
Berlian dan juga Maria pagi sekali sudah menyiapkan sarapan untuk mereka semua karena mengingat semua malam mereka tidak menyiapkan makanan untuk keluarga Karena semua benar-benar kelelahan dan akhirnya tertidur dalam waktu yang Tempo.
Berlian sudah terbiasa membantu Sofia di dapur makanya ia tidak terlalu menerima kesulitan ketika harus melakukannya bersama dengan sang mertua kali ini, meskipun terlahir dari keluarga yang dia bilang sangat kaya dan juga berprofesi sebagai seorang dokter muda yang berpengalaman wanita itu tetap menghargai kodratnya yaitu melayani suami dan juga keluarganya.
" kita hari ini masak ayam kecap sama nasi putih terus oseng kangkung saja deh karena kebetulan kemarin ada tetangga yang nganterin mama kangkung Rawa, karena di sini itu dikenal sebagai tempat rawa-rawa juga luas banget ke arah tanah miring dan tempat itu juga nyumbang ikan air tawar yang lumayan besar di kota ini! " ujar Maria dan berlian hanya menganggukan kepalanya saja.
Berlian sebenarnya tidak pernah mempermasalahkan apa saja yang ia makan yang penting intinya matang dan juga higienis, sebab menurutnya harusnya beruntung menjadi orang yang sedikit diberi kelebihan oleh Tuhan tidak seperti orang lain yang harus bersusah payah dulu baru bisa mendapatkan makanan.
Maria begitu bersyukur ketika melihat menantunya tidak ada kecanggungan dengan dirinya Bahkan mereka berdua pun melakukan pekerjaan di dapur sambil bercengkrama, dan setelah selesai keduanya kembali ke kamar masing-masing untuk memanggil suami mereka yang kebetulan hari ini harus sudah mulai kembali bertugas di kesatuan.
Berlian Saat memasuki kamarnya dan juga Devano terlihat pria itu sudah siap dengan pakaian tugasnya dan tengah duduk di depan meja rias yang ada di situ, maka dari itu wanita tersebut memilih kembali luar karena menurutnya untuk apa juga memanggil Devano jika pria itu juga sudah siap dengan segala-galanya yang ada hanya membuang-buang tenaga dan juga dirinya tahu kalau pria itu bukan anak kecil.
" itu istriku atau bukan sih masa iya masuk ke dalam sini bukannya berbicara dengan suaminya malah nyelonong pergi begitu saja, awas aja ya nanti sampai di luar terus dia tidak peduli lagi denganku padahal harusnya sadar diri dong aku semalaman tidak tidur juga karena siapa? "omel Devano yang tidak terima ketika melihat istrinya itu masuk lalu ketika dirinya sudah bersiap-siap langsung Kembali keluar bukannya menanyakan kebutuhan apa yang akan ia bawa.
Maria yang sudah berada di luar kamar karena kebetulan suaminya itu juga sudah bersiap merasa terkejut ketika melihat menantunya sudah ada di luar dari tadi, perasaan tadi katanya mau masuk ke dalam untuk memanggil suaminya kenapa sekarang sudah di sini Memangnya tugasnya untuk membangunkan Devano sudah selesai.
" loh kok kamu sudah di sini, apa Devano sudah kamu bangunkan? Perasaan anak itu kalau bangun susahnya minta ampun maka dari itu Mama menyuruh kamu untuk membangunkan dia biar segera ke sini, soalnya sudah cuti pekerjaan selama beberapa minggu kemudian dalam satu bulan ini mereka harus mempersiapkan segala macam berkas kemudian laporan nanti supaya beres karena akan pindah ke tempat yang baru! " Maria sangat paham anaknya itu paling sukar sekali untuk dibangunkan ketika di pagi hari dan kebiasaan itu memang berlaku sampai sekarang.
Berlian mengerutkan keningnya karena setahunnya tadi pagi sekali Devano sudah bangun berani ketika dirinya sadar di pukul 05.00 pagi pria itu sudah duduk Bengong di atas tempat tidur, Jadi kalau misalnya dia bangun telatnya itu mungkin waktu masih sendiri tetapi sekarang bersama dengannya malah bangun tepat waktu.
" loh tadi dia sudah bangun loh malah sekarang sudah bersiap-siap dan sebentar lagi pasti keluar, malah tadi pagi dia Yang bangun lebih dulu daripada aku makanya tadi ngomong-ngomong aku jadi bingung sendiri Masa iya sih dia orang susah dibangunkan? " tanya Berlian penasaran dengan Sikap yang ditunjukkan oleh suaminya itu.
__ADS_1
Maria lebih dibuat kebingungan lagi kalau memang anaknya bisa melakukan semua itu, karena perasaannya anaknya itu memang dari dulu susah sekali untuk dibangunkan Tetapi kalau misalnya tiba-tiba ada istrinya dan mengalami perubahan ya sebenarnya rasanya juga tidak ada yang salah.
" Masa iya sih dia sudah bangun dari tadi pagi , bahkan lebih pagi dibandingkan kamu? wah ini sepertinya sebuah perubahan yang sangat signifikan di dalam kehidupan rumah tangga kalian dan mama akui itu merupakan sebuah hal yang sangat bagus, kalau misalnya dia nantinya melakukan apapun yang membuat kamu merasa tidak nyaman Tolong bilang saja karena tugas orang tua adalah mengingatkan anaknya ketika melakukan kesalahan! " saran Maria karena memang harus seperti itu dirinya saja nekat pindah dan juga tinggal bersama dengan anak dan juga menantunya hanya karena ingin mendekatkan hubungan kedua orang itu maka dari itu ketika nantinya Devano berbuat sesuatu hal yang sangat tidak masuk akal Ya seharusnya mereka mengurusnya dengan baik.
" pokoknya mama Tenang saja ketika dia melakukan kesalahan meskipun itu sekecil apapun aku bakalan langsung melapor, soalnya datang ke sini kan untuk memulai sesuatu yang baru bukan untuk mengungkit hal-hal yang lain yang nantinya akan menjatuhkan satu sama lain? "jelas Berlian sambil tersenyum.
Berlian sangat nyaman ketika berbicara dengan Maria karena itu mengingatkan dirinya tentang mama tersayangnya yaitu Sofia, yang selalu saja mengajaknya berbicara ketika melakukan sebuah aktivitas ringan kemudian selalu memberikan perhatian ketika tahu bahwa ada orang yang sering mengganggu anaknya tersebut pokoknya intinya yang paling terbaik lah.
Maria juga memperlakukan menantunya itu dengan sangat baik karena menurutnya Ya sudah lama mengidam-idamkan memiliki anak perempuan jadi ketika beliau memiliki menantu seperti ini ya Otomatis bakalan merasa begitu bahagia, karena Akhirnya ada yang bakal menemaninya di dapur ada yang bakalan menemaninya shopping dan ada yang juga bakalan bisa ya aja untuk mendiskusikan sesuatu hal.
" ya memang harus seperti itu kalau misalnya ada apa-apa diantara kalian kami sebagai orang tua harus ikut memperingatkan untuk kembali ke jalan yang seharusnya, Karena tidak selamanya ada orang tua yang mau memperlihatkan anaknya ketika salah Dan juga mengatakan hal-hal yang tentunya tidak akan membuat anak-anak menyerah merasa tersinggung dan juga kehidupannya terlalu diatur-atur, "ujar Maria yang tidak ingin terlalu banyak mendapatkan masalah di dalam rumah tangga anaknya itu.
" Wah pagi-pagi lagi ngomongin apa sih serius amat terus ini Terima kasih banyak ya kalian sudah menyiapkan makanan sebanyak ini di atas meja makan, soalnya sepertinya Papa sangat kelaparan deh maklum semalaman kan kita semua diet karena langsung tepar tidak berdaya akibat melakukan perjalanan yang lumayan jauh? " tanya Abraham yang ketika sudah bersiap-siap keluar dari kamarnya dan menyapa istri serta menantunya.
Berlian sangat suka ketika suasana dalam rumah ada kedamaian seperti ini ya Bukan maksudnya ingin menjelekkan keluarga sendiri, hanya saja pokoknya itu tidak pernah berbicara dengan mamanya apalagi dirinya dan ketika melakukan sesuatu aktivitas yang lebih nyamannya sendiri tidak pernah ada ajakan Ataupun mungkin pertanyaan seputar yang ada mereka seperti hidup dalam satu bangunan tetapi terpisah oleh sekat-sekat yang berbeda
" kenapa sih Kalian pagi-pagi hobi sekali ribut-ribut Memangnya mau pergi demo atau apa, orang lain lagi berusaha untuk masih tertidur kalian malah bangun kemudian ngomongnya tidak berhenti bikin kuping rasanya mau lepas? "omel Devano membuat Maria menatap ke arahnya dan betapa terkejutnya wanita itu ketika melihat keadaan anaknya saat ini.
" Ya Tuhan Devano apa yang terjadi dengan kamu Nak, itu kenapa bisa ada mata panda padahal semalam kan kita tidurnya tempo tidak begadang juga kan dan? " tanya wanita paruh baya itu ketika menyadari ada yang tidak beres dengan tubuh anaknya saat ini maka dari itu ia harus bisa bertanya langsung saat itu juga untuk memastikan sebab dirinya juga merasa sedikit penasaran.
Devano mendengus kesal sambil menatap ke arah istrinya karena menurutnya sumber masalahnya tadi malam itu ya terletak pada Berlian, bukannya sadar dan meminta maaf atas kesalahan yang sudah terjadi wanita itu seolah-olah tidak peduli sama sekali.
__ADS_1
" kalian Unboxing atau apa sih, tapi perasaan tadi malam tidak ada suara-suara aneh yang terdengar? apa kalian melakban mulut sendiri biar maksudnya biar suara tidak terdengar oleh papa dan juga mama di kamar sebelah, Wah kalau seperti itu kalian sangat tidak kreatif karena bisa-bisanya loh menyiksa diri sendiri padahal mengeluarkan suara-suara aneh itu merupakan sebuah hal yang masuk akal? "pertanyaan Maria itu membuat berlian yang tengah meminum air putih langsung tersedak karena tidak percaya jika mertua itu orang-orang yang absurd dan juga sempat bareng itu masa iya mengucapkan kata-kata vulgar tanpa beban.
Waduh Maria sepertinya lupa kalau ada Berlian yang tidak terlalu terbiasa dengan obrolan berbau-bau halal dewasa seperti ini, karena memang selama berhubungan dengan antrian pria itu tidak pernah bertingkah Di Luar Batas hanya sebatas mengecup keningnya saja dan memegang tangannya tidak ada hal yang lain lagi yang selalu mereka lakukan ketika bertemu.
Berlian hanya menundukkan kepala sambil melanjutkan atau aktivitas untuk melayani Devano meskipun pria itu rasanya enggan untuk dilayani tetapi Biar bagaimanapun mereka harus bisa berakting yang sesempurna mungkin di hadapan orang tua mereka, soalnya Lihatlah ketika Maria dan juga Abraham suaminya memilih untuk tinggal bersama dengan mereka ya pertanda bahwa keduanya ingin agar menantu dan juga anak mereka itu terlihat saling dekat dan juga membutuhkan satu sama lain.
Abraham yang menyadari kalau menantunya itu merasa malu hanya bisa mengirimkan kepada melihat kelakuan istrinya itu, seharusnya setiap mengeluarkan kata-kata dipikirkan lebih dahulu dan juga merasa bahwa kira-kira ada orang lain yang terbiasa tidak dengan perkataan itu karena yang ada hanya akan membuat orang-orang di sekitarnya merasa sedikit Canggung.
" mama bisa tidak hentikan segala macam pembicaraan konyol seperti itu memangnya mau pikir sarapan kita kali ini berakhir dengan semua orang masuk ke dalam kamar masing-masing, karena tidak sanggup mendengar apa yang mama katakan dari tadi? " ujar Abraham yang membuat istrinya itu akhirnya tersadar kalau dari tadi apa yang dirinya bicarakan sudah sangat salah besar.
" Mulut itu harus dipakai buat ngomong nanti kalau suatu saat sudah tidak bisa dipakai lagi ya percuma Jadi sekarang selagi masih bisa kenapa tidak , toh Apa yang dibicarakan tadi kan sebenarnya kenyataan Hanya mengingatkan saja kepada anak-anak maksudnya ketika merasakan sesuatu ataupun menginginkan sesuatu apapun itu tidak boleh ditahan ,"wanita paruh baya itu tetap keras kepala .
Berlian hanya bisa tersenyum dan tidak bisa banyak berkata karena menurutnya berada diantara mertua dan juga suaminya sepertinya dirinya harus punya kesabaran ekstra, karena orang dalam rumah itu memiliki sifat yang berbeda-beda jika Maria orangnya suka bercanda dan juga ceplas-ceplos berbeda dengan Abraham yang terkesan cuek tidak peduli dan irit bicara serta suaminya Devano yang sangat menyebalkan ketika satu kali berbicara dan bertindak.
" kamu semalam tidak tidur? "tanya Abraham to the point karena menurutnya untuk apa ngalor ngidul kemana-mana jika tujuannya hanya satu yaitu mengatakan tentang gosip yang sebenarnya.
" loh Memangnya kamu tidak tidur karena apa, kamu sakit atau mungkin Berlian yang sakit gitu? "tanya Maria penasaran.
"Berlian sehat-sehat saja aku mah mungkin dia yang merasa tidak enak badan, tetapi dilihat dari gerakan tubuhnya kemudian mimik wajahnya Sepertinya dia baik-baik saja tidak ada masalah," ujar Berlian karena memang suaminya itu tidak menampakan diri seperti orang yang sakit Hanya seperti orang yang kurang tidur.
" Ya jelas Memangnya kamu pikir aku ini orang penyakitan Terus setelah itu bakalan membuat kamu berbangga diri karena sudah mengobatiku, lebih baik setelah ini kamu masuk dan berberes tidak usah pergi berbaur ataupun perkenalan dengan orang-orang di sini soalnya kita juga tidak lama! "perintah Devano membuat Berlian hanya mengangkat kedua bahunya pertanda tidak peduli.
__ADS_1
" itu malah lebih bagus soalnya memang aku benar-benar sedang membutuhkan istirahat jadi karena kamu sudah mengatakan hal seperti ini, Aku juga bakalan melakukan seperti yang kamu katakan itu dan tidak akan pernah mengurangi apalagi menambahkan yang hanya membuat posisi kamu sebagai suami merasa tidak dihargai ," Sindir Berlian.
" mungkin dia takut nantinya kamu bakalan bertemu dengan prajurit yang keren-keren di sini, pokoknya nanti mama bakalan kenalin deh orangnya itu sudah seperti aktor Korea kece badai membahana Dan intinya tidak membuat kita bakalan pulang begitu saja! "ujar Maria antusias karena Ia memang merasa penasaran kira-kira anaknya itu bakalan merespon seperti apa.