak masalah tetapi kalau punya pekerjaan ya harusnya kan menjadi prioritas utama .